KELAPA

Kementan Dorong Pemanfaatan Lahan Pekarangan Kelapa Genjah

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan), Andi Nur Alam Syah menuturkan program kelapa genjah sebar di Solo Raya salah satu solusi memanfaatkan lahan warga dan hamparan. Pengembangan berbagai varietas kelapa genjah dilakukan dengam sistem integrasi yakni dengan budidaya jagung, cabai, peternakan serta tanaman lainnya berpotensi menghasilkan produk hilirisasi yang menguntungkan bagi masyarakat

KEMENTAN DUKUNG PENGEMBANGAN KELAPA DAN INDUSTRI OLAHANNYA LEWAT KEMITRAAN

Kebijakan pemerintah untuk pengembangan kelapa adalah mengembangkan tumpang sari kelapa; membangun sentra perbenihan kelapa varietas unggul yang sudah ditetapkan Menteri Pertanian; menetapkan pohon induk terpilih dan blok penghasil tinggi untuk kelapa unggul varietas lokal; pembangunan diarahkan ke kawasan Timur Indonesia; optimalisasi budidaya, teknologi, pemberdayaan petani, pengolahan dan pemasaran; kerjasama dengan pemangku kepentingan terkait.

Kementan Gaungkan Kelapa Indonesia di Kancah Internasiona

Kementan melalui Direktorat Jenderal Perkebunan, diwakili Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan, Heru Tri Widarto, selaku Ketua Delegasi Indonesia, hadir dan berpartisipasi aktif pada International Conference on Trade and Marketing of Coconut Products, mulai dari tanggal 27 hingga 28 Februari 2023 di Hyderabad India.

Sinergi Dirjen Perkebunan dan Bupati Kediri Perkuat Pengembangan Perkebunan

Dirjen Perkebunan, Andi Nur Alam Syah menjelaskan, pengembangan perkebunan yakni komoditas kelapa di Kabupaten Kediri pada tahun 2022 seluas 119 ha tersebar di Kecamatan Semen, Puncu, Mojo, Ngancar, Gurah, Kayen Kidul, Kandat, Kepung, Kras, Banyakan, Kandangan, Papar, Plosoklaten, Plemahan. Kelapa yang dikembangkan yaitu kelapa Pandan Wangi yang nantinya untuk minuman segar, Kelapa Genjah Salak dan Kelapa Genjah Kuning Bali untuk hilirisasi ke gula semut, minyak kelapa dan santan.

BUNEX : TOM COCOCHA EKSPOR ARANG KELAPA  USD 3 JUTA/BULAN KE KOREA SELATAN

Jakarta, Mediaperkebunan.id Hari ketiga Perkebunan Expo (Bunex), menjelang penutupan ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara PT Tom Cococha Indonesia dengan PT Best Trade Gemilang untuk mengekspor arang shisha ke Korea Selatan. Mewakili PT Tom Cococha, Asep Jembar Mulyana, Presdir, disaksikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Dirjen Perkebunan Andi Nur Alam Syah.

PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETANI DAN MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DENGAN SUSTAINABILITAS KELAPA

Kuala Lumpur, Mediaperkebunan.id Meningkatkan kesejahteraan petani dan mitigasi perubahan iklim merupakan dua sisi mata uang dalam pencapaian sustainabilitas kelapa. Sustainability (keberlanjutan) bisa dicapai ada penghitungan (akuntasi) yang tepat dan praktis, baik pada aspek keuangan, energi, dan karbon dalam sistim produksi kelapa. Joko Purbopuspito, Dosen Universitas Sam Ratulangi Manado menyatakan hal ini dalam paparannya pada International

JAGA KESINAMBUNGAN, DIRJENBUN CARI MODEL BISNIS NURSERY MODERN KEDEPAN

Batang, Mediaperkebunan.id Nursery modern kelapa yang dibangun Ditjenbun bekerjasama dengan Pemprov Jateng di Kabupaten Batang akan dijadikan sentra penyedia benih unggul kelapa untuk memenuhi kebutuhan Jawa. Jika ada kelebihan maka bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan Sumatera terutama bagian Selatan. Dalam kunjungan monitoring dan evaluasi, Dirjen Perkebunan Andi Nur Alam Syah berharap nursery ini akan terus

DIRJENBUN : KAWAL KEJAR 1 JUTA BATANG KELAPA DENGAN BAIK

Sukoharjo, Mediaperkebunan.id Program Kelapa Genjah Sebar 1 juta batang (Kejar 1 juta batang) paling besar dialokasikasikan untuk Solo Raya yaitu Sukoharjo (50.000 batang), Karanganyar (28.600 batang) dan Boyolali (25.000 batang). Program besar ini menurut Dirjen Perkebunan Andi Nur Alam Syah harus dikawal dengan baik supaya tidak menjadi masalah dikemudian hari. Dalam kunjungan monitong dan evaluasi

KELEMBAGAAN PETANI KELAPA HARUS MENGAKAR KE BAWAH

Jakarta, Mediaperkebunan.id Kecenderungan kelembagaan petani kelapa di Indonesia menurut Muhammad Asri Lambo, Wakil Ketua Perhimpunan Petani Kelapa Indonesia sebagian besar masih berkutat pada kegiatan seremonial, event da edukatif. Belum mengakar sampai ke tingkat desa/sel terkecil kelompok. Belum ada kolaborasi yang kuat antar kelembagaan. Lebih banyak kelembagaa disektor hulu dan tengah sedang hilirnya masih kurang. Karena

KABUPATEN MERANTI CARI INVESTOR PENGOLAHAN KELAPA

Jakarta, Mediaperkebunan.id Luas areal kebun kelapa di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau tahun 2020 32.315 ha sedang tahun 2021 bertambah jadi 32. 525 ha. Merupakan komoditas perkebunan terluas kedua setelah sagu yang mencapai 39.451 ha tahun 2020 dan 40.186 ha tahun 2021. “Selama ini masyarakat menjual kelapa bulat ke industri pengolahan di Malaysia. Sisanya dijual ke

Prospek Pemanfaatan Kelapa Eksotik

Ternyata Indonesia memiliki kekayaan kelapa unik yang bernilai ekonomi. Kelapa ini patut dikembangkan secara terencana untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Dr. Ir. Ismail Maskromo, dalam paparan di webinar yang diselenggarakan oleh Gamal Institute (31/8), menyebutkan ada sejumlah jenis kelapa yang layak dilabeli eksotik. Indikatornya adalah memiliki keunikan yang berbeda dengan kelapa biasa. Kelapa tersebut

MENKO PEREKONOMIAN : NILAI EKONOMI KELAPA RP30 TRILIUN

Jakarta, Mediaperkebunan.id Kelapa merupakan komoditas ekspor dengan nilai ekonomi Rp30 triliun, keberadaanya harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat. Menteri Koordinator Perekonomian , Airlangga Hartarto menyatakan hal ini pada webinar dan live streaming “Ayo Bangkit Kelapa Pohon Kehidupan menjadi Industri Strategis Nasional” yang diselenggarakan Media Perkebunan dan Dewan Kelapa Indonesia. Hasil analisa ekspor perkebunan menunjukkan kelapa merupakan