SEBAGAI KONTIBUTOR DEVISA TERBESAR, TEKNOLOGI PENGOLAHAN CPO PERLU DIREVITALISASI
Tantanganya adalah teknologi pengolahan CPO tidak banyak berubah, sehingga perlu direvitalisasi.
Tantanganya adalah teknologi pengolahan CPO tidak banyak berubah, sehingga perlu direvitalisasi.
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo meresmikan Nurseri Modern Tanaman Perkebunan di Gekbrong Kabupaten Cianjur Jawa Barat, demi mendukung pengembangan kawasan perkebunan nasional.
SEMARANG, mediaperkebunan.id – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan terus berupaya mendorong pengembangan akses pasar dan produk komoditas perkebunan di dalam negeri. Melihat besarnya peluang yang kian meluas, kini produk perkebunan menjangkau jaringan dunia perhotelan nasional. “Kali ini penandatanganan kesepakatan kerjasama antara kelompok tani (Poktan) Kabupaten Semarang (Kopi Gunung Kelir) dengan Novotel Semarang (Accor
JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Kementerian Pertanian (Kementan) merespon positif diberlakukannya EU Regulation untuk sustainability dan tracebility. Hal ini penting karena Uni Eropa merupakan salah satu target pasar regional. Demikian dikatakan Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementan, Heru Tri Widarto, beberapa waktu lalu. Heru menjadi Ketua Delegasi Indonesia hadir dan berpartisipasi aktif pada rangkaian kegiatan pada pertemuan ASEAN
Dirjen Perkebunan, Andi Nur Alam Syah menjelaskan, pengembangan perkebunan yakni komoditas kelapa di Kabupaten Kediri pada tahun 2022 seluas 119 ha tersebar di Kecamatan Semen, Puncu, Mojo, Ngancar, Gurah, Kayen Kidul, Kandat, Kepung, Kras, Banyakan, Kandangan, Papar, Plosoklaten, Plemahan. Kelapa yang dikembangkan yaitu kelapa Pandan Wangi yang nantinya untuk minuman segar, Kelapa Genjah Salak dan Kelapa Genjah Kuning Bali untuk hilirisasi ke gula semut, minyak kelapa dan santan.
Dirjen Perkebunan Andi Nur Alam Syah pada Rapat Dengan Pendapat dengan Komisi IV DPR, Selasa, menyatakan logistik benih kopi dan kelapa menjadi prioritas untuk tahun 2023
MAKASSAR, Mediaperkebunan.id – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), meminta agar petani milenial bertumbuh semakin banyak dan semakin berkualitas dengan fokus dan memperluas jaringan antar petani milenial sehingga tercapai kesejahteraan pangan bahkan saat krisis pangan. “Langkah-langkah ini untuk para petani milenial. Yang pertama memanfaatkan teknologi (gadget) untuk memperluas jaringan pertemanan. Yang kedua pembentukan kelompok
Pagar Alam, mediaperkebunan.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemnparekraf/Baparekraf) mendorong kopi menjadi produk unggulan yang mampu membangkitkan ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya, salahsatunya di Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan kopi robusta pagar
Sukabumi, Mediaperkebunan.id Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mendorong pengembangan produksi bibit pertanian bernilai ekonomi tinggi atau ekspor berskala besar di antaranya kopi dan kakao untuk memenangkan tantangan krisis pangan dan energi ke depan. Oleh karena itu, mantan Gubernur Sulsel dua periode ini meminta jajaranya untuk menyiapkan bibit kopi di tahun 2022 ini sebanyak
Jakarta, mediaperkebunan.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor pertanian pada Bulan Juni 2022 mengalami peningkatan impresif, yaitu sebesar 23,30 persen yang dihitung berdasarkan bulanan (M-to-M) dan 11,69 persen yang dihitung secara tahunan (Y-on-Y). Dalam ekspor tersebut perkebunan masih menjadi penopang ekspor pertanian diantaranya rempah-rempah seperti tanaman obat, aromatik, kopi, kelapa sawit, dan lainnya.
JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat ekspor kopi terus meningkat seiring dengan naiknya konsumsi dunia. Standar mutu kopi pun terus ditingkatkan agar ekspor terus menanjak. Demikian dikatakan Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementan, Dedi Junaedi. “Komoditas kopi kedepan kami melihat masih akan terjadi peningkatan ekspor seiiring dengan peningkatan konsumsi kopi
JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Tim Penilian Varietas Tanaman (TPV) Perkebunan Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan) telah meloloskan dua varietas kopi arabikan unggul baru dari Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu. Kedua varietas kopi itu masing-masing Toraya Buntu Santung, dan Toraya Langda. Dalam sidang TPV yang diketuai Dr. Ir. M. Saleh Mokhtar, MP disebutkan,