KELAPA

EKSPOR BRIKET ARANG KELAPA TERKENDALA PELAYARAN

Jakarta, Mediaperkebunan.id Masalah utama yang dihadapi industri briket arang kelapa Indonesia yang seluruhnya memproduksi untuk shisha (gaya merokok Timur Tengah) saat ini adalah kesulitan pengiriman ekspor/shipment. Sebenarnya ini bukan hal yang baru, karena sejak beberapa tahun terakhir beberapa perusahaan pelayaran yang notabene seluruhnya adalah perusahaan asing mulai tidak menerima produk briket arang shisha. Asep Jembar

INDUSTRI KELAPA GLOBAL KEKURANGAN BAHAN BAKU

Jakarta, Mediaperkebunan.id Masalah utama yang dihadapi industri pengolahan kelapa di negara –negara anggota ICC (international Coconut Community) adalah kekurangan bahan baku. Ini merupakan masalah global. Jelfina Alouw, Direktur Eksekutif International Coconut Community menyatakan hal ini pada Mediaperkebunan.id Peningkatan produktivitas dan produksi kelapa merupakan program yang sangat mendesak mengingat permintaan produk kelapa di pasar lokal dan

KEBUTUHAN BENIH KELAPA GENJAH MENINGKAT, SEGERA BANGUN KEBUN INDUK

Manado, Mediaperkebunan.id Kebutuhan gula kelapa nasional sekitar 400.000 ton per tahun dan meningkat 10% setiap tahun. Pemanfaatan gula kelapa terutama untuk bahan baku kecap manis dan pemanis bahan makanan lainnya. Air kelapa makin meningkat permintaan pasarnya sebagai minuman kesehatan yang kaya akan mineral penting, yaitu kalium, natrium, kalsium, vitamin C, dan nutrisi lainnya. Hengky Novarianto,

PEMERINTAH BERI FASILITAS 2 INDUSTRI OLAHAN KELAPA

Jakarta, Mediaperkebunan.id Program pemerintah untuk pengembangan industri kelapa adalah dengan kebijakan fiskal berupa fasilitas pajak penghasilan. Investasi industri yang berhak mendapat fasilitas ini adalah industri minyak mentah kelapa, minyak goreng kelapa, industri tepung dan pelet kelapa, industri pengolahan produk masak kelapa. Tahun 2021 ada 2 perusahaan yang mendapat fasilitas ini. Supriadi, Direktur Industri Makanan, Hasil

TAHUN 2010-2021 PENGEMBANGAN KELAPA DITJENBUN 196.777 HA

Jakarta, Mediaperkebunan.id Sepanjang 2010-2021 kegiatan peremajaan, perluasan dan intensifikasi kelapa oleh Ditjenbun dengan dana APBN mencapai 196.777 ha. Tahun 2021 peremajaan 4.350 ha dengan anggaran Rp16,52 miliar, perluasan 6.157 ha dengan anggaran Rp49,04 miliar dan intensifikasi 30 ha dengan anggaran Rp88,85 juta. Total mencapai 10.537 ha dengan anggaran Rp65,65 miliar. Chandra Tiro, Koordinator Kelapa dan

DITJENBUN FASILITASI 6 PERUSAHAAN KEMBANGKAN BISNIS BENIH KELAPA HIBRIDA

Jakarta, Mediaperkebunan.id Dalam peluncuran BUN BERMUTU OKE Oktober lalu, Direktur Perbenihan Perkebunan, Ditjen Perkebunan, M Saleh Mokhtar menginisiasi dan memfasilitasi kerjasama penandatanganan kerjasama pengembangan kebun induk kelapa hibrida dan kelapa dalam antara Balitpalma dengan 6 perusahaan. Menurut Saleh Mokhtar inisiatif Ditjenbun untuk penandatanganan kerjasama ini adalah upaya mendorong pembangunan kebun induk kelapa. Balit Palma saat

AIR KELAPA TERMASUK YANG DIEKSPORNYA DILEPAS MENTAN

Jakarta, Mediaperkebunan.id Kementerian Pertanian (Kementan) tanggal 25 November lalu melepas 24 ragam komoditas pertanian ke 26 negara, antara lain Amerika Serikat (AS), Inggris, Polandia, China, Korea Selatan, Jepang, Eropa Tengah, Thailand dan lainnya. Ekspor tersebut senilai Rp 568,7 miliar dan diekspor dari Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta Utara . Pelepasan dilakukan oleh

JANGAN RAGU KEMBANGKAN INDUSTRI KELAPA

Jakarta, Mediaperkebunan.id Kelapa merupakan salah satu potensi ekspor Indonesia ke depan. Beberapa perusahaan saat ini melirik produk kelapa menjadi andalan ekspor. Salah satunya adalah Indofood. “Saya pernah mengunjungi pabrik pengolahan kelapa Indofood di Bintan khusus untuk ekspor. Perusahaan sebesar Indofood yang ahli dan leader dalam industri pangan memprioritaskan kelapa untuk ekspor masa depan, Karena itu

KELAPA RENTAN TERHADAP PERUBAHAN IKLIM

Gorontalo, Mediaperkebunan.id Tanaman kelapa untuk menghasilkan satu mayang perlu waktu 80 bulan. Manggar mulai kecil sampai muncul 44 bulan, kemudian dalam bentuk penuh 24 bulan dan pematangan 12 bulan. Jadi perlu waktu sampai 7 tahun. Panjangnya waktu yang diperlukan untuk berbuah membuat tanaman ini sangat rentan terhadap perubahan iklim. Rusthamrin Haris Akuba, Pakar Kelapa dari

KESEJAHTERAAN PETANI KELAPA MENINGKAT SELAMA PANDEMI

Jakarta, Mediaperkebunan.id Setahun terakhir terutama pada masa pandemi Covid-19, permintaan kelapa baik pasar lokal, ekspor maupun industri meningkat. Harga kelapa stabil tinggi sehingga petani kelapa bisa hidup layak karena usaha taninya mampu mencukupi kebutuhan hidup. Demikian perbincangan Mediaperkebunan.id dengan beberapa tokoh petani di sentra kelapa yaitu Asri Lambo (Banyuasin, Sumsel), Yasin (Banyuwangi, Jawa Timur) dan

Pameran di Mesir Produk Perkebunan Banyak Diminati

Kairo, mediaperkebunan.id – Indonesia berhasil membukukan potensi transaksi sebesar USD 3,26 juta atau sekitar Rp46,40 miliar pada Pameran Promosi Produk-Produk Unggulan Indonesia di kota wisata Luxor, Mesir. Pameran yang berlangsung pada Senin (6/9) ini digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo dan Atase Perdagangan (Atdag) Kairo Irman Adi Purwanto Moefthi. Produk-produk Indonesia yang dipamerkan antara

INTRUSI AIR LAUT DAN HAMA MONYET, MASALAH UTAMA PETANI KELAPA INHIL

Inhil, Mediaperkebunan.id Masalah utama yang dihadapi petani kelapa di Indragiri Hilir (Inhil) saat ini adalah kebun kelapa tergenang karena air laut pasang juga intrusi air laut di daerah pesisir dan hama monyet. Burhanudin Raffik, petani kelapa di Inhil menyatakan hal ini. Penurunan produksi memang biasa terjadi pada periode tertentu tetapi saat ini penyebab utama adalah