Jambi, mediaperkebunan.id – Hampir naik sebanyak Rp 100 per kilogram (Kg) harga pembelian tandan buah segar (TBS) per kilogram (Kg) yang diproduksi oleh para petani kelapa sawit mitra plasma di Provinsi Jambi selama sepekan ke depan atau untuk periode 18-24 Juli 2025.
Semua itu berdasarkan hasil rapat yang digelar oleh Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Bermitra pada Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi, Kamis (17/7/2025).
Untuk TBS dari usia tanam 10-20 tahun yang merupakan kategori premium, misalnya, ditetapkan naik sebanyak Rp 96,13 per Kg oleh pihak Tim Penetapan, sehingga hal ini membuat harganya menembus level Rp 3.400-an per Kg.
Ada perubahan penting lain yang tercipta dari situasi yang baik tersebut, yaitu mulai berkurangnya harga TBS tersebut dari level Rp 2.000-an per Kg menjadi hanya dua kategori usia tanam saja, yaitu usia tanam 3 dan 4 tahun.
Padahal pada pekan lalu harga TBS mitra plasma di Provinsi Jambi yang berada pada kategori Rp 2.000-an per Kg ada tiga buah, yakni berasal dari harga TBS usia tanam 3, 4, dan 5 tahun.
Kenaikan itu ternyata ditopang secara maksimal oleh naiknya harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) sebesar Rp 330,12 per Kg, serta inti sawit atau palm kernel (PK) sebanyak Rp 574,65 per Kg.
Berikut ini penetapan harga TBS petani kelapa sawit mitra plasma di Provinsi Jambi untuk periode 18-24 Juli 2025:
- 3 tahun Rp 2.616,58
- 4 tahun Rp 2.789,10
- 5 tahun Rp 2.917,79
- 6 tahun Rp 3.039,98
- 7 tahun Rp 3.116,74
- 8 tahun Rp 3.182,60
- 9 tahun Rp 3.245,54
- 10-20 tahun Rp 3.345,08 (sebelumnya Rp 3.248,95. Naik Rp 96,13)
- 21-24 tahun Rp 3.244,05
- 25 tahun Rp 3.094,51
Catatan:
CPO : Rp 13.897,25 (sebelumnya Rp 13.567,13. Naik Rp 330,12)
PK : Rp 10.080,82 (sebelumnya Rp 9.506,17. Naik Rp 574,65)
Indeks K : 93,65 (tetap)