P-NEWS

Komoditas Sawit Harus Diberi Perhatian Besar

JAKARTA, Perkebunannews.com – Pemerintah seharusnya memberi perhatian besar terhadap komoditas sawit. Karena sawit penghasil devisa negara Indonesia yang terbesar dibanding komoditas pertanian lainnya, bahkan lebih besar dibanding pertambangan. Namun kenyataannya perhatian itu masih belum sebanding dengan kontribusi devisa sawit ke negara. Demikian salah satu kesimpulan Seminar nasional Palm O’corner, Kontribusi Industry Sawit Indonesia Sustainable Development

KATALIS BPIN ITB DIHARAPKAN MENDORONG PRODUKSI GREEN FUEL SAWIT

Program B-20 secara efektif telah mampu menekan impor solar secara significant, saat ini pelaksanaaNnya sudah mencapai 97,5%. Pusat Rekayasa Katalis Institut Teknologi Bandung bersama dengan Pertamina Research and Technoloy Centre telah mengembangkan katalis khusus yang akan mendorong produksi green fuel berbasis minyak sawit. Katalis bernama BPIN ini dapat memproduksi bahan bakar beroktan 90-120 sesuai dengan

SERTIFIKASI BAGI PTPN V UNTUK NILAI TAMBAH

Sertifikasi baik ISPO, RSPO dan ISCC bagi PTPN V adalah upaya untuk meraih nilai tambah. “Terbukti di tengah harga turun seperti sekarang dengan sertifikat ISCC kami mendapat harga premium,” kata Jatmiko K Santosa, Dirut PTPN V. Sejak awal PTPN V sudah punya komitmen untuk mendapat semua sertifikat sustainable kelapa sawit. Sertifikat ISPO didapat pertama kali

APKASINDO MINTA PEMERINTAH BENAR-BENAR SIAPKAN PETANI UNTUK ISPO

Peraturan Presiden tentang Penguatan ISPO yang segera ditandatangani Jokowi salah satu isinya adalah mewajibkan petani untuk bersertifikat ISPO. Masa transisi petani untuk memperoleh sertifikat ISPO adalah 5 tahun. Pemerintah akan melakukan pembinaan sehingga setelah 5 tahun petani siap diaudit lembaga sertifikasi. Menanggapi hal ini, Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Alpian Arahman, minta

Laboratorium Terpadu SGRO Memaksimalkan Hasil Riset

Sumatera Selatan – Demi mendorong pertanian kearah yang jauh lebih baik lagi maka PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) mengeluarkan Laboratorium Terpadu (Integrated Laboratorium). “Saya sangat miris ketika melihat laboratorium yang terpisah-pisah antara yang satu dengan yang lain. Tapi dengan mengintegrasikan labolatorium maka hasil riset akan lebih maksimal,” kata Dr. Dwi Asmono, Direktur PT Sampoerna Agro

Pemerintah Serahkan 64 Sertifikat ISPO

Jakarta – Perkebunan kelapa sawit merupakan komoditas utama yang patut diperlihara bersama karena menyerap 24 juta tenaga kerja. Hal ini menjadi dorongan moril pemerintah agar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) mendapat pengakuan dunia internasional. Demikian dikatakan Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, Antarjo Dikin, dalam sambutan pada penyerahan sertifikat ISPO di Jakarta, Selasa (27/8). Dalam

74 Tahun NKRI, Dihadiahi 5 Juta Hektar Terserifikasi ISPO

Jakarta – Di hari jadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang ke 74 Komisi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) menghadiahi 5 juta hektar lahan sawit yang sudah tersertifikasi. “Jadi hingga bulan Agustus 2019 sertifikat ISPO yang terbit adalah 566. Dari angka tersebut terdiri dari 556 perusahaan, 6 koperasi swadaya,dan 4 KUD plasma yang total luasnya

Sinar Mas Targetkan Kemampuantelusuran 100 Persen

JAKARTA, Perkebunannews.com – Sinar Mas Agribusiness and Food terus meningkatkan kemamputelusuran hingga ke perkebunan (Traceability to Plantation/TTP) untuk pabrik kelapa sawit (PKS) dapat terus meningkat. Ditargetkan untuk pemasok pihak ketiga tingkat kemampuantelusuran mencapai 100 persen pada 2020. “Pada akhir 2018, sudah 62 persen rantai pasok kelapa sawit perusahaan telah sepenuhnya dapat ditelusuri hingga ke tempat

APKASI Pacu Program Kualitas SDM Daerah

JAKARTA – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bakal menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) di Bali pada 21-23 Agustus. Sejumlah agenda akan dibahas di antaranya soal program kerja Apkasi yang bakal diselaraskan dengan visi besar pemerintah pusat terkait pembangunan sumberdaya manusia (SDM). ”Banyak yang akan dibahas di Rakernas, salah satu yang utama adalah bagaimana agar

Penyerapan CPO ke B30 Ditargetkan 15 Juta Ton

JAKARTA, Perkebunannews.com – Pemerintah menargetkan pada 2023 penyerapan minyak sawit (CPO) ke biodiesel 30 persen (B30) mencapai 15 juta ton dari total produksi CPO 48 juta ton. Pengembangan B30 dalam bahan bakar minyak jenis Solar menjadi mandatory. “Ditarget 2023 pengembangan B30 menyerap 1/3 atau 15 juta ton dari produksi CPO 48 juta ton yang ada,”

DITJENBUN SIAPKAN PRODUK BERMUTU UNTUK EKSPOR

Direktorat Jenderal Perkebunan mendapat amanat untuk mengakselerasi peningkatan daya saing komoditas perkebunan di pasar internasional melalui ekspor dan kegiatan promosi. Berkaitan dengan hal tersebut, komoditas unggulan perkebunan seperti Pala terus didorong untuk berkontribusi terhadap penerimaan negara dari ekspor. Dukungan Ditjebun dimulai dari hulu yaitu Program BUN 500 yaitu pembagian benih gratis sebanyak 100 juta batang