KOPI

Gubernur Jabar Ambisius Mengembangkan Kopi

Bandung – Provinsi Jawa Barat komitmen dalam mengembangkan kopi bahwa dalam kurung waktu 5 tahun ini. Komitmen pengembangan tersebut dituangkan dalam penyaluran 10 juta benih kopi. Hal dinyatakan oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dalam Rapat Koordinasi Perkebunan di Bandung, Jawa Barat. “Jadi kita berkomitmen untuk mengembangkan kopi di Jawa Barat ini, khususnya untuk jenis

2017, Ditjen Bun Siapkan 35,5 Miliyar untuk Komoditas Kopi

Melihat tingginya permintaan akan kopi Indonesia maka Ditjen Perkebunan (Ditjen Bun) Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyiapkan dana sebesar Rp 35,5 miliyar untuk meningkatkan produksi kopi nasional. “Jadi untuk meningkatkan produksi kopi nasional maka kita telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 35,5 milyar untuk tahun 2017 ini,” kata Dirjen Perkebunan Kementan, Bambang. Adapun dana tersebut, menurut Bambang

Dirjen Perkebunan: Perbankan Janganlah Ragu Menyalurkan Kredit untuk Petani

Semakin tingginya permintaan maka semakin tinggi pula harganya begitulah yang terjadi pada komoditas kopi. Namun saat ini yang menjadi permasalahan dalah banyaknya tanaman kopi yang saat ini sudah tua dan perlu di replanting. “Atas dasar itulahperbankan jangan ragu untuk menyalurkan kredit kepada petani kopi yang akan digunakan untuk melakukan replanting,” jelas Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian,

Kopi Indonesia Dihargai Mahal Di Italia

Kopi Indonesia sangat diminati di luar negeri khususnya di Italia. Bahkan saat ini dianggap sebagai kopi mahal. Demikan menurut Roberto, seorang trader asal Italia yang lama tinggal di Indonesia. Para penikmat kopi di Italia menyukai kopi asal Indonesia. Adapun kopi arabika yang paling disukai adalah dari Sumatera khususnya kopi Gayo. Hanya harga kopi Sumatera cukup

ITFC BANTU BENTUK FARMER TRAINING CENTRE KOPI

Konsumsi kopi dunia saat ini semakin meningkat, sedang produksi tidak mampu mengejar peningkatan ini. Hal ini mengkuatirkan pelaku usaha, sebab harga kopi bisa sangat tinggi. Irfan Anwar, Ketua Umum AEKI (Asoisasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia) menyatakan hal ini. Di antara produsen kopi lainnya seperti Brasil, Vietnam dan Kolombia, dunia mengharapkan Indonesia bisa memenuhi kekurangan

Gubernur Papua: Pusat Tolong Perhatikan Kopi Papua

Jika ingin bantu masyarakat gunung, jangan hanya bangun jalan tapi bangunkanlah ekonomi masyarakatnya yang sebagian besar sebagai petani kopi. Memang selama ini daerah gunung identik dengan kemiskinan, konflik serta masyarakat yang tertutup. Maka untuk menghatasi hal itu tidak semata-mata membangun infrastuktur namun harus menghidupkan ekonomi masyarkat salah satunya dengan kopi. “Ingin mensejahterakan masyarakat gunung, maka

Kopi Indonesia Menghadapi Krisis

Indonesia pernah berjaya menjadi salah satu produsen kopi terbaik di dunia. Bahkan pada zaman Belanda menjadi penghasil kopi terbesar di dunia. Hanya saja posisi Indonesia terus melorot dan bahkan hingga hanya menjadi produsen kopi terbesar ketiga yang digeser oleh Vietnam yang belakangan mengembangkan kopi. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Bener Meriah, Ahmad Ready mengatakan saat

BALITBANG KEMENTAN LUNCURKAN KOPI LUWAK PROBIOTIK

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian tidak hanya memperhatikan komoditas padi, jagung dan kedelai saja. Komoditas-komoditas tradisional Indonesia seperti kopi juga diperhatikan. Salah satunya dengan peluncuran kopi luwak probiotik. Muhammad Syakir, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, menyatakan hal ini. Kopi luwak probiotik merupakan teknik penggunaan mikroba probiotik yang diisolasi dari saluran pencernaan luwak untuk memfermentasi

Kopi Super dan Teknologi Puslitkoka Mampu Tingkatkan Produksi Kopi Nasional

KOPI SUPER DAN TEKNOLOGI PUSLITKOKA MAMPU TINGKATKAN PRODUKSI KOPI NASIONAL Kondisi lingkungan yang berubah sebagai dampak El Nina dan La Nino membuat daya dukung lingkungan tumbuh kopi semakin turun. Karena itu perlu penyesuaian teknologi budidaya dan dan pengolahan hasil. Misnawi, Direktur Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia menyatakan hal ini pada temu lapang Kopi 2016.

Mendongkel Produksi Kopi Sumatera Utara

Banyaknya permintaan kopi baik dari dalam ataupun luar negeri maka Sumatera Utara (Sumut) terus mendongkel produksi kopi guna memenuhi permintaan. Sumut memang dikenal sebagai penghasil kopi. Bahkan produksi kopi di Sumut berpotensi untuk dikembangkan karena Sumut terdapat tekstur lahan yang tinggi. Akibatnya banyak sekali kopi specialty yang dihasilkan Provinsi yang dikenal oleh keindahan Danau Toba.

Pemerintah Gelontorkan Rp 5,9 Triliun untuk Tanaman Kopi

Melihat tingginya potensi pada komoditas kopi, maka Pemerintah Pusat akan menggelontorkan dana sebanyak Rp 5,9 triliun untuk tanaman kopi. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, bahwa komoditas kopi harus dikembangkan. Sebab permintaan kopi baik didalam ataupun luar negeri cukup tinggi. Maka mau tidak mau produksi kopi harus ditingkatkan. Namun, hal tersebut tidaklah semudah membalikan tangan,

Komoditas Kopi Masih Tetap Sexy

Ditengah-tengah merosotnya harga komoditas pertanian, tapi harga komoditas kopi masih tetap stabil bahkan cenderung meningkat. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman optimis akan meningkatkan produktivitas tanaman kopi. Hal ini mengingat tanaman kopi saat ini adalah komoditas yang cenderung harganya justru meningkat meskipun harga komoditas strategis justru menurun seperti kelapa sawit dan karet . Untuk itu pihaknya