Tag: p-news

ASPAL KARET BISA SERAP 60.000 TON KARET ALAM/TAHUN

ASPAL KARET BISA SERAP 60.000 TON KARET ALAM/TAHUN Industri aspal karet jalan non tol berpotensi menyerap karet alam 60.000 ton pertahun untuk program pengkaretan jalan dan aspal karet jalan tol 3.000 ton untuk subtitusi aditif sintetik. Dadi Maspanger, Kepala Bidang Penelitian Pasca Panen, Pusat Penelitian Karet Indonesia menyatakan hal ini. Aspal karet merupakan campuran aspal

BALITBANG KEMENTAN LUNCURKAN KOPI LUWAK PROBIOTIK

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian tidak hanya memperhatikan komoditas padi, jagung dan kedelai saja. Komoditas-komoditas tradisional Indonesia seperti kopi juga diperhatikan. Salah satunya dengan peluncuran kopi luwak probiotik. Muhammad Syakir, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, menyatakan hal ini. Kopi luwak probiotik merupakan teknik penggunaan mikroba probiotik yang diisolasi dari saluran pencernaan luwak untuk memfermentasi

Kementan Tunda Kewajiban Fermentasi Kakao

Kementerian Pertanian (Kementan) menunda pelaksanaan kewajiban fermentasi biji kakao hingga 2018 mendatang. Keputusan itu berdasarkan kesepakatan dengan sejumlah asosiasi petani Kakao dan industri Kakao yang menunda pelaksanaan fermentasi biji kakao. Sesuai Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 67 Tahun 2014 tentang Persyaratan Mutu dan Pemasaran Biji Kakao disebutkan biji kakao wajib melewati proses fermentasi sebelum sampai

Tanaman Kakao Lebih Seksi Daripada Tanaman Pangan

Kabupaten Boalmemo, Provinsi Gorontalo selama ini dikenal sebagai sentra jagung. Namun Bupati Boalemo, merubah wajah kabupaten Boalemo menjadi sentra kakao. Bupati Boalemo, Rum Pagau membenarkan bahwa dengan merubah daerahnya dari sentral tanaman jagung ke tanaman kakao justru dapat menarik investasi asing. Hal ini karena dinilai kebutuhan akan biji kakao oleh negara luar sangat besar. Adapun

Produktivitas Meningkat Ekonomi Petani Terangkat

Memang benar sejehtera atau tidaknya petani tergantung dari produktivitas tanamannya dan harga dari komoditas tersebut. Artinya jika ingin mensejahterakan petani maka tingkatkanlah produktivitasnya dan belilah dengan harga yang tinggi. Sungguh miris melihat komoditas tembakau. Bagaimana tidak pajak yang dihasilkan dari produk turunan tembakau yang cukup tinggi, tapi dari dana yang masuk dari pajak tersebut hanya

Kopi Super dan Teknologi Puslitkoka Mampu Tingkatkan Produksi Kopi Nasional

KOPI SUPER DAN TEKNOLOGI PUSLITKOKA MAMPU TINGKATKAN PRODUKSI KOPI NASIONAL Kondisi lingkungan yang berubah sebagai dampak El Nina dan La Nino membuat daya dukung lingkungan tumbuh kopi semakin turun. Karena itu perlu penyesuaian teknologi budidaya dan dan pengolahan hasil. Misnawi, Direktur Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia menyatakan hal ini pada temu lapang Kopi 2016.

Kemitraan Solusi Mensejahterakan Petani

Berbagai cara terus dilakukan untuk meningkatkan produksi komoditas pertanian termasuk mensejahterakan petani, diantaranya kepada petani tembakau. Budidoyo Ketua Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) turut prihatin dengan kondisi petani tembakau di Indonesia. Bagaimana tidak, saat ini produktivitas tanaman tembakau masih rendah. Artinya dengan rendahnya produktivitas maka pendapatannya pun otomatis ikut rendah. Melihat hal tersebut maka perlu

Waduh, Gubernur Sulbar Disangka Menteri Desa

Akibat dari kepeduliannya terhadap komoditas kakao, maka Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Anwar Adnan Saleh disangka sebegai Menteri Desa saat diundang ke Swiss. Anwar cukup terkejut dengan sikap delegasi Swiss yang menggagap dirinya sebagai Menteri Desa. Hal itu lantaran keseriusannya dalam mengembangkan komoditas kakao di Suawesi Selatan. Alhasil kiprahnya menyebar kemana-mana sehingga tidak heran jika pihak

Lalombaa, Agrowisata Kakao Pertama di Sulawesi

Ingin menikmati suasana asri di tengah kebun kakao sebari, silahkan mengunjungi Agrowisata Lalombaa Cocoa Village di Kolaka sebari berkenalan dengan tanaman penghasil cokelat. Memasuki kawasan ini pengunjungi sudah akan disuguhi pengalaman menaiki jembagan gantung. Selanjutnya memasuki kawasan wisata yang menghibur. Pada satu sisi terdapat ruang singgah yang berbentuk rumah adat. Lalu tidak jauh dari situ

Tembakau, Dicintai Tapi Dibenci

Harus diakui bahwa berapapun produksi tembakau Indonesia habis terserap didalam negeri, bahkan sebagian juga dieskpor. Tapi sangat disayangkan jika berbicara produk hilir tembakau maka masyarakat akan membencinya, karena sebagian besar tembakau dijadikan untuk produk rokok. Boedidoyo, Ketua Umum Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) menyayangkan bahwa produktivitas tembakau Indonesia masih sangat rendah dan kurangnya perhatian terhadap

Industri Perkebunan untuk Pemerdekaan

Suatu komoditas bisa dapat berkembang jika diiringi dengan industrialisasi.Namun sangat disayangkan jika saat ini Indonesia hanya pandai atau juara dibidang bahan baku yang tidak diiringi dengan produk-produk hilirisasi. Agus Pakpahan Ketua Badan Eksekutif Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia (Gapperindo) mngakui bahwa perkebunan Indonesia sudah sangat maju tetapi masih sebatas di hulu. Hal tersebut polanya persis

KARET YANG DITAHAN EKSPORNYA SEBAIKNYA DIGUNAKAN UNTUK INFRASTRUKTUR

Harga karet sekarang sudah mulai bergerak naik. Harga karet sir 20 sudah hampir USD1,6/kg. Ini posisi yang baik sebagai dampak dari komitmen tiga negara mengurangi ekspor. “ Ini bukan hal yang alami begitu saja tetapi melalui usaha penahanan ekspor karet mentah,” kata Uhendi Haris, peneliti senior Pusat Penelitian Karet Indonesia. Pabrik tetap membeli karet tetapi