KAKAO

Harga Kakao Non Fermentasi Masih di atas Rp 30 Ribu Per Kg

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Harga biji kakao non fermentasi di sentra utama penghasil periode Mei 2024 tercatat masih di atas Rp 30.000 per kilogram (kg). Harga tertinggi tercatat Rp 148.000/kg di Donggala. Berikut daftar harga biji kakao non fermentasi di tingkat produsen berdasarkan Sistem informasi pasar komoditas perkebunan Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal

Dasbor Komoditi Berkelanjutan Perkuat Perdagangan

JAKARTA, mediaperkebunan.id – Dasrbor untuk komoditi berkelanjutan telah disiapkan pemerintah terkait kebijakan Uni Eropa melalui European Union Deforestation-free Regulation (EUDR), yang akan diterapkan pada akhir 2024 ini. Empat komoditi perkebunan terdampak aturan ini meliputi sawit, kakao, kopi dan karet. “Meskipun kita mengekspor lima dari tujuh komoditas yang termasuk dalam aturan EUDR, tapi tujuan mereka mostly

DITJENBUN GERAK CEPAT TERBITKAN STDB

Jakarta, Mediaperkebunan.id Penerbitan STDB (Surat Tanda Daftar Budidaya) merupakan upaya penguatan pekebun sawit, juga komoditas perkebunan lainnya, terutama yang masuk dalam EUDR. Dengan terbitnya STDB maka petani terdata by name by adress , geolocation, luasan kebun, tahun tanam  sehingga bisa  ditelusuri dan menjadi data base untuk pembinaan pekebun. Prayudi Syamsuri, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil

Jenis-jenis Kakao di Dunia, Dari Indonesia Ini Termasuk Unggul

Jenis kakao unggul identik dengan citarasanya yang istimewa. Jenis kakao unggulan ini biasa disebut dengan fine cocoa. Tidak semua jenis kakao di dunia termasuk ke dalam kategori kakao unggul. Di Indonesia, terdapat dua macam kakao yang termasuk ke dalam kategori unggul. Kira – kira kakao apa saja ya yang termasuk unggul? Mari simak artikel ini

<strong>Harga Menarik, Bisnis Kakao 2024 Diramalkan Menggairahkan</strong>

Jakarta, Mediaperkebunan.idJakarta, Mediaperkebunan.id Kabar baik bagi pekebun dan pelaku usaha kakao di tahun 2024, pasalnya diperkirakan harga dan bisnis kakao masih akan sangat menarik. Menurut Ketua Dewan Kakao Indonesia, Soetanto Abdoellah pada perhelatan Perkebunan&nbsp; 2024 yang diselenggarakan Gamal Institute secara daring (30/1), harga biji kakao di tahun ini akan bertahan di angka US $ 4000/ton

Dorong Industri Pengolahan Kakao Agar Berdaya Saing

Jakarta, mediaperkebunan.id &#8211; Indonesia memiliki peluang yang besar dalam pengembangan industri pengolahan kakao. Hal ini didukung potensi Indonesia menjadi produsen kakao terbesar ketiga di dunia, dengan total produksi sekitar 700 ribu ton per tahun. Oleh karenanya, Kementerian Perindustrian (Kmenenperin) bertekad untuk terus mendorong pengembangan industri pengolahan kakao agar bisa lebih berdaya saing global. Direktur Industri

November 2023, Harga Referensi Biji Kakao Turun

Jakarta, mediaperkebunan.id – Harga Referensi biji kakao periode November 2023 ditetapkan sebesar USD 3.524,56/MT,  menurun sebesar USD 98,32 atau 2,71 persen dari bulan sebelumnya. “Hal ini berdampak pada penurunan Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao pada November 2023 menjadi USD 3.211/MT, turun USD 96 atau 2,89 persen dari periode sebelumnya,” ungkap Direktur Jenderal Perdagangan Luar

Kementan Akselerasi Pendataan E-STDB Komoditas Unggulan

JAKARTA, mediaperkebunan.id &#8211; Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta jajaran lingkup Kementerian Pertanian, agar terus mendorong digitalisasi pertanian sebagai bagian dari perbaikan tata kelola perkebunan nasional yang harus segera dicapai. Sejalan dengan arahan Mentan, Direktorat Jenderal Perkebunan mengakselerasi pendataan pekebun beserta komoditas ekspor unggulan perkebunan melalui Surat Tanda Daftar Budidaya (E-STDB). Untuk pendataan E-STDB

Ditjen Perkebunan Gandeng BUMN dan Pemda Kembangkan Kakao

Jember, mediaperkebunan.id – Kakao, salah satu komoditas ekspor perkebunan Indonesia yang selalu berhasil menarik perhatian pasar global. Guna memperkuat kakao Indonesia, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan terus menggenjot produksi maupun produktivitas hingga turunannya agar semakin bernilai tambah dan mampu bersaing dengan para kompetitor dari negara lain. Tuntutan pasar yang kian hari kian rigid membuat