Berita Terbaru

Minyak Sawit Mengandung Kolesterol?

Minyak sawit tidak mengandung kolesterol dan juga tidak menyebabkan peningkatan kolesterol darah. Sebaliknya, konsumsi minyak sawit justru memperbaiki kolesterol darah yakni meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan kolesterol jahat. Selama ini berkembang persepsi bahkan telah menjadi mitos bahwa minyak goreng sawit mengandung kolesterol. Begitu kuatnya mitos tersebut sehingga masyarakat menjadi fobia bahwa mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung

Harga Karet Lump Maret 2017

Asahan, Sumut : 6.500 Dharmas Raya, Sumbar: 11.500 Jambi : 8.500 Kampar, Riau : 10.700 Banyuasin, Sumsel : 12.750 Sukabumi, Jabar : 8.500 Kapuas, Kalteng : 10.500 Tanah Bumbu, Kalsel : 10.000 Bulukumba, Sulsel : 7.500 Red : Harga Grosir di tingkat Kabupaten dalam rupiah per Kg Sumber : Kementerian Pertanian

DIRJENBUN MINTA GAPKI, APIMI DAN APKASINDO SIAP SIAGA ANTISIPASI KEBAKARAN

Prakiraan kondisi iklim tahun 2017 adalah pada kondisi normal yaitu kondisi iklim lebih kering daripada 2016 namun lebih basah daripada tahun 2015. Peluang terjadinya hujan dan jumlah hujan di Pulau Sumatera,Kalimantan dan Sulawesi periode Januari-Juni 2017 rendah. Perlu diwaspadai adanya peluang siklon tropis di daerah Barat Indonesia, dimana angin bertiup kuat sehingga menyebabkan peluang hujan

Kebun Sawit Hasilkan Biolistrik Berkelanjutan

Biolistrik sawit menghasilkan manfaat ganda secara berkelanjutan baik secara ekonomi, sosial dan lingkungan. Beruntunglah Indonesia memiliki kebun sawit terluas di dunia. Kebun sawit merupakan salah satu anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk Indonesia. Berbagai produk dan jasa dihasilkan dari kebun sawit. Kebun sawit itu sendiri memberi manfaat jasa lingkungan sebagai bagian dari “paru-paru” lingkungan.

Restorasi Gambut Berkelanjutan

Program restorasi gambut berkelanjutan menciptakan manfaat ekonomi, sosial dan ekologis secara seimbang dan inklusif. Setahun sudah Badan Restorasi Gambut (BRG) dibentuk. Namun sejauh ini belum terlihat secara jelas bagaimana sistem restorasi gambut yang di implementasikan. Yang muncul ke publik hanya bentuk-bentuk pendekatan parsial, pendekatan proyek dan cenderung memelihara ketegangan dan belum mengakamodasikan kepentingan antar stakeholder.

Waktunya Menggerakkan Agro Industri Pedesaan

Benar Indonesia dikenal sebagai eksportir terbesar komoditas perkebunan, tapi sangat disayangkan jika ekspor tersebut masih dalam bentuk bahan mentah. Atas dasar itulah sudah saatnya menggerakan agro industri pedesaan, dengan merubah dari memproduksi bahan mentah menjadi minimal barang setengah jadi. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Bambang dalam peluncuran World Plantations Confrence &

Harga TBS Jambi Periode 2 Maret 2017

Harga rata – rata “CPO” Rp 8.116,11 Harga rata – rata Inti Sawit Rp 6.514,55 Indeks ” K ” 91,29 % Harga TBS menurut umur tanaman : – Umur 03 Tahun Rp 1.509,46 – Umur 04 Tahun Rp 1.612,77 – Umur 05 Tahun Rp 1.686,88 – Umur 06 Tahun Rp 1.757,30 – Umur 07 Tahun

RNI Ekspansi Bisnis Unggas Terintegrasi

Dalam rangka mewujudkan sinergi BUMN di bidang industri peternakan yang terintegrasi, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) melebarkan sayap bisnisnya ke unggas. RNI (Persero) melalui anak perusahaannya, PT PG Rajawali II dan PT Berdikari (Persero) melalui anak perusahaannya, PT Berdikari United Livestock (PT BULS) telah menindaklanjuti MoU yang sudah ditandatangani kedua belah pihak dengan melaksanakan penandatanganan

APKASINDO Menagih Janji BPDPKS

Sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) No.61 Tahun 2015 bahwa salah satu tujuan didirikannya Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) yaitu melakukan peremajaan kepada perkebunan kelapa sawit milik rakyat, tapi sudah dua tahun berjalan belum terlihat. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Anizar Simanjuntak kepada perkebunannews, akhir Februari 2017,

REKTOR IPB : KEDEPAN SARJANA TERAPAN (D4) LEBIH BANYAK DIPERLUKAN

Sebagai sebuah institusi pendidikan terkemuka dan berdaya saing, IPB terus berupaya membangun mutu pendidikan yang kompetitif. Dalam penyediaan tenaga kerja terampil, kedepan Program D3 IPB akan dikembangkan menjadi sekolah vokasi , dan selanjutnya akan didorong menjadi program pendidikan sarjana terapan (D4). Rektor Institut Pertanian Bogor, Prof.Dr. Ir. Herry Suhardiyanto. Msc, menyatakan hal ini kepada Perkebunannews.com.

Tebu Dataran Tinggi dari Kerinci

Kabupaten Kerinci, Jambi, ternyata memiliki potensi varietas tebu bernilai ekonomi yang sangat penting bagi masyarakatnya. Dengan produk berupa gula merah, pendapatan bersih petani tebu mencapai sebesar Rp 4 hingga Rp 7 juta per bulannya. Nilai itu setara dengan 2-3 kali pendapat petani kelapa sawit saat ini. Tebu dataran tinggi di Kerinci yang dinamakan Agribun Tebu

MASIH BANYAK POTENSI KEHILANGAN HASIL DI PERKEBUNAN

PDB perkebunan tahun 2015 Rp411,Setiap tahun PDB 411,86 triliun rupiah, yang dihasilkan dari 15 komoditi utama perkebunan darin127 komoditi yang dibina Ditjenbun. Jumlah tenaga kerja yang terlibat mencapai 23,38 juta KK dibidang budidaya saja sedang ketergantungan bidang lain mencapai 100 juta KK. Dari 100 juta KK ini maka setengah penduduk Indonesia hidupnya tergantung pada perkebunan.