KAKAO

Semakin Menurun, HR Biji Kakao November 2024 Menyentuh USD 7.448,02/MT

Harga Referensi (HR) biji kakao November 2024 terus mengalami penurunan hingga menyentuh USD 7.448,02/MT. Berdasarkan siaran pers Kementerian Perdagangan (Kemendag), HR biji kakao turun sebesar 1,76% atau setara dengan USD 133,48.  Hal tersebut berdampak pada penurunan Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao November 2024 menjadi USD 7.037/MT atau turun sebanyak 1,81% setara dengan USD 130.

APCA: Ada Swiss sampai Belgian Chocolate, Bagaimana dengan Indonesian Chocolate?

Tangerang, mediaperkebunan.id – Dunia saat ini mengenal Swiss Chocolate, French Chocolate dan Belgian Chocolate, Indonesia juga perlu membuat Indonesian Chocolate. Louis Tanuhadi, Direktur and Executive Pastry Chef Academy of Pastry and Culinary Arts (APCA) of Indonesia menyatakan hal ini. Swiss adalah salah satu negara penghasil cokelat terbesar di dunia. Mayoritas produknya adalah Milk Chocolate, White

Ancaman Produktivitas Kakao di Tengah Kenaikan Harga

Saat ini harga kakao global sedang berada pada puncak tertinggi selama beberapa dekade terakhir. Seharusnya peluang ini dapat menjadi keuntungan bagi petani kakao di Indonesia, sayangnya petani kakao masih menghadapi berbagai ancaman yang mengganggu hasil produktivitas kakao. Berbagai tantangan yang dihadapi oleh petani mulai dari perubahan iklim, serangan penyakit, hingga akses terhadap pupuk menjadi penghalang

Teknologi untuk Kejayaan Kakao Indonesia

Tangerang, mediaperkebunan.id – Kejayaan kakao Indonesia harus kembali dengan tujuan memenuhi kebutuhan industri dalam negeri dan peningkatan kesejahteraan petani dengan jangka waktu 2024-2028, salah satunya dengan teknologi. Permasalahan budidaya kakao Indonesia adalah produktivitas rendah; penurunan kesuburan tanah; perubahan iklim, berdampak pada meningkatnya intensitas serangan OPT dan musim kering/basah yang tidak normal; kualitas mutu biji masih

Terus Menurun, HR Biji Kakao Oktober 2024 Menyentuh USD 7.581,49/MT

Harga Referensi (HR) Biji Kakao Oktober 2024 terus mengalami penurunan dari periode sebelumnya. Berdasarkan siaran pers Kementerian Perdagangan (Kemendag), HR Biji Kakao Oktober 2024 turun sebesar 4,24% atau setara USD 335,42 menjadi 7.581,49/MT. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Isy Karim mengatakan bahwa penurunan HR dan HPE biji kakao periode ini disebabkan oleh peningkatan

FP2SB: Buat Satu Data Kakao yang Akurat

Tangerang, mediaperkebunan.id – Masalah utama kakao Indonesia adalah sulit membuat kebijakan yang tepat karena data masing-masing kementerian/lembaga berbeda-beda. “Kalau data saja sudah berbeda-beda bagaimana membuat kebijakan yang tepat. Sebaiknya semua pemangku kepentingan berkumpul untuk mencapai satu data kakao,” kata Achmad Manggabarani, Ketua Umum Forum Pengembangan Perkebunan Strategis Berkelanjutan pada Hari Kakao Indonesia. Misalnya data yang

Serangan Penyakit Jamur Akar Ancam Produksi Kakao di Indonesia

Tangerang, mediaperkebunan.id – Produksi kakao di Indonesia semakin terancam akibat serangan penyakit, terutama jamur akar, yang belum memiliki obat efektif hingga saat ini. Hengky Lianto, Direktur Utama PT. Timor Mitraniaga, menyatakan bahwa serangan jamur akar dapat memusnahkan hingga 78% tanaman kakao dalam satu tahun, mengakibatkan penurunan drastis dalam produksi kakao nasional. “Jamur akar ini bukan

Indonesia Net Importir Kakao, Pelaku Usaha Beri Strategi

Jakarta, mediaperkebunan.id – Indonesia saat ini tercatat sebagai net importir kakao dengan angka mencapai 271.000 ton, yang berdampak pada pengurasan devisa. Para pelaku usaha kakao melalui Dewan Kakao Indonesia menyarankan perbaikan kakao dengan memanfaatkan dana dari Badan Pengelolaan Dana Komoditas Perkebunan (BPDPKS). Dalam merespon krisis kakao nasional, Presiden Joko Widodo menugaskan Badan BPDPKS untuk melakukan

DITJENBUN SAMBUT BAIK PENDANAAN KAKAO DAN KELAPA DARI BPDPKS, TUNGGU TAHAP SELANJUTNYA

Jakarta, Mediaperkebunan-id – Heru Tri Widarto, Sekretaris Ditjen Perkebunan, menyambut baik rencana pendanaan kelapa dan kakao oleh BPDPKS dari hasil rapat  yang dipimpin Presiden Joko Widodo. “ Kami senang senang ketika rapat yang dipimpin Presiden menyebutkan ada pendanaan untuk kakao dan kelapa bersumber dari BPDPKS. Semua Kementerian/lembaga sudah memperhatikan pendanaan kelapa dan kakao,” katanya. “Tindak

Asosiasi Industri Kakao Apresiasi Pemerintah Tingkatkan Produktivitas Kakao

JAKARTA, mediaperkebunan.id – Asosiasi industri kakao mengapresiasi atas keputusan pemerintah untuk meningkatkan produktivitas kakao. keputusan ini dinilai menjadi langkah penting yang berdampak positif bagi kesejahteraan petani dan menjaga keberlangsungan industri. Hasil Rapat Internal yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (10/7/2024) memberikan tugas tambahan kepada Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit

KURANG PUPUK DAN BENIH, PENYEBAB TURUNNYA PRODUKSI KAKAO

Jakarta, Mediaperkebunan.id-Armin Hari dari Cocoa Sustainability Patnership menyatakan penyebab penurunan produksi kakao di Indonesia selama ini adalah tidak adanya pupuk khusus untuk kakao. Petani kakao memupuk tanamannya menggunakan pupuk subsidi untuk tanaman pangan. Hal ini menyebabkan keasaman tanah semakin tinggi sehingga produktivitas kakao dalam 30 tahun terakhir semakin menurun. Temuan CSP inii sudah disampaikan pada

Kemenperin Inisiasi Pembentukan Kelembagaan Kakao dan Kelapa

Jakarta, Mediaperkebunan.id -Kementerian Perindustrian menginisiasi kelembagaan kakao dan kelapa untuk menjamin ketersediaan bahan baku industri, menjaga kelangsungan industri dan daya saing serta meningkatkan nilai tambah. Terkait hal tersebut, Presiden Joko Widodo telah melaksanakan rapat terbatas mengenai Badan Pengelola Dana Kakao dan Kelapa di Jakarta, hari Rabu (10/7/2024). Ratas tersebut memutuskan bahwa pengelolaan kakao dan kelapa