P-NEWS

Memacu Inovasi Pengendalian Hama, ASPPHAMI Gelar Pest Academy

Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI) otimpis bahwa di tahun 2018 industrialisasi pengendalian hama tetap bergairah. Bahkan hingga saat ini perputaran uangnya bisa menembus Rp 2 triliun per tahun. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum ASPPHAMI, Boyke Arie Pahlevi dalam konferensi pers dengan menggandeng PT Media Artha Sentosa (MAS) di Menara Kadin, Jakarta. Bahkan, menurut

HKTI: Sawit Itu ‘Halal Thoyiban’

Berbagai seerangan terus dilancarkan oleh non-governmental organization (NGO) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) baik dari dalam ataupun luar negeri untuk menghancurkan komoditas kelapa sawit, meskipun tanaman tersebut tanaman ‘halal thoyiban’. Hal itulah yang diungkapkan oleh Ketua Bidang Perkebunan, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Didik kepada perkebunannews.com, saat ditemui di kantor DPP HKTI, Jakarta. Lebih lanjut,

Mentan Berjanji Segera Bangun 10 PG untuk Capai Swasembada Gula

Kendari – Demi menuju tercapainya swasembada gula maka Kementerian Pertanian terus menggenjot pembangunan 10 pabrik gula (PG), dan saat ini sudah ada 5 PG yang mulai beroperasi melakukan penggilingan hal ini sesuai dengan arahan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). “Sekarang ini sudah ada lima wilayah yang siap melakukan penggilingan diantaranya Kabupten OKI, Provinsi Sumatera Selatan,

WPPLACE PINDAH KE JAKARTA

World Plantation Conference and Exhibiton 2017 (WPPLACE-2017) yang semula akan dilaksanakan di BNDCC Bali tanggal 18-20 Oktober, karena masalah force majeure yaitu Gunung Agung yang aktif dan akan meletus, maka dipindahkan ke Jakarta. Waktunya tetap venuenya yang pindah ke Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Event yang diklaim sebagai konferensi bisnis dan ilmiah perkebunan terbesar di

Awas, Kelapa Sawit Dalam Bahaya

Medan – “Awas kelapa sawit dalam bahaya”, kalimat tersebut terlontar oleh Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Bambang saat membuka acara Indonesia Palm Oil Stakeholder-Forum (IPOS-Forum) 2017 yang bertemakan “Mendaulatkan Sawit Indonesia” di Medan. “Jadi harus diakui bahwa tidak sedikit yang menginginkan perkebunan kelapa sawit di Indonesia ini tidak maju dan tumbuh kembang,” keluh Bambang dalam IPOS-Forum

Kelapa Sawit Itu Harus Berdaya Saing

Medan – Melihat tingginya persaingan usaha dalam industrialisasi agribisnis maka untuk memenangkan persaingan tersebut industri kelapa sawit harus berdaya saing. “Untuk itu kelapa sawit harus bisa berdaya saing. Artinya faktor daya saing akan menjadi penentu apakah kelapa sawit bisa berkembang atau tidak,” tegas Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Joko Supriyono saat menutup IPOS

8 Juta Ton Sawit Lestari Indonesia Siap Mengisi Pasar Eropa

Paris – Uni Eropa bisa jadi sangat ketat dalam menerapkan standar keberlanjutan terhadap produk minyak sawit yang masuk ke wilayah mereka. Namun demikian, permintaan minyak sawit dari pasar Eropa masih sangat besar. Hingga tahun 2020, Eropa membutuhkan pasokan hingga 6 juta ton minyak sawit. Tentu saja, mereka minta syarat produk yang dikirim adalah certified sustainable

Wasekjend APKASINDO: Kelapa Sawit Adalah Anugerah Tuhan

Paris – Tidak bisa dipungkiri bahwa kelapa sawit mempunyai dampak yang besar bagi masyarakat indonesia khususnya petani kelapa sawit. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) DPP APKASINDO, Rino Afrino dalam Forum Palm Oil Sustanaibilty Talk di Paris Pavillon Dauphine. Lebih lanjut, menurut Rino, harus diakui ada tiga hal yang dipengaruhi kelapa sawit.

Sinar Mas Agribusiness and Food Menembus DJSI 2017

Sinar Mas Agribusiness and Food yang beroperasi di bawah Golden Agri-Resources (GAR) berhasil menembus daftar Dow Jones Sustainability Indices (DJSI) 2017 untuk Asia Pasifik berkat praktik bisnis berkelanjutan perusahaan yang terdepan di industri kelapa sawit. Hal tersebut diungkapkan olehManaging Director for Sustainability and Strategic Stakeholder Engagement, Agus Purnomo dalam keterangan tertulis yang dilayangkan ke perkebunannews.com.

Pendirian PKS, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat Sungai Melayu Rayak

Ketapang – sudah tidak bisa dipungkuri, dengan berdirinya pabrik kelapa sawit (PKS) tidak hanya menyerap tenaga kerja yang cukup besar bagi masyarakat tapi juga mewujudkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya sebagai penyuplai bahan baku. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh PT Sentosa Prima Agro (SPA) di Desa Sungai Melayu, Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Kab. Ketapang, Kalimantan Barat

MASA DEPAN KALTIM ADA PADA PERKEBUNAN

Permasalahan Kalimantan Timur dalam 3 tahun terakhir adalah pertumbuhan ekonomi yang terus menurun karena sangat tergantung pada migas dan batu bara. Jalan keluarnya adalah transformasi ekonomi dimana sektor perkebunan harus berperan. Ujang Rachmad, Kepala Dinas Perkebunan, Kaltim menyatakan hal ini pada seminar Kelapa Sawit sebagai Penggerak Ekonomi Daerah dengan sub tema Kiat Sukses Meningkatkan Kelas

Isu Negatif Bisa Membunuh Pekerja Sawit

Harus diakui jika komoditas kelapa sawit terus diintimidasi oleh berbagai isu negatif, bukan tidak mungkin cepat atau lambat kemungkinan akan ada pengurangan lapangan pekerja pada industrialisasi kelapa sawit. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Bidang Tenaga Kerja Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Sumarjono Saragih, di Jakarta. Bahkan, jika melihat catatan Kementerian Pertanian jumlah pekerja di