Berita Terbaru

ASPEKPIR : DISKRIMINASI WHO ANCAM PETANI KELAPA SAWIT

Asosiasi Petani Kelapa Sawii PIR Indonesia (ASPEKPIR INDONESIA) mengirim surat pada Kantor Perwakilan WHO di Jakarta dengan merujuk pada materi kampanye online terbaru yang diterbitkan oleh kantor regional WHO di Mediterania Timur dan di Eropa, masing-masing berjudul “Saran Nutrisi untuk Orang Dewasa selama Covid -19 ”dan“ Kiat Pangan dan Gizi Selama Karantina. Menurut Ketua Umum

INOVASI TEKNOLOGI UNTUK YAKINKAN PETANI IKUT PSR

Realisasi peremajaan yang rendah yaitu yaitu 10-18% akan berdampak pada waktu peremajaan yang lebih lama yaitu 5-10 lipat dari target dan semakin banyak kebun yang produktivitasnya menurun karena semakin tua, sehingga produktivitas nasional bisa turun. I Ketut Ardana, peneliti Pusat Penelitian Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian menyatakan hal ini. Salah satu penyebabnya adalah PSR

DITENGAH PANDEMI COVID-19, SAWIT TETAP DIBUTUHKAN DUNIA

Kegiatan operasional di perkebunan kelapa sawit dan pabrik kelapa sawit masih berjalan normal. Secara alami pelaksanaan pekerjaan di operasional perkebunan dan PKS memang berjauhan sehngga physical distancing terjadi dengan sendirinya. Mukti Sardjono, Direktur Eksekutif GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) menyatakan hal ini, Sabtu (9/5/2020) Produksi minyak sawit pada bulan Maret adalah sedikit lebih rendah

PERPRES 88 / 2017 AKAN DIREVISI UNTUK PERCEPATAN PENYELESAIAN PEKEBUN DALAM KAWASAN

Salah satu masalah yang dihadapi petani kelapa sawit adalah kebunnya berada di kawasan hutan, artinya tidak punya legalitas lahan. Padahal semua program dan bantuan pemerintah dasarnya adalah legalitas lahan. Abetnego Tarigan, Plt Deputi Kepala Staf Kepresidenan Bidang Pembangunan Manusia menyatakan hal ini. “Legalitas adalah kunci bagi bagi petani untuk mendapat bantuan pemerintah. Semua program pemerintah

PPKS : LAKUKAN SKALA PRIORITAS KULTUR TEKNIS SAWIT PADA PANDEMI COVID-19

Medan, Mediaperkebunan.id Pandemi Covid-19 mempengaruhi banyak hal termasuk kultur teknis kebun sawit baik milik pekebun maupun perusahaan. Winarna, Kepala Bidang Tata Usaha PPKS (Pusat Penelitian Kelapa Sawit) menyatakan hal ini dalam bincang pakar PPKS, Jumat (8/5/2020). Dalam kondisi seperti ini maka harus dilakukan skala prioritas pada kultur teknis. Pengendalian gulma dilakukan di piringan dan pasar

Celaka, Penangkar Perkebunan Terancam “Gulung Tikar”

Jakarta, mediaperkebunan.id – Ada sebab akibat, itulah yang terjadi pada penangkar perkebunan saat ini jika usaha penangkaran yang dilakukannya punah atau tidak digunakan sesuai dengan apa yang sudah direncanakan sebelumnya yakni menyediakan benih siap tanam unttuk meningkatkan produktivitas. Ketua Umum Perkumpulan Penangkar Benih Tanaman Perkebunan Indonesia (PPBPTI) Badaruddin Puang Sabang mengakui bahwa untuk bulan Apri

WHO BELUM JAWAB SURAT PROTES DMSI

Surat protes DMSI (Dewan Minyak Sawit Indonesia) yang dikirim melalui surat elektronik kepada WHO tanggal 28 April 2020, sampai saat ini belum dijawab. Surat tersebut menyatakan keberatan atas Flyer Who yang berisi anjuran agar orang dewasa tidak memakan atau mengonsumsi minyak kelapa sawit dalam menghadapi Covid-19. Derom Bangun, Ketua Umum DMSI menyatakan hal ini. DMSI

PENGIRIMAN CPO DARI BENGKULU MENINGKAT

Pengiriman CPO dari pelabuhan Pulai Baai, Bengkulu, menunjukkan kenaikan dari periode yang sama tahun lalu. Hal ini menunjukkan naiknya permintaan CPO dari luar Bengkulu. John Irwansyah Siregar , Ketua GAPKI Bengkulu menyatakan hal ini. April 2020 misalnya, pengiriman CPO naik sekitar 55% dibandingkan bulan yang sama tahun 2019 lalu. Semula di angka 32.605 ton, menjadi

PPKS BERHASIL UJICOBA EKSTRAK LARVA BSF SEBAGAI IMMUNOMODULATOR POTENSIAL PENANGKAL COVID -19

Medan, mediaperkebunan.id Fokus nasional saat ini tertuju pada penanganan COVID-19, salah satunya adalah eksplorasi material asli Indonesia yang berpotensi sebagai penangkal penyakit yang telah menjadi pandemi ini. Upaya ini telah dilakukan melalui inisiatif kerjasama antara Holding Perkebunan Nusantara dan PT Riset Perkebunan Nusantara, sementara riset dilakukan oleh peneliti dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) yang

GAPKI PEDULI COVID-19 SALURKAN BANTUAN MELALUI KEMENDAG

JAKARTA, Mediaperkebunan.id Masyarakat Indonesia masih dilanda pandemi global COVID-19, yang tidak hanya berdampak terhadap kesehatan namun juga mempengaruhi aktivitas sehari-hari dan ekonomi masyarakat Indonesia. Hal ini menjadi perhatian bersama, tidak terkecuali para pelaku usaha di industri sawit yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI). Melalui program GAPKI Peduli, GAPKI terus mendukung pemerintah dalam

PEKEBUN SAWIT MASIH BISA BERTAHAN 2 BULAN LAGI DALAM PANDEMI INI

Survei yang dilakukan PPKS (Pusat Penelitian Kelapa Sawit) pada pekebun dan perusahaan perkebunan kelapa sawit menunjukkan saat ini harga rata-rata TBS Rp1600/kg dan tiap hari turun terus. Harga turun tidak masalah asal jangan menyentuh harga psikologis dibawah Rp1000/kg. “Kalau sudah seperti ini maka petani bukan lagi sudah tidak bisa memupuk tetapi tidak bisa makan,” kata

Tindak Tegas Penjual Pupuk Subsidi Tidak Sesuai HET

Jakarta, mediaperkebunan.id – PT Pupuk Indonesia (Persero) mengimbau distributor dan pengecer atau penyalur agar menjual pupuk bersubsidi sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditentukan Pemerintah. Perseroan pun tidak ragu untuk menindak tegas distributor dan penyalur pupuk bersubsidi yang kedapatan melakukan kecurangan harga. Sebab hal tersebut mengganggu prinsip penyaluran 6 Tepat, yakni tepat jumlah,