Berita Terbaru

LADA, CENGKEH DAN PALA SEDANG BOOMING

Saat ini tiga komoditas rempah sedang naik daun yaitu lada, pala dan cengkeh. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro), Pusat Penelitian Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian menjadikan tiga komoditas ini sebagai prioritas utama program-program penelitian. Agus Wahyudi, Kepala Balittro menyatakan hal ini kepada Perkebunannews.com. Lada sudah lima tahun terakhir harganya sangat baik. Gairah

Pasokan Bahan Baku ke Pabrik Karet Turun

Turunnya harga karet saat ini menyulitkan pabrik-pabrik crumb rubber. Hal tersebut juga berdampak kepada PT Kirana Megatara. CEO PT Kirana Megatara Martinus S Sinarya, membenarkan bahwa persahannya mengalami kesulitan untuk mendapatkan bokar dari petani. Hal ini karena petani sudah mulai tidak menyadap karena turunnya harga. “Bokar yang masuk ke pabrik kita turun antara 10-20% .

Harga Pembelian TBS Provinsi Jambi 17 Maret 2016

Hasil Rapat Tim Penetapan dan Pemantauan Harga Pembelian TBS Provinsi Jambi 17 Maret 2016 : 1. Harga rata – rata “CPO” Rp 7.011,48 2. Harga rata – rata Inti Sawit Rp 5.604,22 3. Indeks ” K ” 88.34 % 4. Harga TBS menurut umur tanaman: – Umur 03 Tahun Rp 1.261,22 – Umur 04 Tahun

Pemerintah Gelontorkan Rp 5,9 Triliun untuk Tanaman Kopi

Melihat tingginya potensi pada komoditas kopi, maka Pemerintah Pusat akan menggelontorkan dana sebanyak Rp 5,9 triliun untuk tanaman kopi. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, bahwa komoditas kopi harus dikembangkan. Sebab permintaan kopi baik didalam ataupun luar negeri cukup tinggi. Maka mau tidak mau produksi kopi harus ditingkatkan. Namun, hal tersebut tidaklah semudah membalikan tangan,

Indonesia Siap Melawan Prancis Melalui WTO

Meskipun pemerintah Prancis telah menurunkan pajak progresif crude palm oil (CPO) dari semula € 300 menjadi € 90 per ton, tapi pemerintah Indonesia tetap akan mengadukan sikap negara Prancis ke badan pangan duania atau World Trade Organization (WTO) Franky O. Widjaja, Chairman and CEO Golden Agro Resources (GAR) membenarkan bahwa pelaku idustri kelapa sawit di

Perubahan Iklim Ancam Degradasi Lahan

Ancaman yang secara tidak langsung dipengaruhi perubahan iklim adalah degradasi sumber daya lahan. Karena terjadinya fenomena cuaca yang tidak menentu disertai praktek-praktek pembukaan lahan dan penerapan teknologi yang tidak semestinya yang dalam jangka pendek dapat mengakibatkan penurunan bahkan kegagalan produksi. Hal tersebut dikatakan Staf Ahli Bidang Lungkungan Kemeterian Pertanian Mukti Sardjono mewakili Menteri Pertanian dalam

PTPN XI Mendapat Komitmen KKP Rp750 Miliar

KUR (Kredit Usaha Rakyat) untuk tanaman tebu yang selama ini dijanjikan sampai saat ini realisasinya masih sulit, karena itu, harus mencari alternatif pengganti pendanaan tebu. Dolly Pulungan, Direktur Utama PTPN XI, membenarkan bahwa harus ada alternatif pendanaan untuk petani tebu pada tahun 2016-2017. Sebab saat ini bank yang sudah memberikan komitmen untuk memberikan kredit adalah

Boikot Sawit Bukan Solusi

Pemerintah menilai boikot atas produk kelapa sawit di negara Perancis bukan sebuah solusi terhadap masalah lingkungan. Mestinya negara maju harus membantu negara berkembang dalam mengatasi perubahan iklim. Hal tersebut ditekankan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam pembukaan Konferensi Sawit dan Lingkungan (ICOPE) ke-5 di Nusa Dua, Bali, Rabu (16/3). “Saya kecewa dgn adanya boikot

Komoditas Kopi Masih Tetap Sexy

Ditengah-tengah merosotnya harga komoditas pertanian, tapi harga komoditas kopi masih tetap stabil bahkan cenderung meningkat. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman optimis akan meningkatkan produktivitas tanaman kopi. Hal ini mengingat tanaman kopi saat ini adalah komoditas yang cenderung harganya justru meningkat meskipun harga komoditas strategis justru menurun seperti kelapa sawit dan karet . Untuk itu pihaknya

Saatnya Menuju Kopi Organik

Pasar kopi memang masih terbuka, tapi cepat atau lambat taun 2020 permintaan kopi akan mengarah kepada kopi organik. Isu lingkungan menjadi salah satu isu yang akhir-akhir ini gemanya semakin kuat dan sudah menjadi isu global. Bahkan tidak ada tidak ada satu negara pun yang mampu menghindari isu tersebut. Lebih dari itu, isu lingkungan juga sudah

Peluang Bisnis Kopi Masih Terbuka

Peluang pengembangan bisnis kopi di Indonesia terbuka sangat lebar. Namun masalahnya produksi kopi nasional setiap tahun semakin menurun. Ketua Umum Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia, Irfan Anwar mengakui bahwa saat ini memang perintaan akan biji kopi terus meningkat meski komoditas lain mengalami penurunan permintaan. Karena itu semangat untuk mendongkrak bisnis kopi di Indonesia harus ditingkatkan kembali.

Kolaka Membangun “Cocoa Village”

Setelah membangun tugu kakao dan mengklaim sebagai Cocoa City, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara tengah membangun Cocoa Village yang diharapkan menjadi agrowisata berbasis perkebunan kakao. Menurut Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Kolaka Bachrun Hanise, pembangunan Cocoa Village tengah berlangsung ditargetkan pada April 2016. Pada kawasan ini akan terbangun galeri cokelat, theater, Unit Pengolahan Hasil, gudang cokelat dan