Berita Terbaru

PERMINTAAN EKSPOR BRIKET ARANG KELAPA NORMAL, BAHAN BAKU KURANG

Jakarta, Media Perkebunan.id Setelah turun pada masa pandemi Covid-19 kemarin, permintaan ekspor arang briket kelapa untuk sisha saat ini sudah normal seperti sebelum pandemi. Masalah yang dihadapi adalah kekurangan bahan baku. Yogi Abimanyu, Ketua Umum Perpaki (Perkumpulan Pengusaha Arang Kelapa Indonesia) menyatakan hal ini pada MediaPerkebunan.id. Penyebab kurangnya bahan baku adalah kekeringan tahun lalu menyebabkan

PEMERINTAH HARUS JADI DIRIGEN KOMUNIKASI SAWIT, PEMANGKU KEPENTINGAN PERLU BERSINERGI

Jakarta, Media Perkebunan.id Lebih dari satu dekade sektor sawit telah menjadi tumpuan ekonomi nasional. Namun kampanye hitam terhadap komoditas sawit tidak pernah berhenti. Melawan itu, para pemangku kepentingan dalam mata rantai industri sawit perlu lebih sinergis dalam merumuskan strategi komunikasi yang efektif. “Pemerintah harus menjadi dirigen dalam perumusan strategi dan pelaksanaan program komunikasi melawan berbagai

Kemitraan Itu Bagaikan Pernikahan

Jakarta, mediaperkebunan.id – Benar, bahwa untuk mendorong sektor agribisnis maka diperlukan kemitraan antara industri dalam hal ini perusahaan sebagai pengolah hasil panen petani dengan petani sebagai pemasok bahan baku industri. “Jadi membangun kemitraan itu seperti orang menikah. Diperlukan kepercayaan, tanggung jawab antar pasangannya, dalam hal ini industri dengan petani,” jelas Hendratmojo Bagus Hudoro, Direktur Tanaman

Petani Tembakau Perlu Dukungan

Jakarta, mediaperkebunan.id – Saat ini petani tembakau membutuhkan dukungan Pemerintah terhadap program kemitraan tembakau. Meskipun harus diakui sudah ada program kemitraan budidaya tembakau yang dijalankan secara mandiri oleh beberapa perusahaan, tapi belum semua perusahaan melakukan kemitraan dengan petani tembakau. Bahkan metode kemitraan itu sendiri bervariasi dari satu perusahaan dengan perusahaan lain. Diantaranya ada beberapa perusahaan

Ditengah Pandemi, Jangan Lupakan Petani Tembakau

Jakarta, mediaperkebunan.id – Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, tembakau masih menjadi tumpuan harapan dan impian para petani yang sedang memasuki musim panen. Petani dalam proses tanam, berjuang untuk mendapatkan tembakau dengan kualitas terbaik. Kini, memasuki masa panen, petani berharap kepada para stakeholder mulai dari pemerintah hingga pabrikan, dapat ikut membantu dan memfasilitasi terwujudnya perniagaan

TANAM WIJEN BIAR TIDAK IMPOR

Indonesia setiap tahun mengimpor wijen (Sesamum indicum L) sekitar 3000 ton. Produksi wijen nasional sendiri 1.475 ton wijen dengan luas lahan 3.200 ha. Produktivitas wijen petani rata-rata 465 kg/ha. Hadi Sudarmo, peneliti Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Balitbangtan menyatakan hal ini. Padahal Balitbangtan sudah menyiapkan paket teknologi budidaya wijen

RELAKSASI PEMBAYARAN IURAN BPJS KETENAGAKERJAAN DISIAPKAN

Relaksasi iuran BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) tinggal selangkah lagi. Saat ini PP sudah hampir dikeluarkan. Reklasasi ini wujud bantuan pemerintah pada perusahaan yang terdampak Covid-19. Zainudin dari BP Jamsostek menyatakan hal ini pada webinar Nasib Sdm Di Perkebunan Sawit Era New Normal yang dilaksanakan Media Perkebunan. Reklasasi tidak dilakukan Indonesia saja, tetapi oleh 105 negara

BUNGARAN : JANGAN PESIMIS, INDONESIA BISA JADI PRODUSEN KAKAO TERBESAR

Kakao dimata Bungaran Saragih, Menteri Pertanian periode 2000-2004, Guru Besar Agribisnis IPB, sampai saat ini berputar-putar di situ saja, tanpa ada kemajuan yang berarti. Sudah hampir jadi produsen nomor satu dunia sekarang malah mundur. “Ada paradigma yang salah dari semua pelaku bisnis kakao,” katanya dalam webinar Penyelamatan Industri Kakao dan Cokelat Indonesia yang diselenggarakan Media

Korindo Kirim 3.500 Baju Hazmat dan 120.000 Masker untuk Papua

Papua, mediaperkebunan.id – Sebagai bentuk partisipasi aktif atas pencegahan penyebaran Covid-19 terutama di Provinsi Papua, Korindo Group belum lama ini mengirimkan Alat Pelindung Diri berupa 3.500 Baju Hazmat dan 120.000 masker yang diprioritaskan terlebih dahulu bagi tenaga medis yang ada di Kabupaten Merauke, Boven Digoel, dan Mappi. Bantuan APD ini secara simbolis diserahkan oleh Senior

Begini Strategi Pupuk Indonesia Agar Subsidi Tepat Sasaran

Jakarta, mediaperkebunan.id – PT Pupuk Indonesia (Persero) berkomitmen untuk menjaga kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi sampai ke tangan petani sesuai dengan prinsip 6T, yakni tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat, tepat waktu dan tepat mutu. Perseroan pun telah memiliki sejumlah strategi diantaranya pencirian pupuk bersubsidi dengan warna khusus, bag code, hingga penyaluran hanya kepada

MAKSI SIAPKAN TEKNOLOGI PEMERASAN, UBAH PETANI JADI PENGHASIL CPO

MAKSI (Masyarakat Perkelapa Sawitan Indonesia) sudah punya teknologi satu rangkaian alat pengolah TBS yang terdiri dari alat pelumat, pemeras dan pemurnian dengan kapasitas 10 ton/hari. Teknologinya rendah dan ramah lingkungan. Harganya sekitar Rp350 juta. Darmono Taniwiryono , Ketua Umum MAKSI menyatakan hal ini. CPO yang dihasilkan oleh unit pemerasan ini adalah CPO kasar yang sudah

PETANI LAYAK PUNYA PKS HIJAU (GREEN MILL)

Mungkinkah petani memiliki pabrik kelapa sawit sendiri ? Menurut Posma Sinurat, konsultan PKS PT Cahaya Wiguna Sakti, pada Webinar Mengoptimalkan Potensi Petani Kelapa Sawit yang diselenggarakan Media Perkebunan.id, sangat mungkin. Tetapi ada tantangan yang harus diatasi. Pabrik Kelapa Sawit milik petani adalah pabrik yang dimiliki sekelompok petani dan dioperasikan oleh petani atau perwakilannya yang mana