Tag: kopi

Kementan Akan Siapkan Mobile STDB

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Kementerian Pertanian (Kementan) akan memudahkan pekebun/petani kelapa sawit dalam membuat Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) melalui aplikasi Mobile STDB. Aplikasi melalui smartphone ini yang tengah disiapkan nantinya dapat diunduh melalui playsotre. Demikian dikatakan Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementan, Dedi Junaidi, dalam webinar bertema “Sawit Indonesia Berkelanjutan dan

DITJENBUN LAKUKAN INTERVENSI UNTUK TINGKATKAN KESEJAHTERAAN PETANI KOPI

Jakarta, Mediaperkebunan.id Nilai ekspor perkebunan tahun 2020 mencapai USD Rp393,19 triliun . Selama Januari-Desember 2020 rata-rata pertumbuhan perbulan mencapai 4,25%. Dedi Junaedi, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan menyatakan hal ini dalam webinar “Pengembangan Standar Pendapatan Penghidupan Usaha Tani Kopi Dalam Kerangka Kerjasama ICO “yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan. Sempat terkena pengaruh pandemi ekspor selama Maret-Mei

DITJENBUN DAPAT ABT Rp337,31 MILIAR UNTUK TEBU, KELAPA, KOPI, JAMBU METE

Jakarta, Mediaperkebunan.id Tahun 2021 Ditjen Perkebunan mendapat Anggaran Biaya Tambahan (ABT) Rp337,31 miliar untuk peningkatan komoditas tanaman perkebunan yaitu tebu, kelapa, kopi, jambu mete juga penyediaan sarana pasca panen dan pengolahan perkebunan. Sekjen Kementan Kasdi Subagyono menyatakan hal ini dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IV DPR-RI. Plt Dirjen Perkebunan Ali Jamil menyatakan anggaran tambahan

Ditjenbun Fokuskan Komoditas Utama

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Menyusul terbatasnya anggaran, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan), memfokuskan program pengembangan pada komoditas utama, seperti kopi, kakao, kelapa, jambu mete, karet, dan sagu. Diharapkan target produksi tercapai “Karena terbatasnya anggaran. Kami fokuskan pada pengembangan komoditas utama seperti kopi, kakao, kelapa, karet, dan sagu,” ujar Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar, Ditjen Perkebunan,

KORPORASI PERKEBUNAN, UBAH PEKEBUN JADI PENGUSAHA DAN PEBISNIS

Jakarta, Mediaperkebunan.id Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, mencatatkan kontribusi besar dalam upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN) di tengah kondisi pandemi Covid-19. Berdasarkan data BPS, ekspor pertanian bulan Januari hingga November 2020 sebesar Rp399,5 triliun atau naik 12,63% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp349,1 triliun. Dari nilai ekspor tersebut kontribusi perkebunan mencapai 90,9% atau

TPV Lepas Lima Varietas Baru

BOGOR, Mediaperkebunan.id – Tim Penilai Varietas (TPV) Tanaman Perkebunan, Kementerian Pertanian, setuju melepas lima varietas perkebunan menjadi varietas unggul baru yang diajukan calon peserta. Kelima varietas itu masing-masing kopi arabika AHRN GRT (Garut), tiga kopi robusta masing-masing Kobura 1, Kobura 2, dan Kobura 3 (Sumsel), dan Pala Liat dari Seram, Maluku. Dalam Sidang Pelepasan Varietas

PTPN X Gandeng PT Petrokimia Gresik untuk Pemenuhan Saprodi Petani

Surabaya, mediaperkebunan.id – Dalam menjalankan proses bisnisnya, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X juga selalu berfokus untuk memberikan pelayanan terbaik kepada petani tebu selaku mitra strategisnya. Salah satu wujud pelayanan tersebut adalah dengan memberikan pendampingan intensif terkait pemenuhan kebutuhan sarana produksi (saprodi). PTPN X menggandeng PT Petrokimia Gresik guna memenuhi kebutuhan saprodi petani tebu binaannya. Hal

PERLU STRATEGI KHUSUS MASUK PASAR KOPI AUSTRALIA YANG SANGAT KETAT

Sydney, Mediaperkebunan.id Australia merupakan salah satu pasar kopi yang cukup besar. Nilai impornya tahun 2019 USD 440,3 juta, sayangnya Indonesia nilai ekspornya hanya USD10,3 juta. Santo Darmosaputro, Direktur Asia Timur dan Pasifik, Kemenlu, menyatakan hal ini dalam Dialog and networking Memasuki Pasar Kopi di Australia, yang diiselenggarakan oleh KJRI Sydney. Diharapkan ekspor kopi Indonesia ke

CARI CARA KREATIF LAKUKAN PEREMAJAAN PERKEBUNAN TANPA MENGANDALKAN APBN

Jakarta, Mediaperkebunan.id Sudah lama banyak komoditas perkebunan perlu peremajaan tetapi karena anggaran pemerintah terbatas, maka yang diremajakan tidak sebanding dengan tanaman tidak menghasilkan tua rusak (TTMTR). “Misalnya untuk karet sejak saya jadi Sekditjen Perkebunan 7 tahun lalu mengusulkan gernas karet, kemudian jadi dirjen dan sekarang sudah pensiun tetap tidak terlaksana,” kata Gamal Nasir, pengamat perkebunan.

Kemendag Dorong Ekspor Produk Kopi dan Kakao ke Jepang

Osaka, mediaperkebunan.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus berupaya mendorong kinerja ekspor nasional, salah satunya melalui perwakilan perdagangan RI di luar negeri. Kali ini Perwakilan perdagangan RI di Jepang, yaitu Atase Perdagangan di Tokyo, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di Osaka, dan Tim Ekonomi Konsulat Jenderal RI berhasil memfasilitasi kontrak ekspor produk agrikultura yaitu kopi dan

Permintaan Teh dan Kakao Mengikuti Kopi

Jakarta, mediaperkebunan.id – Tak hanya tren kopi yang melekat di kalangan masyarakat saat ini, dua komoditas perkebunan yaitu teh dan kakao pun semakin digandrungi kalangan milenial. Tak dapat dipungkiri selain untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup, komoditas ini sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Khasiatnya dirasakan langsung bagi para pecinta teh dan cokelat. Ditambah lagi, variasi produk

PTPN III HOLDING FOKUS PADA HILIR KELAPA SAWIT DAN GULA

Jakarta, Media Perkebunan,id PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Holding saat ini mempunyai luas areal 1,2 juta ha terdiri dari berbagai macam komoditas. Tidak semua komoditas ini menguntungkan. Tetapi disisi lain tidak semua areal juga dengan mudah diganti komoditasnya meskipun tidak menguntungkan karena faktor agroklimat. Dwi Sutoro, Direktur Pemasaran PTPN III Holding menyatakan hal ini. “Ada