Berita Terbaru

<strong>Taksasi Gula, Barometer Gula Nasional</strong>

Bandung, mediaperkebunan.id –Direktur Jenderal Perkebunan, Andi Nur Alam Syah menuturkan, tujuan Kegiatan Taksasi Produksi Gula Awal Giling dilakukan untuk mendapatkan data dan informasi yang lengkap, akurat dan menyeluruh terkait produksi Gula Kristal Putih dari PG yang ada diseluruh Indonesia. “Selanjutnya untuk memperoleh data produksi GKP mulai dari taksasi awal, tengah dan evaluasi produksi akhir giling

SILAP OPT Berikan Kemudahan Pelaporan

MEDAN, Mediaperkebunan.id &#8211;&nbsp;Untuk memberikan kemudahan dalam pelaporan dan rekapitulasi data serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) perkebunan, pada tahun 2019 BBPPTP Medan telah membangun dan mengembangkan aplikasi sistem pengamatan dan pelaporan OPT secara online (SILAP OPT). Sebagai salah satu upaya pengembangan dan peningkatan sistem perangkat lunak yang mengakomodir pelaporan hasil pengamatan OPT dari lapangan, BBPPTP Medan

Estimasi Neraca Gula Sebesar 2,6 Juta Ton

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan) memperkirakan angka produksi 2023 sebesar 2,6 juta ton. Neraca komoditi gula itu berdasarkan estimasi yang disusun bersama Badan Pusat Statistik dan Pusat Data Informasi Kementan dalam Rapat Koodinasi Terbatas Gula than 2022. Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan, Ditjen Perkebunan, Kementan, Muhammad Rizal mengatakan, “pada saat taksasi

Pasar Komoditi Mete Masih Sangat Luas

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Peluang pasar komoditi mete masih sangat luas. Industri hilir semakin tertarik karena sebagai bahan baku industri makanan, dan juga otomotif, bahkan pakan ternak. Ekspor met5e nasional pada 2020 mencapai 85.584 ton dengan nilai US$ 149,75 juta. Direktur Jenderal Perkebunan, Kementan, Andi Nur Alam Syah, menyebutkan, nilai ekspor produk mete Indonesia rata-rata tahun

Perlu Kemandirian Petani dalam Meningkatkan Produksi Kakao

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Diperlukan kemandirian petani dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas komoditi kakao. Penerapan prinsip keberlanjutan produk dan peningkatan produktivitas juga perlu diwujudkan. Kementerian Pertanian (Kementan) pada 2023 mengalokasikan pengembangan kakao seluas 8.050 hektare (Ha). &#8220;Perlu untuk mewujudkan kemandirian petani dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas dengan prinsip berkelanjutan produksi serta peningkatan kualitas produks...

Kementan Terus Atasi OPT Pala di Aceh Selatan

MEDAN, Mediaperkebunan.id &#8211; Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mengatasi serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) pada komoditi pala di Aceh Selatan. Untuk ini diperlukan keseriusan, kolaborasi dan langkah sinergis dari semua pihak mulai pemerintah pusat, propinsi, kabupaten hingga petani pala agar dapat menanggulangi serangan&nbsp; OPT Pala di Aceh Selatan. “Upaya kolaborasi menjadi langkah strategis dari semua

Perlindungan Perkebunan Mengurangi Risiko Kerugian

JAKARTA, Mediaperkebunan.id &#8211; Perlindungan perkebunan merupakan bagian penting dalam rangkaian produksi komoditas perkebunan. Keberhasilan dalam perlindungan perkebunan mengurangi risiko kerugian dan kegagalan. Direktur Perlindungan Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementeria Pertanian (Kementan) Hendratmojo Bagus Hudoro mengatakan, keberhasilan dalam perlindungan perkebunan akan mengurangi risiko kerugian atau kegagalan, terutama di kawasan perkebunan yang menjadi prioritas...

Perkuat Produk Turunan Komoditi Perkebunan

JAKARTA, Mediaperkebunan.id &#8211; Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun), Kementerian Pertanian (Kementan), mendorong dan memperkuat komoditas perkebunan, serta mengemas produk turunannya. Hal ini agar produk perkebunan bernilai tambah dan berdaya saing. Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Ditjenbun, Kementan, Prayudi mengatakan, dalam upaya pencapaian target ekspor tiga kali lipat (Gratieks), salah satu strateginya adalah kegiatan pengolahan dan

Menunju Perkebunan Era Digitilisasi

JAKARTA, Mediaperkebunan.id &#8211; Di era digitalisasi dan mengikuti perkembangan yang ada, perkebunan era baru ini diarahkan sebagai Perkebunan Bioindustri. Perkebunan dikembangkan dengan teknologi modern yang dicirikan dengan penggunaan varietas unggul, efisien, efektif, integrative, zero waste, eco friendly, GAP, GHP, Kompetitif, Mekanisme, dan Pemanfaatan IoT (Internet of Things). Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan), Andi Nur

PRODUSEN BENIH KELAPA SAWIT HARUS LAKUKAN TRANSFORMASI DIGITAL

Penjualan benih kelapa sawit ilegitim di e commerce mencapai 875.634 pak dengan asumsi 1 pak 100 benih maka 87.563.400 benih ilegitim diserap konsumen. Total utas/berkas yang tercatat di e-commerce 6.511 . Dengan asumsi harga benih Rp8000/butir maka penjualanya mencapai Rp700,507 miliar.