Tag: kakao

Gerakan Perlindungan Perkebunan Lewat Solid

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Solid (Sobat Perlindungan) menjadi salah satu program Direktorat Perlindungan Perkebunan, Ditjen Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan) guna membantu petani. Lewat Solid diharapkan terjadi integrasi semua kegiatan perlindungan, baik pengendalian OPT, dampak perubahan iklim, desa organik, kebakaran lahan dan kebun menjadi satu. “Solid artinya kompak,” kata Direktur Perlindungan Perkebunan, Ditjen Perkebunan, Kementan, Ardi Praptono.

Pestisida Sarana Penting Perlindungan Tanaman

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Pestisida merupakan sarana perlindungan tananam yang sangat penting dalam sistem produksi pangan. Namun jika tidak digunakan secara benar dapat merugikan kesehatan dan lingkungan. Hal tersebut dikatakan Direktur Pupuk dan Pestisida mewakili Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan), Muhammad Hatta, dalam seminar nasional bertajuk “Tinjauan Aspek Ekonomi, Kesehatan, Keamanan, dan

Ditjenbun Fokuskan Komoditas Utama

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Menyusul terbatasnya anggaran, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan), memfokuskan program pengembangan pada komoditas utama, seperti kopi, kakao, kelapa, jambu mete, karet, dan sagu. Diharapkan target produksi tercapai “Karena terbatasnya anggaran. Kami fokuskan pada pengembangan komoditas utama seperti kopi, kakao, kelapa, karet, dan sagu,” ujar Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar, Ditjen Perkebunan,

USAHA TANI KAKAO MASIH MENJANJIKAN

Jakarta, Mediaperkebunan.id Usaha tani kakao saat ini masih menjanjikan. Meskipun saat ini harga kakao di Jawa Rp20.000-21.000 kg yang non fermentasi, tetapi masih mampu memenuhi kebutuhan hidup petani. Hasnan Adnan Zein, petani kakao milenial pengurus Asosiasi Petani Kakao Indonesia yang sering ditugakan menjadi pendamping petani kakao di Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur menyatakan hal

Mondelez Kolaborasi dengan Petani Kakao

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Mondelez International, Inc. berkolaborasi menciptakan pertanian kakao komersial terbesar dan paling berkelanjutan di dunia, yang berlokasi di Indonesia. Proyek ini dibangun berkelanjutan dari OFI, yaitu Cocoa Compass, guna menguji coba berbagai pendekatan yang terukur pada pertanian kakao komersial di masa depan. Berlokasi di pulau Seram, Maluku, proyek kakao ini menggunakan berbagai inovasi

CARI CARA KREATIF LAKUKAN PEREMAJAAN PERKEBUNAN TANPA MENGANDALKAN APBN

Jakarta, Mediaperkebunan.id Sudah lama banyak komoditas perkebunan perlu peremajaan tetapi karena anggaran pemerintah terbatas, maka yang diremajakan tidak sebanding dengan tanaman tidak menghasilkan tua rusak (TTMTR). “Misalnya untuk karet sejak saya jadi Sekditjen Perkebunan 7 tahun lalu mengusulkan gernas karet, kemudian jadi dirjen dan sekarang sudah pensiun tetap tidak terlaksana,” kata Gamal Nasir, pengamat perkebunan.

INDUSTRI COKELAT SKALA UKM, ALTERNATIF PETANI KAKAO TINGKATKAN NILAI TAMBAH

Jember, Mediaperkebunan.id Produk olahan coklat yang ada di pasar saat ini baik coklat batangan, coklat bubuk dan lain-lain merupakan produk perusahaan besar, bahkan rata-rata perusahaan multinasional. Investasi mereka sangat besar dengan peralatan modern. Hal ini memberikan kesan bahwa investasi olahan kakao harus besar. “Puslitkoka sudah memodifikasi alat pengolahan kakao sehingga bisa dikelola oleh UKM bahkan

PTPN III HOLDING FOKUS PADA HILIR KELAPA SAWIT DAN GULA

Jakarta, Media Perkebunan,id PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Holding saat ini mempunyai luas areal 1,2 juta ha terdiri dari berbagai macam komoditas. Tidak semua komoditas ini menguntungkan. Tetapi disisi lain tidak semua areal juga dengan mudah diganti komoditasnya meskipun tidak menguntungkan karena faktor agroklimat. Dwi Sutoro, Direktur Pemasaran PTPN III Holding menyatakan hal ini. “Ada

Mondelez Targetkan 100 Persen Kakao Berkelanjutan

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Produsen snack Mondelēz menargetkan kebutuhan kakao 100 persen berasal dari program kakao berkelanjutan yang melibatkan petani. Saat ini baru 63 persen yang baru dihasilkan. Melalui program Cocoa Life, Mondelez jug membangun kebun bibit. “Tahun 2019, 63 persen kebutuhan kakao perusahaan didapat dari kakao yang berkelanjutan dan tahun 2025 ditargetkan 100 persen,” ujar

Kementan Alihkan Aset ke Holding Perkebunan

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Kementerian Pertanian (Kementan) secara resmi melaksanakan pengalihan Barang Milik Negara (BMN) miliknya senilai kurang lebih Rp 6 triliun sebagai penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) Republik Indonesia kepada Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), melalui anak usahanya PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN). Penyerahan BMN tersebut untuk dipergunakan terutama di bidang penelitian, pengembangan, dan

MANAJEMEN KORPORASI PETANI DIHARAPKAN TINGKATKAN PRODUKSI KAKAO

Jakarta, Media Perkebunan.id Beberapa hal yang harus segera diatasi kakao Indonesia adalah tingkatkan produktivitas, produksi biji yang didominasi oleh biji non fermentasi dan diskriminasi perdagangan kakao olahan Indonesia yang dikenai bea masuk lebih tinggi dibanding dengan negara lain. Musdhalifah Machmud, Deputi II bidang Pangan dan Agribisnis, Kemenko Perekonomian, menyatakan hal ini. Hulu harus terus dibenahi

TERBUKTI HANDAL, PERKEBUNAN HARUS MENDAPAT DUKUNGAN LEBIH

Tangerang, Mediaperkebunan.id Perkebunan saat ini merupakan salah satu penopang perekonomian nasional dan penghasil devisa utama, terutama dari kelapa sawit. Tetapi dalam jangka panjang tidak bisa terus menerus hanya bergantung pada kelapa sawit yang luas lahannya mencapai 16,38 juta ha. “Masih banyak komoditas perkebunan lain yang potensial dikembangkan. Komoditas itu sudah lama eksis, misalnya zaman kemerdekaan