Berita Terbaru

MENTAN LEPAS EKSPOR PRODUK PERKEBUNAN SULUT

Minahasa Utara, Media Perkebunan.id Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) melakukan kunjungan kerja di Provinsi Sulawesi Utara melepas ekspor komoditas pertanian yakni rempah pala biji, cengkeh, kelapa parut, minyak kelapa, santan kelapa dan bunga pala sebanyak 3.766 ton ke Jerman, Cina, India, Singapura, Vietnam, Jepang dan Turki. Pelepasan ekspor ini bertujuan juga untuk inspeksi

Kemenperin Memacu Pembangunan PG Baru

Bombana, mediaperkebunan.id – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian (terus) terus mendorong tumbuhnya pabrik gula baru guna memenuhi kebutuhan pasar domestik yang semakin meningkat, baik itu untuk konsumsi langsung maupun sebagai bahan baku industri makanan dan minuman. Oleh karena itu diperlukan kebijakan strategis yang dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif di tanah air. Menteri Perindustrian

Pupuk Indonesia Siap Dukung Kementan Untuk Distribusi Pupuk

Jakarta, mediaperkebunan.id – PT Pupuk Indonesia (Persero) siap mendukung langkah Kementerian Pertanian (Kementan) yang tengah bekerja keras meningkatkan memperkuat sektor pertanian Indonesia melalui penyediaan pupuk bagi petani. Salah satunya dengan meningkatkan akurasi penyaluran pupuk bersubsidi melalui Kartu Tani. Sesuai arahan Menteri Pertanian, Kartu Tani sendiri implementasinya akan dilaksanakan secara bertahap. Direktur Utama PT Pupuk Indonesia

KEMENTAN DORONG PRODUKTIVITAS DAN DAYA SAING PALA

Jakarta, Media Perkebunan.id Rempah Indonesia pernah berjaya di masa lampau. Bangsa-bangsa asing berdatangan ke kepulauan Nusantara, berburu hasil perkebunan beraroma dan rasa kuat ini. Rempah asal Indonesia menjadi komoditas berharga sangat tinggi di pasar dunia. Saat ini pemerintah terus berupaya untuk mengangkat kembali kejayaan rempah, salah satunya pala. Dalam kunjungannya ke kebun sumber benih pala

KEMENTAN DORONG PERCEPATAN PSR

Jakarta, Media Perkebunan.id Kesuksesan PSR (Peremajaan Sawit Rakyat) memerlukan bantuan semua pihak. APKASINDO (Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia) diminta ikut mendorong kelompok tani/gabungan kelompok tani/koperasi anggotanya yang sudah waktunya peremajaan untuk mengajukan usulan. Heru Tri Widarto, Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar, Ditjen Perkebunan, menyatakan hal ini dalam webinar “Petani Sejahtera Indonesia Maju” yang dilaksanakan Apkasindo.

PERMENTAN 01 TAHUN 2018 BERLAKU UNTUK PEKEBUN YANG BERMITRA DENGAN PKS

Jakarta, Media Perkebunan.id Rendahnya harga TBS pekebun penyebabnya adalah masih banyak pekebun swadaya menjual TBS sendiri-sendiri ke pengumpul (ramp unit, loading unit), masih banyak kebun swadaya masuk kawasan hutan, mutu panen hasil TBS tidak sesuai persyaratan, lokasi kebun jauh dari jalan utama, lemahnya kelembagaan pekebun, banyak PKS yang melebihi kapasitas olah TBS dan lemahnya pengawasan

COCOPEAT INDONESIA DIMINATI UEA

Dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR-RI, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan Kementan sangat mendorong ekspor produk pertanian bukan hanya bahan baku tetapi produk olahan. Ekspor olahan harus didorong terus untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. Salah satu produk turunan yang diminati yaitu cocopeat. Produk ini cukup diminati pasar Timur Tengah, utamanya negara

Kementan akan Jajaki Pasar Kopi Non Tradisional

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Kementerian Pertanian (Kementan) akan ekspansi pasar kopi ke negara-negara tujuan baru yang kini dikuasai kopi asal Brazil, Vietnam dan Kolombia. Karena keunggulan agroekosistem yang dimiliki Indonesia, cita rasa kopi nusantara sangat berbeda. Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementan, Dedi Junaedi, mengatakan, kopi Indonesia sudah mampu masuk ke pasar-pasar

KEMENTAN BUKA PELUANG EKSPOR KOPI NTB

Lombok Barat, Media Perkebunan.id Kementerian Pertanian kembali mendorong pertumbuhan ekspor sejumlah komoditas dengan memperbaiki budidaya serta pengolahannya. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menargetkan, pertumbuhan ekspor untuk sejumlah komoditas perkebunan seperti kopi, kelapa, lada, pala dan vanili hingga tiga kali lipat sampai lima tahun ke depan. Hal tersebut dituangkan dalam kebijakan Gerakan Ekspor Tiga Kali

BANYAK PERBAIKAN DILAKUKAN GAPKI ATASI MASALAH PEKERJA PEREMPUAN DAN ANAK

Masalah pekerja perempuan dan anak mungkin masih ada pada kelapa sawit baik di perusahaan maupun petani. Temuan-temuan LSM , Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak , Kemennaker adalah realita yang harus diterima. Temuan itu berupa kasus tetapi jangan dijadikan gambaran umum perkebunan kelapa sawit. Sumarjono Saragih, Ketua GAPKI bidang Ketenagakerjaan menyatakan hal ini. Pelaku usaha kelapa

Kopi Gayo Kuasai Pasar AS

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Di tengah pandemic Covid 19, ekspor kopi terutama arabika Gayo justru meningkat di Amerika Serikat (AS). Setidaknya sekitar 300 ton lebih kopi arabika Gayo yang dipasok telah kuasai pasar AS. Hal ini patut diapresiasi. Direktur Jenderal Perkebunan, Kementan Pertanian (Kementan) Kasdi Subagyono, mengapresiasi akselerasi ekspor kopi Gayo yang dilakukan Kopepi Ketiara Aceh

PENGENDALIAN OPT TERPADU PADA PALA

Jakarta, Media Perkebunan.id Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) kerap kali menjadi masalah bagi pekebun. OPT ini apabila tak ditangani dengan baik akan berdampak terhadap produksi komoditas perkebunan. Khususnya, pada komoditas pala saat ini banyak serangan penggerek batang, busuk buah basah/krering dan jamur. Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Ambon, Azwin Amir mengatakan, OPT