P-NEWS

Tahun 2065 Perkebunan Teh Hanya Tinggal Sejarah

JAKARTA, Perkebunannew.com – Jika tidak ada upaya yang significant untuk membendung penurunan areal perkebunan teh di Indonesia, diperkirakan perkebunan teh di Indonesia pada tahun 2065 hanya tinggal sejarah. Akibatnya, kerusakan lingkungan di areal high grown tea seperti banjir, dan longsor akan semakin parah. Demikian dikatakan pakar teh dari PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) Rohayati Suprihatini.

Minyak Sawit Berkontribusi Besar untuk Bio Energi

JAKARTA, Perkebunannews.com – Ketua Umum GAPKI Joko Supriyono mengatakan, keberadaan minyak sawit terus memberikan kontribusi besar bagi negara dan masyarakat. Salah satunya melalui pengembangan industri turunan minyak sawit sebagai bioenergi, yang juga menguntungkan secara lingkungan. “Minyak sawit harus terus dikembangkan, supaya memberikan banyak keuntungan bagi pendapatan negara, sosial masyarakat dan lingkungan yang lebih baik,” ujar

SEMINAR TEKNIS KELAPA SAWIT

SEMINAR TEKNIS KELAPA SAWIT (STKS) Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit, Prinsip Ketenagakerjaan di Perkebunan Kelapa Sawit, ”Sharing Socfindo’s Experience on Oil Palm Productivity (SSEOPP)” & Field Trip Waktu Pelaksanaan Rabu & Kamis, 13 & 14 Februari 2019 Lokasi Hotel Aryaduta – Palembang Jl. POM IX Palembang Square – Palembang Unduh AGENDA | FORMULIR

Pembangunan Kebun Plasma di Papua Kewajiban Hukum

Jakarta, Perkebunannews.com – Tim Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria (TPPKA) mengkhawatirkan potensi konflik sosial akibat kebun plasma belum dibangun. Padahal pembangunan kebun plasma sebagai kewajiban yang diatur Undang-undang Perkebunan. Demikian dikatakan Iwan Nurdin anggota TPPKA dari Kantor Staf Presiden usai kunjungan kerja ke Merauke, Papua, Kamis (13/12). Dia khawatir potensi konflik malah akan memicu masalah sosial.

Gairah Konsumsi Teh Mendorong Semangat Produksi

Bandung – Minum teh, kini tidak lagi hanya dilakukan di pagi ataupun sore hari. Minum teh kini sudah menjadi gaya hidup khusunya kaum milenial. Terbukti, saat ini minuman teh dalam kemasan botol siap minum telah menghiasi seluruh mini market dengan berbagai merk dan ukuran. Ini artinya konsumsi minum teh telah meningkat khususnya pada kaum muda.

Pemerintah Terus Perbaiki Tata Kelola Sawit

JAKARTA, Perkebunannews.com – Pemerintah terus memperbaiki tata kelola perkebunan sawit salah satunya mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Perijinan Perkebunan (Siperibun). Setidaknya jumlah perizinan yang dihimpun Ditjenbun mencapai 1.380 dengan jumlah pelaku usaha 2.121 perusahaan di 13 provinsi dan 97 kabupaten. Demikian dikatakan Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, Bambang, dalam Dialog Akhir bertemakan “Membenahi Tata Kelola Sawit

UPAYA TURUNKAN BM MINYAK SAWIT, INDONESIA AKAN IMPOR GULA MENTAH INDIA

Indonesia akan membuka pasar gula mentah dari India untuk menurunkan bea masuk minyak sawit di negara itu. Selama ini Indonesia tidak mengimpor gula mentah dari India. Deputi Bidang Pertanian dan Pangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Musdhalifah Machmud menyatakan hal ini. India mengenakan bea masuk CPO 44% dan olahannya 55%. Penyebabnya adalah defisit perdagangan dengan Indonesia.

BPDPKS : BIBIT SAWIT UNTUK PSR WAJIB UJI DNA

Setiap benih kelapa sawit yang digunakan petani untuk PSR (Peremajaan Sawit Rakyat) wajib diuji DNA. “Kita ingin memastikan bahwa benih yang digunakan benar-benar Tenera dan tidak terkontaminasi dura atau pisifera,” kata Direktur Penghimpunan Dana BPDPKS, Hendrajat Natawijaya. Meskipun benih itu berasal dari perusahaan kecambah sawit yang legalitasnya jelas dan terdaftar serta bersertifikat tetapi uji DNA

Akademisi: Sebaiknya ada Kementerian Perkebunan

Yogyakarta – Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa perkebunan di Indonesia sangatlah menarik, bahkan zaman dahulu negara luar datang ke Indonesia pun hanya untuk ingin menguasai perkebunan di Indonesia. Melihat hal tersebut maka sangatlah wajar jika dibentuk Kementerian Perkebunan. Hal tersebut dikumandangkan oleh Rektor INSTIPER, Dr.Ir Purwadi,MS dalam di sela-sela perayaan ulang tahun INSTIPER yang ke

Akselerasi PSR Harus Dilakukan

Semua bisa diselesaikan termasuk masalah-masalah yang ada pada program peremajaan sawit rakyat (PSR), untuk itu pemerintah terus mengakselerasi program PSR, karena memiliki efek yang cukup luas. Hal itulah yang didiskusikan dalam sebuah diskusi Quo Vadis CSF: Membedah Peremajaan Sawit Rakyat di Jakarta. Direktur Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS),Herdrajat Natawijaya mengakui bahwa tidak sedikit

INSTIPER: Kampus Perjuangan, Harapan dan Masa Depan

Yogyakarta – Diulang tahun Institut Peryanian Stiper (INSTIPER) yang ke 60 telah membuat kampus tersebut mewujudkan hasil lulusannya yang berkarakter khas sebagai lulusan yang tangguh dan handal di lapangan sehingga dapat mewujudkan cita-cita dan harapan. Bahkan kampus tersebut kini telah menjadi kampus perjuangan, harapan dan masa depan. Hal tersebut dikumandangkan oleh Rektor INSTIPER, Dr.Ir Purwadi,MS

Menuju Pengelolaan Pala Papua Berkelanjutan

Bandung, Perkebunannews.com – Dalam upaya mewujudkan pengelolaan pala Papua secara berkelanjutan, Direktur Jenderal Perkebunan, Gubernur Provinsi Papua Barat, Bupati Kabupaten Fakfak, dan Ketua Badan Pengurus Yayasan Penelitian Inovasi Bumi (INOBU) di sela-sela Hari Perkebunan ke-61 di Gedung Sate, Bandung, Senin (10/12). Kesepakatan ini merupakan langkah maju untuk mensinergikan seluruh potensi pala yang ada, mulai dari