COMODITIES

Pemerintah Minim Riset Perkebunan Hancur

Harus diakui bahwa komoditas perkebunan telah membuktikan sebagai penghasil devisa terbesar bahkan melebihi devisa yang dihasilkan oleh sektor minyak dan gas (migas), tapi sangat disayangkan perhatian pemerintah terhadap perkebunan masih rendah. Hal tersebut diungkapkan oleh ketua Komisi Pangan dan Pertanian, Dewan Riset Nasional, Haryono dalam Diskusi Kelapa Sawit dengan tema ”Inovasi dan Teknologi Terkini Dalam

Tanaman Perkebunan Lebih Menguntungkan

Banda Aceh – Sebaiknya Gubernur, Walikota, dan Bupati untuk mulai mencari tanaman-tanaman unggulan di daerahnya yang memiliki harga jual yang baik. Janganlah terpaku pada tanaman-tanaman tertentu saja Hal tersebut diutarakan oleh Presiden RI, Joko Widodo dalam pembukaan Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) ke-15 Tahun 2017 di Stadion Harapan Bangsa, Gampong Lhong Raya, Banda Aceh, Provinsi

Mendag Minta Uni Eropa Tinjau Ulang Resolusi Sawit

Kementerian Perdagangan (Kemdag) telah meminta Uni Eropa secara serius meninjau ulang tuduhan sawit sebagai penyebab deforestasi seperti yang tertuang dalam resolusi parlemen Uni Eropa beberapa waktu lalu. Karena jika kebijakan ini terealisasi bakan berdampak pada hubungan dagang antara Indonesia dan Uni Eropa yang telah terjalin harmonis selama ini. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengaku telah

Ekspor Teh Indonesia Terhambat Antrakuinon

Ambang batas zat antrakuinon sebesar 0,02 persen pada komoditas teh yang ditetapkan Uni Eropa menjadi salah satu hambatan bagi ekspor teh Indonesia. Pasalnya nilai ambang batas minimum antrakuinon sangat tidak logis. Apalagi teh merupakan produk minuman bukan makanan. Direktur Utama PT Pagilaran Rachmat Gunadi mengakui, nilai ambang batas sebesar 0,02 persen memang memberatkan. Karena sangat

Mekanisasi Irigasi Solusi Peningkatan Produksi

Thailand – Berbagai negara terus mengembangkan komoditas perkebunan, hal ini lantaran komoditas perkebunan tidak hanya memberikan pendapatan bagi pelaku tapi juga bagi negaranya. Atas dasar itulah saat ini berbagai negara saat ini sudah mulai mengarah kepada mekanisasi guna meningkatkan produktivitas hasil perkebunan. “Jadi saat ini memang mekanisasi unttuk perkebunan dan berbagai macam-macam. Namun, saya melihat

Sereh Wangi Solusi Tanaman Penjaga Taman Nasional

Masyarakat tidak akan merambah hutan jika diberikan lahan untuk melakukan budidaya (bertani), untuk itu pengelola Taman Nasional (TN) memberikan lahan kepada masyarakat Kampung Cibilik, Desa Nanggerang, Kecamatan Cicuruk, Kabupaten Sukabuni Provinsi Jawa Barat untuk ditanamin sereh wangi. Hal itu yang diungkapkan oleh Koordinator Kelompok Masyarakat Peduli Alam Konservasi (KOMPAK), Zaenudin saat berkunjung ke redaksi Media

Waktunya Menggerakkan Agro Industri Pedesaan

Benar Indonesia dikenal sebagai eksportir terbesar komoditas perkebunan, tapi sangat disayangkan jika ekspor tersebut masih dalam bentuk bahan mentah. Atas dasar itulah sudah saatnya menggerakan agro industri pedesaan, dengan merubah dari memproduksi bahan mentah menjadi minimal barang setengah jadi. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Bambang dalam peluncuran World Plantations Confrence &

MASIH BANYAK POTENSI KEHILANGAN HASIL DI PERKEBUNAN

PDB perkebunan tahun 2015 Rp411,Setiap tahun PDB 411,86 triliun rupiah, yang dihasilkan dari 15 komoditi utama perkebunan darin127 komoditi yang dibina Ditjenbun. Jumlah tenaga kerja yang terlibat mencapai 23,38 juta KK dibidang budidaya saja sedang ketergantungan bidang lain mencapai 100 juta KK. Dari 100 juta KK ini maka setengah penduduk Indonesia hidupnya tergantung pada perkebunan.

Perkebunan Penyelamat Dunia

Saat ini dunia tengah menghadapi ancaman pemanasan global akibat akumulasi gas rumah kaca (GRK) di atmosfir termasuk di antaranya CO2 (karbondioksida). Beruntung, 25 persen dari emisi karbon dari dampak aktivitas manusia diserap oleh tanaman. Sebagaimana diketahui jika tanaman menyerap karbondioksida dari udara air, dan dengan kombinasi air serta sinar matahari, menggerakkan proses fotositesis untuk menghasilkan

Harga Rokok Naik, Rokok Ilegal Meningkat

Pemerintah resmi akan menaikan harga Pajak Pertambahan Nilai (PPN) rokok yang berimbas kepada naiknya harga rokok di tingkat konsumen, tapi ternyata kenaikan harga rokok tersebut justru memicu masuknya rokok illegal. Perlu menjadi catatan penting bahwa dengan tingkat cukai saat ini saja, perdagangan rokok Ilegal telah mencapai 11,7 persen dan merugikan negara hingga Rp 9 triliun

Industri Rokok Siap Mendorong Petani Tembakau

Sudah bukan rahasia lagi bahwa tembakau dan cengkeh Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda dari negara luar, namun diakui bahwa kedua komoditas tesebut produktivitasnya masih rendah. Melihat hal itu maka PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) siap mendorongnya agar lebih baik. Melihat hal ini, Sampoerna siap mendorong produktivitas petani tembakau dan cengkeh mengingat sebagai salah satu pembeli

Kemiri Sunan Disiapkan sebagai Pengganti CPO untuk Biodiesel

Mad Syukur, Staf Ahli Menteri Pertanian menyatakan sampai saat ini untuk Bahan Bakar Nabati, masih mengandalkan CPO untuk biodiesel. Produksi CPO yang mencapai 21 juta ton membuat tidak ada pertentangan untuk food dan fuel, karena meskipun digunakan untuk biodiesel, penggunaan untuk pangan tidak terganggu. Tetapi ke depan meskipun produksi CPO ditargetkan 40 juta ton tetapi