Berita Terbaru

Di Penas, Kementan Tampilkan Inovasi Teknologi Tepat Guna dan Solusi Bagi Petani

“Kali ini Ditjen Perkebunan menampilkan Pabrik Mini Minyak Goreng (PAMIGO). PAMIGO merupakan teknologi dengan inovasi yang menghadirkan pengolahan sawit dari buah segar hingga produk minyak goreng. PAMIGO ini hadir sebagai solusi bagi peningkatan kesejahteraan pekebun sawit rakyat dalam kemandirian,” ujar Mentan SYL saat mengunjungi pamigo di gelar percontohan Pamigo.

Kementan Bekali KTNA dan Jajarannya Agar Sigap Hadapi Dampak Perubahan Iklim Ekstrim

Ditjen Perkebunan turut melengkapi stand Kementan pada pameran Penas ini. dansemakin menarik, karena mendatangkan petani sereh wangi dan Asosiasi Kopi dari Sumatera Barat. Diitambah dengan tampilan berbagai ragam produk hasil olahan komoditas perkebunan khususnya sereh wangi, seperti minyak aromatherapy, minyak urut, sabun mandi padat dan cair, balsem, karbol, disinfektan, Anti Hama Organik (AHO) dan lainnya, hingga coffee corner lengkap dengan barista dan demo meracik kopi.

Keberterimaan Sistem Sertifikasi Kelapa Sawit di Pasar Global

Jakarta, mediaperkebunan.id – Berbagai langkah dan Upaya terus dilakukan oleh pemerintah agar sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) bisa diterima di pasar global. Hal ini penting karena Uni Eropa (UE) telah menyetujui untuk memberlakukan Undang-Undang Anti Deforestasi (EU Deforestation Regulation atau UEDR) pada 6 Desember 2022. Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertema “Keterpaduan Hulu-Hilir

Ekspor Karet SUMUT Naik Tetapi Belum Normal

Medan, perkebunan.id Volume eskpor karet Sumut  pada pengapalan Mei 2023 naik kembali sebesar 30,15% MoM menjadi 29.137 ton dibandingkan April. Juga terjadi kenaikan bila dibandingkan dengan Mei 2022, naik 11,85% dari 26.051 ton. Edy Irwansyah, Sekretaris Eksekutif Gapkindo Sumut menyatakan hal ini. Peningkatan ekspor pada Mei lalu masih jauh dari rata-rata ekspor bulanan. Kinerja ekspor

PROGRAM DITJENBUN UNTUK PERKEBUNAN RENDAH KARBON

Jakarta, Mediaperkebunan Ancaman perubahan iklim akibat emisi gas rumah kaca membuat pemerintah berkomitmen melakukan pembangun rendah karbon dengan menurunkan emisi 29% tanpa bantuan internasional dan 41% bila ada bantuan. Kegiatan Dirjen Perkebunan dalam mendukung pembangunan berketahanan iklim dan rendah karbon menurut Dwimas Suryanata Nugraha dari Direktorat Perlindungan Perkebunan Ditjenbun pada Diskusi Virtual Forum Wartawan Pertanian

Kerjasama Pemanfaatan Transaksi Carbon Credit

JAKARTA, mediaperkebunan.id – Sebagai negara perkebunan kelapa sawit terluas di dunia, Indonesia memiliki potensi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan deforestasi melalui praktik berkelanjutan dalam industri kelapa sawit. Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonesia (GPPI) dan Takada Asset Management INC sepakat kerjasama pemanfaatan sistem transaksi Carbon Credit. Kerjasama antara pemerintah, perusahaan kelapa sawit, dan lembaga keuangan

EUDR Jangan Hanya Deforestasi, Perhatikanlah Petani

Jakarta, mediaperkebunan.id – Rukaiyah Rafiq dari Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Fortasbi), secara umum penerapan praktik sawit berkelanjutan khususnya bagi petani sawit swadaya bukanlah hal yang mustahil. Hanya saja prosesnya hingga saat ini masih dihadapkan kepada beragam kendala. Terbukti sampai saat ini areal kelapa sawit petani sawit swadaya masih sangat minim atau masih sektar

Pelaku Usaha Komitmen Patuh ISPO

JAKARTA, mediaperkebunan.id – Pada prinsipnya pelaku usaha mempunyai komitmen untuk taat dan patuh pada peraturan perundangan keberlanjutan ISPO mandatory sejak tahun 2011. Bahkan beberapa perusahaan sudah menerapkan Standar Internasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan. Demikian dikatakan Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) M Hadi Sugeng dalam Seminar Nasional bertema “Keterpaduan Hulu-Hilir untuk Meningkatkan Produksi