Tag: teh

Holding Perkebunan Nusantara Rombak Jajaran Direksi

JAKARTA – Manajemen Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) resmi melakukan perombakan jajaran Direksi PTPN VI, VII, VII, IX, X, XIII, dan XIV. Keputusan yang ditandatangani Menteri BUMN Rini Soemarno dan Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Dasuki Amsir resmi pada 11 Desember 2017. Holding Perkebunan Nusantara beserta Kementerian BUMN merupakan pemegang saham

Bambang: Perkebunan Sumber Pendapatan dan Perekat

Stop pengkerdilan tanamn perkebunan. Ini karena tanaman perkebunan tidak hanya menyumbang pendapatan negara terbesar, tapi juga sebagai perekat. Benar, perkebunan memang sudah membuktikan diri sebagai penyumbang PDB Nasional terbesar tahun 2016 yang nilainya mencapai Rp 429 triliun. Angka tersebut didapat dari sektor perkebunan kelapa sawit, kopi, kakao, rempah-rempah dan lainnya. Bahkan tingginya pendapatan yang dihasilkan

Ini Dia Program Jangka Pendek DTI Periode 2017 – 2021

Berbagai upaya yang konsisten dan menyeluruh dengan dukungan yang penuh dari pemerintah diperlukan untuk membangun kembali bisnis teh Indonesia untuk lebih baik lagi. Bahkan lebih baik dibanding jaman keemasan diwaktu-waktu yang lalu. Hal tersebut dinyatakan Ketua Umum Dewan Teh Indonesia (DTI) Bambang Murtioso. “Dalam jangka pendek DTI akan melakukan pendekatan untuk meyakinkan pemerintah agar bisa

Dirut PTPN VIII Pimpin Dewan Teh Indonesia 2017 – 2021

Dewan Teh Indonesia (DTI) kini memiliki wajah baru. Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII Bambang Murtioso terpilih menjadi Ketua Umum DTI periode 2017 – 2021 menggantikan Rachmat Badruddin yang habis masa baktinya. Rapat Tahunan Anggota Dewan Teh Indonesia (DTI) periode 2017 yang berlangsung di Jakarta, Kamis (16/11), itu juga berlangsung seru. Karena hanya ada

Kinerja Teh Semakin Turun

Dalam beberapa waktu belakangan ini, kinerja teh semakin menurun. Berdasarkan data statistik perkebunan, selama 10 tahun terakhir menunjukkan bahwa luas areal teh mengalami penurunan sekitar 2,11 persen atau 2.400 hektar (Ha) per tahun. Penurunan areal tersebut berkorelasi pada penurunan laju produksi 2,52 persen dan penurunan laju ekspor sebesar 6,54 persen. “Salah satu dampaknya terjadi peningkatan

Kinerja Holding Perkebunan-PTPN III Melesat

Kinerja Holding Perkebunan Nusantara –PT Perkebunan Nusantara (PTPN III Persero) per Oktober 2017 melesat. Perusahaan perkebunan plat merah ini mencatatkan laba bersih konsolidasi per Oktober 2017 sebesar Rp 921 miliar. Laba tersebut tumbuh 214 persen dibanding periode yang sama pada 2016 yang masih merugi Rp 806 miliar. Direktur Utama PTPN III Dasuki Amsir mengatakan, peningkatan

TP2V Meloloskan Sepuluh Varietas Baru Tanaman Perkebunan

Tim Penilai Pelepasan Varietas Tanaman Perkebunan (TP2V) meloloskan sepuluh varietas tanaman perkebunan. Kesepuluh varietas itu masing-masing dua tanaman tebu, tembakau (2), kelapa dalam (2), kelapa sawit, kapas, sagu, dan teh. Sidang yang berlangsung hingga di Depok, Jawa Barat, Kamis (2/11) itu dipimpin Direktur Perbenihan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Muhammad Anas, dihadiri anggota TP2V antara lain Direktur

PRESIDEN : PELUANG PERKEBUNAN TERBUKA LEBAR

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kondisi ekonomi terkini di hadapan ratusan pengusaha Indonesia di tengah suara-suara pesimisme yang muncul dalam beberapa waktu terakhir. Dalam Rakornas Kadin 2017 yang mengambil tema “ Pemerintah Bersama Dunia Usaha Mendorong Penciptaan Lapangan Kerja, Mengurangi Tingkat Kemiskinan dan Kesenjangan” Presiden menyampaikan beberapa hal, agar timbul optimisme dunia usaha.

Dolly Pulungan Diangkat Dirut PTPN VII

Holding Perkebunan Nusantara mengangkat Dolly Pulungan diangkat sebagai Direktur Utama PTPN VII menggantikan Andi Wibisono. Sementara itu Muhammad Hanugroho yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Komersil PTPN X ditunjuk sebagai Direktur Komersil PTPN VII menggantikan Ganefi. “Pergantian ini sejalan dengan program transformasi perusahaan yang berkomitmen untuk tetap melanjutkan program transformasi di bidang SDM yang tujuannya adalah

Kementan Membenarkan Neraca Perdagangan Ditopang Perkebunan

Harus diakui, bahwa ekspor hasil perkebunan turut andil yang cukup besar dalam mendongkrak neraca perdagangan, hal tersebut terlihat dalam catatan Badan Pusat Statistik (BPS). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor komoditas pertanian bulan Januari hingga Agustus 2017 mencapai USD 22,18 miliar, sedangkan nilai impor hanya USD 11,20 miliar, sehingga surplus USD 10,98 miliar.

Jokowi Menghimbau Waktunya Mengarah Agribisnis

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkritisi cara peningkatan kesejahteraan petani atau nilai tukar petani yang dalam beberapa tahun terakhir selalu berkutat pada on farm-nya, selalu berkutat pada sektor budidaya, dan cenderung melupakan proses bisnisnya. Padahal, nilai tambah yang tinggi, nilai tambah yang besar itu berada pada proses agrobisnisnya. “Inilah paradigma yang harus kita ubah. Jangan sampai

SMI Terus Mengembangkan Industri Teh

Melihat tingginya permintaan minuman teh di dalam negeri maka PT Singa Mas Indonesia (SMI), anak perusahaan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) terus mengembangkan minuman berbahan teh. “Jadi saat ini kita luncurkan produk Serrr rasa Leci dan Serrr rasa Apel. Sebelumnya kita juga sudah meluncurkan Serrr rasa Jasmine sejak akhir tahun 2016,” kata Laurensius Zaoputra