Tag: kakao

Hore! Harga Kakao Non Fermentasi Maret 2024 Naik Tajam  

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Harga biji kakao non fermentasi menunjukkan kenaikan tajam di beberapa sentra produksi kakao di Indonesia pada Bulan Maret 2024. Berikut laporan Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan), periode Meret 2024 berdasarkan harga tingkat produsen. Di Kabupaten Aceh Tamiang (Aceh) harga biji kakao non fermentasi naik dari

Harga Referensi Biji Kakao Maret 2024 Meningkat

Kemendag mencatatkan harga referensi biji kakao pada bulan Maret tahun 2024 meningkat sebesar 24,18% pada Maret 2024. Harga referensi biji kakao telah ditetapkan menjadi USD 5.396,52 per metrik ton atau naik sebesar USD 1.050,83 dari bulan Februari.  Harga ini kemudian berdampak pada kenaikan harga patokan ekspor (HPE) biji kakao pada bulan Maret 2024 sebesar 25,47%

Harga Kakao Non Fermentasi Mulai dari Rp 20.000

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Harga kakao non fermentasi masih beragam di berbagai sentra utama produksi kakao di seluruh Indonesia. Berikut harga kakao berdasarkan tingkat produsen berdasarkan laporan Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan), periode Januari 2024. Di Kabupaten Aceh Tamiang (Aceh) harga kakao fermentasi pada Januari Rp 43.000 per kilogram

SAWIT DAN KARET PICU KENAIKAN NILAI TUKAR PETANI TANAMAN PERKEBUNAN RAKYAT

Jakarta, Mediaperkebunan.id Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib). NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (term of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

Delapan Varietas Perkebunan Baru Disetujui Dilepas

DEPOK, mediaperkebunan.id – Tim Penilai Varietas (TPV) Tanaman Perkebunan menyetujui melepas delapan varietas terbaru tanaman perkebunan yakni Pinang Wangi PWS, empat kelapa sawit Musim Mas GS, dua tembakau Kemloko, dan klon kakao BB1. Sidang Pelepasan Varietas Tanaman Perkebunan Semester II Tahun 2023 dibuka Ketua TPV Tanaman Perkebunan Gunawan. Sidang pemeriksaan selama dua hari dipimpin Edi

Harga Kakao Oktober Fluktuasi

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Harga kakao fermentasi dan non fermentasi bergerak fluktuasi selama September – Oktober 2022 di beberapa sentra produksi kakao nasional. Di beberapa sentra kakao, harga kakao fermentasi anjlok, seperti di Kabupaten Lima Puluh Kota (Sumbar) dari Rp 36,500 per kilogram (Kg) melorot menjadi Rp 29,815/Kg. Di Kabupaten Pesawaran (Lampung) juga sama dari Rp

Cara Kementan Tingkatkan Produktivitas Perkebunan

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya tingkatkan produktivitas tanaman bernilai ekspor, khususnya komoditi perkebunan. Ada tiga strategi untuk menuju kondisi ideal agar terus berjalan yakni intensifikasi dan ekstensifikasi. Direktur Jenderal Perkebunan, Kementan, Andi Nur Alam Syah menyebutkan, ada tiga strategi menuju kondisi ideal. Pertama, peningkatan produktivitas untuk jangka pendek melalui Intensifikasi yaitu bantuan

Benih Jadi Penentu Produktivitas Tanaman

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Direktorat Jenderal Perkebunan mencatat, luas areal kebun rakyat yang perlu diremajakan/ direhabilitasi karena tanamannya sudah tua dan/atau rusak sangat luas, yaitu mencapai 1,742 juta hektar (Ha) atau 11,2% dari luas perkebunan rakyat strategis nasional. Bibit menjadi penentu dalam kelangsungan produktivitas dan kualitas tanaman. “Dalam pelaksanaan peremajaan tanaman perkebunan, bibit atau bahan tanam

GAPPERINDO : JADIKAN PUSAT PENELITIAN DIBAWAH KOMANDO PRESIDEN

Jember, Mediaperkebunan.id Negara-negara produsen besar pangan dunia menempatkan peneliti sebagai garda terdepan supaya hasil risetnya bisa menjaga keberlanjutan produksi pangan. Peneliti hanya melakukan riset tanpa disibukkan masalah ekonominya. “Negara hadir merangkul peneliti-peneliti itu supaya fokus pada riset. Kebutuhan hidup mereka menjadi urusan negara,” kata Ketua DPP GAPPERINDO (Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia)/Ketua Umum GAPPERINDO Jawa

Mendorong Perkebunan Mendorong Ekonomi Kerakyatan

Bogor, mediaperkebunan.id – Menurut catatan Ditjen Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan) bahwa, Luas areal perkebunan nasional kita mencapai 27,5 juta hektar dengan areal perkebunan rakyat 17,8 juta hektar atau atau 65 persennya. Artinya dengan mendorong sektor perkebunan sama saja dengan mendorong ekonomi kerakyatan. Namun demikian perkebunan rakyat masih menghadapi berbagai tantangan antara lain adalah produktivitas komoditas,