Tag: p-news

Harga Lada Agustus 2016

Lada Putih Medan, Sumut : 151.500 Pekanbaru, Riau : 185.000 Babel : 115.000 Bandung, Jabar : 133.875 Yogyakarta, DIY : 199.000 Denpasar, Bali : 89.000 Kendari, Sultra : 134.500 Ambon, Maluku : 210.000 Jayapura, Papua : 275.800 Lada Hitam Pekanbaru, Riau : 140.000 Bengkulu : 98.000 Bandung, Jabar : 90.000 Lampung : 97.000 Denpasar, Bali

Harga TBS Jambi September 2016

Harga TBS Provinsi Jambir Periode 9 – 15 September 2016 1. Harga rata – rata “CPO” Rp 8.345,51 2. Harga rata – rata Inti Sawit Rp 7.667,82 3. Indeks ” K ” 89.51 % 4. Harga TBS menurut umur tanaman: – Umur 03 Tahun Rp 1.552,13 – Umur 04 Tahun Rp 1.664,01 – Umur 05

Harga Kopi Agustus 2016

Kopi Biji Arabika Medan, Sumut : 22.000 Padang, Sumbar : 60.600 Bandung, Jabar : 26.500 Yogyakarta, DIY : 40.000 Denpasar : 55.850 Jayapura, Papua : 55.000 Kopi Biji Robusta Medan, Sumut : 19.500 Padang, Sumbar : 22.425 Bengkulu : 20.000 Lampung : 22.300 Bandung, Jabar : 18.750 Yogyakarta, DIY : 30.000 Denpasar : 30.150 Makassar,

Harga Kakao Agustus 2016

Kakao Fermented Padang, Sumbar : 38.000 Yogyakarta, DIY : 31.750 Jawa Timur : 27.000 Denpasar : 44.200 Palu, Sulteng : 12.500 Makassar, Sulsel : 41.000 Mamuju, Sulbar : 37.500 Kakao Un- fermented Padang, Sumbar : 34.000 Bandung, Jabar : 27.500 Yogyakarta, DIY : 25.100 Semarang, Jateng: 26.000 Denpasar : 40.850 Kendari, Sultra : 36.250 Palu,

Harga Karet Lump Agustus 2016

Medan, Sumut : 6.970 Jambi : 8.000 Pekanbaru, Riau : 6.370 Palembang, Sumsel : 11.700 Bandung, Jabar : 5.150 Palangkaraya, Kalteng : 6.750 Banjarmasin, Kalsel : 6.000 Jayapura, Papua : 5.860 Red : Harga di atas dalam rupiah Sumber : Kementerian Pertanian

Yuk Mengenal Tembakau Indonesia

Tahukah Anda bahwa Indonesia dikenal sebagai salah satu negara penghasil tembakau terbaik dunia? atas dasar itulah Museum Tembakau di Jember, Jawa Timur didirikan. Belakangan ini merebaknya wacana akan menaikan cukai rokok yang berdampak kepada lesunya petani tembaku. Namun jika Anda melihat kebelakang, ternyata Indonesia sudah dikenal sebagai salah satu penghasil tembakau terbaik didunia. Satu diantaranya

Peremajaan dan Hilirisasi Karet Harus Dilakukan Bersamaan

Saat ini merupakan momentum yang tepat untuk melaksanakan replanting karet karena ada kesepakatan International Tripartite Rubber Council untuk menurunkan ekspor. Dalam jangka menengah dan panjang Indonesia paling diuntungkan sebab sebagian besar tanaman sudah tua. “Bila 50% saja diremajakan dengan klon karet unggul maka dalam jangka menengah dan panjang Indonesia bisa jadi produsen karet terbesar. Karena

Sekjen Gapperindo : BPS Paling Berwenang Masalah Data

Metode pendekatan berbeda dalam menentukan angka produksi kakao nasional yang dilakukan oleh Dewan Kakao Indonesia (Dekaindo) memang jauh lebih baik, yaitu dengan mengambil sumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai lembaga survey nasional. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekjend Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia (Gapperindo) dalam menyikapi kegelisahan angka produksi kakao nasional. Menurut Gamal, ekspos yang

DPR : Ada Kepentingan Asing Dibalik Isu Naiknya Harga Rokok

Jakarta – Berbagaicara terus dilakukan oleh negara asing untuk mematikan komoditas strategis di Indonesia, diantaranya yaitu usulan menaikan harga rokok dengan tujuan mematikan komoditas tembakau di Indonesia. “Jadi harus dilihat kembali apa tujuan kampanye anti rokok. Jangan-jangan hal tersebut ada maksud dan tujuan dari (negara) asing,” himbau Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun. Sebab, menurut

Instiper Buka Pelatihan Bagi 200 Anak Petani

Institute Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta resmi membuka kuliah program bea siswa pelatihan teknis kebun kelapa sawit setara diploma satu (D1) bagi 200 anak petani kelapa sawit di seluruh Indonesia. Pembukaan kuliah dilakukan Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP) Bayu Krisnamurti di Kampus Instiper, Yogyakarta, Jumat (12/8). Dalam sambutannya, Bayu mengatakan, pendidikan adalah

Dewan Kakao Indonesia: Produksi Kakao Nasional 657 Ribu Ton

Ditengah riuhnya pertentangan soal angka produksi kakao, Dewan Kakao Indonesia mencoba menengai dengan pendekatan berbeda, lalu seperti apa caranya? Soetanto Abdoellah, Ketua Umum Dewan Kakao Indonesia (Indonesia Cocoa Board ), mengatakan jika ASKINDO (Asosiasi Kakao Indonesia) melakukan pendekatan jumlah kapasitas pengolahan biji kakao di industri, ditambah ekspor biji kakao dan dikurang impor, dan Pemerintah berbasis

Tanaman Kakao Butuh Pemupukan Berimbang

Apapun tanamannya jika tidak dilakukan pemupupukan maka tidak akan tumbuh dengan baik, apalagi pada tanaman kakao sebagai tanaman industri. Siktus Gusli dari Puslitbang Sumber Daya Alam Universitas Hasanudin menghimbau kepada petani kakao untuk selalu melakukan pemupukan. Apalagi pada lahan-lahan yang status kesuburan tanah rendah, seperti kandungan hara rendah, terutama N dan C organik. Umumnya masam,