KAKAO

<strong>Harga Menarik, Bisnis Kakao 2024 Diramalkan Menggairahkan</strong>

Jakarta, Mediaperkebunan.idJakarta, Mediaperkebunan.id Kabar baik bagi pekebun dan pelaku usaha kakao di tahun 2024, pasalnya diperkirakan harga dan bisnis kakao masih akan sangat menarik. Menurut Ketua Dewan Kakao Indonesia, Soetanto Abdoellah pada perhelatan Perkebunan&nbsp; 2024 yang diselenggarakan Gamal Institute secara daring (30/1), harga biji kakao di tahun ini akan bertahan di angka US $ 4000/ton

Dorong Industri Pengolahan Kakao Agar Berdaya Saing

Jakarta, mediaperkebunan.id &#8211; Indonesia memiliki peluang yang besar dalam pengembangan industri pengolahan kakao. Hal ini didukung potensi Indonesia menjadi produsen kakao terbesar ketiga di dunia, dengan total produksi sekitar 700 ribu ton per tahun. Oleh karenanya, Kementerian Perindustrian (Kmenenperin) bertekad untuk terus mendorong pengembangan industri pengolahan kakao agar bisa lebih berdaya saing global. Direktur Industri

November 2023, Harga Referensi Biji Kakao Turun

Jakarta, mediaperkebunan.id – Harga Referensi biji kakao periode November 2023 ditetapkan sebesar USD 3.524,56/MT,  menurun sebesar USD 98,32 atau 2,71 persen dari bulan sebelumnya. “Hal ini berdampak pada penurunan Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao pada November 2023 menjadi USD 3.211/MT, turun USD 96 atau 2,89 persen dari periode sebelumnya,” ungkap Direktur Jenderal Perdagangan Luar

Kementan Akselerasi Pendataan E-STDB Komoditas Unggulan

JAKARTA, mediaperkebunan.id &#8211; Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta jajaran lingkup Kementerian Pertanian, agar terus mendorong digitalisasi pertanian sebagai bagian dari perbaikan tata kelola perkebunan nasional yang harus segera dicapai. Sejalan dengan arahan Mentan, Direktorat Jenderal Perkebunan mengakselerasi pendataan pekebun beserta komoditas ekspor unggulan perkebunan melalui Surat Tanda Daftar Budidaya (E-STDB). Untuk pendataan E-STDB

Ditjen Perkebunan Gandeng BUMN dan Pemda Kembangkan Kakao

Jember, mediaperkebunan.id – Kakao, salah satu komoditas ekspor perkebunan Indonesia yang selalu berhasil menarik perhatian pasar global. Guna memperkuat kakao Indonesia, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan terus menggenjot produksi maupun produktivitas hingga turunannya agar semakin bernilai tambah dan mampu bersaing dengan para kompetitor dari negara lain. Tuntutan pasar yang kian hari kian rigid membuat

Pergeseran Paradigma Rantai Pasok Kakao dan Coklat

Merespon dinamika ini, Asosiasi Kakao Indonesia (ASKINDO) menyelenggarakan the 8th Indonesian International Cocoa Conference &#038; Dinner pada tgl 14-15 September 2023 di Bali dengan tema yang sesuai dengan kondisi geopolitik saat ini yaitu “Paradigm Shifting: Global Cocoa &#038; Chocolate Supply Chain through Innovation, Growth and Sustainability”.

Perlu Kemandirian Petani dalam Meningkatkan Produksi Kakao

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Diperlukan kemandirian petani dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas komoditi kakao. Penerapan prinsip keberlanjutan produk dan peningkatan produktivitas juga perlu diwujudkan. Kementerian Pertanian (Kementan) pada 2023 mengalokasikan pengembangan kakao seluas 8.050 hektare (Ha). &#8220;Perlu untuk mewujudkan kemandirian petani dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas dengan prinsip berkelanjutan produksi serta peningkatan kualitas produks...

Kementan Respon Diberlakukannya EU Regulation

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Kementerian Pertanian (Kementan) merespon positif diberlakukannya EU Regulation untuk sustainability dan tracebility. Hal ini penting karena Uni Eropa merupakan salah satu target pasar regional. Demikian dikatakan Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementan, Heru Tri Widarto, beberapa waktu lalu. Heru menjadi Ketua Delegasi Indonesia hadir dan berpartisipasi aktif pada rangkaian kegiatan pada pertemuan ASEAN

TANTANGAN UTAMA KAKAO, PERUBAHAN IKLIM DAN PERILAKU PETANI

Misnawi,  SEVP Operation II PT Riset Perkebunan Nusantara menyatakan tantangan  yang dihadapi kakao adalah perubahan perilaku baik petani dan konsumen juga peta komoditas global. Indonesia 10 tahun lalu merupakan produsen kakao utama sekarang sudah berada dalam posisi nomor 5 atau 6.

<strong>Cilacap Siap Menjadi Sentra Biji Kakao Premium</strong>

Cilacap, mediaperkebunan.id – Saat ini Cilacap mulai merangkak meraih posisi sebagai wilayah penghasil kakao fermentasi utama di Pulau Jawa. Hal ini dimotori oleh Koperasi Tri Kuncoro Mukti sebagai produsen kakao. Pembina sekaligus Pengawas Koperasi Tri Kuncoro Mukti, Romlan menjelaskan bahwa koperasi&nbsp; yang dibina mulai memproduksi biji kakao fermentasi sejak September 2022. Namun prosesnya telah ia

DEWAN KAKAO : PERMINTAAN MENINGKAT, TERBUKA PENGEMBANGAN FINE COCOA

Jember, Mediaperkebunan.id Ada 2 jenis kakao di dunia yaitu kakao mulia/edel/fine dan kakao bulk/lindak/ordinary. Menurut Ketua Dewan Kakao Indonesia Soetanto Abdoellah pada webinar “Pengembangan Kakao Mulia (Edel/Fine Cocoa) di luar kawasan tradisional yang” diselenggarakan Yayasan Cendekia Perkebunan Indonesia, kakao mulia terdiri dari Criolo, Trinitario (kecuali dari Kamerun) sedang kakao lindak adalah Forastero (kecuali Nacional dari