PT Kalianusa Raih Proper Hijau dari Gubernur Kaltim
Direktur PT Kalianusa Heri Gunawan Lindu menerima penghargaan Proper Hijau dari Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor
Direktur PT Kalianusa Heri Gunawan Lindu menerima penghargaan Proper Hijau dari Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor
Jakarta, Mediaperkebunan.id Kelapa sawit sebagai komoditas penghasil devisa utama bagi Indonesia, juga produsen terbesar di dunia, tidak terlepas dari berbagai permasalahan. Hulu yang merupakan awal dari rantai pasok sawit juga menghadapi berbagai permasalahan seperti pupuk langka dan mahal, perubahan iklim, ganoderma, kebun yang semakin feminim dan lain-lain. Keunggulan kelapa sawit bisa tergerus kalau melakukan praktek
Padang, mediaperkebunan.id – Kelapa sawit memiliki peran yang signifikan, selain sebagai komoditas ekspor utama Indonesia dan menjadi sumber devisa negara, sekaligus juga tumpuan sumber mata pencaharian pekebun. Fakta empiris menunjukkan fluktuasi harga CPO di tingkat global secara langsung berimbas pada harga tandan buah segar (TBS). Fenomena yang berkembang bahwa terjadi perbedaan harga TBS, pekebun yang
“BPDPKS siap melakukan pembiayaan apapun selama ada cantolan hukumnya. Kalau belum ada tidak bisa. Jadi kita menunggu revisi KepDirjenbun 273/2000 untuk membiayai biaya yang timbul sebelum verifikasi teknis ISPO, STDB dan Sekretariat Komite ISPO. BPDPKS siap membiayai ISPO dari hulu sampai hilir kalau sudah ada dasar hukumnya
Indonesia tidak tinggal diam, sudah banyak sekali yang dilakukan. Mendag sudah berkirim surat dengan bahasa yang keras ketika masih rancangan komisi, dengan penegasan akan melakukan mitigasi. Dubes RI untuk UE sudah menggalang 13 negara lain membuat joint letter dan dijadikan dokumen resmi Committee on Agriculture WTO pada 2 November 2022.
“Kali ini Ditjen Perkebunan menampilkan Pabrik Mini Minyak Goreng (PAMIGO). PAMIGO merupakan teknologi dengan inovasi yang menghadirkan pengolahan sawit dari buah segar hingga produk minyak goreng. PAMIGO ini hadir sebagai solusi bagi peningkatan kesejahteraan pekebun sawit rakyat dalam kemandirian,” ujar Mentan SYL saat mengunjungi pamigo di gelar percontohan Pamigo.
Produk UMKM di Yogya potensial dan menjanjikan untuk pengembangan hilirisasi kelapa sawit sehingga dapat memperkuat pasar ekspor meskipun Yogya bukan merupakan sentra perkebunan kelapa sawit.
Meskipun Yogyakarta tidak punya kebun sawit tetapi UMKMnya punya potensi menghasilkan produk hilir sawit baik dan untuk pasar dalam negeri dan ekspor. Mengenalkan produk hilir sawit merupakan edukasi dan kampanye sawit baik.
Jakarta, mediaperkebunan.id – Berbagai langkah dan Upaya terus dilakukan oleh pemerintah agar sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) bisa diterima di pasar global. Hal ini penting karena Uni Eropa (UE) telah menyetujui untuk memberlakukan Undang-Undang Anti Deforestasi (EU Deforestation Regulation atau UEDR) pada 6 Desember 2022. Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertema “Keterpaduan Hulu-Hilir
Jakarta, Mediaperkebunan Ancaman perubahan iklim akibat emisi gas rumah kaca membuat pemerintah berkomitmen melakukan pembangun rendah karbon dengan menurunkan emisi 29% tanpa bantuan internasional dan 41% bila ada bantuan. Kegiatan Dirjen Perkebunan dalam mendukung pembangunan berketahanan iklim dan rendah karbon menurut Dwimas Suryanata Nugraha dari Direktorat Perlindungan Perkebunan Ditjenbun pada Diskusi Virtual Forum Wartawan Pertanian
JAKARTA, mediaperkebunan.id – Sebagai negara perkebunan kelapa sawit terluas di dunia, Indonesia memiliki potensi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan deforestasi melalui praktik berkelanjutan dalam industri kelapa sawit. Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonesia (GPPI) dan Takada Asset Management INC sepakat kerjasama pemanfaatan sistem transaksi Carbon Credit. Kerjasama antara pemerintah, perusahaan kelapa sawit, dan lembaga keuangan
Jakarta, mediaperkebunan.id – Rukaiyah Rafiq dari Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Fortasbi), secara umum penerapan praktik sawit berkelanjutan khususnya bagi petani sawit swadaya bukanlah hal yang mustahil. Hanya saja prosesnya hingga saat ini masih dihadapkan kepada beragam kendala. Terbukti sampai saat ini areal kelapa sawit petani sawit swadaya masih sangat minim atau masih sektar