Prof. Santiaji Jabarkan Pengendalian OPT Secara Terpadu di Workshop Sawit 3T
Kendari, mediaperkebunan.id – Produktivitas kelapa sawit rakyat di wilayah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) tidak hanya ditentukan oleh penggunaan benih unggul dan pemupukan, tetapi juga kemampuan petani dalam mengendalikan organisme pengganggu tanaman (OPT). Pengendalian penyakit, hama, dan gulma dinilai menjadi faktor penting agar produksi sawit tetap optimal dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr.