KELAPA

PERMINTAAN EKSPOR BRIKET ARANG KELAPA NORMAL, BAHAN BAKU KURANG

Jakarta, Media Perkebunan.id Setelah turun pada masa pandemi Covid-19 kemarin, permintaan ekspor arang briket kelapa untuk sisha saat ini sudah normal seperti sebelum pandemi. Masalah yang dihadapi adalah kekurangan bahan baku. Yogi Abimanyu, Ketua Umum Perpaki (Perkumpulan Pengusaha Arang Kelapa Indonesia) menyatakan hal ini pada MediaPerkebunan.id. Penyebab kurangnya bahan baku adalah kekeringan tahun lalu menyebabkan

KOPRA, GEBRAKAN KORPORASI PETANI KELAPA DARI HALMAHERA

Salah satu penyebab rendahnya kesejahteraan petani kelapa di Maluku Utara , khususnya yang menghasilkan kopra adalah karena dalam rantai pasok mereka berada dalam posisi ke lima. Petani menjual kopra ke pedagang desa, kemudian pedagang desa ke pedagang kecamatan, pedagang kecamatan ke pedagang besar tingkat kabupaten, pedagang kabupaten menjual ke pedagang provinsi, setelah itu dia jual

JANGAN RAGU KONSUMSI VCO

Ketua Umum PEPMIKINDO (Persatuan Pengusaha Minyak Kelapa Indonesia) Tari Suradjo menyatakan saat ini di pasaran banyak berbagai merek VCO yang pada umumnya produk UMKM. Masyarakat tidak perlu ragu mengkonsumsinya karena hampir semua produk itu bagus. VCO bagus dibuat dari kelapa yang sudah memenuhi syarat dan diproduksi secara higienis. Cirinya adalah warna jernih, tidak berbau tengik

PERSEPSI MINYAK SAWIT TIDAK SEHAT HARUS TERUS DIKOREKSI

Flyer WHO yang berkaitan dengan Covid (gambar diatas) menyebutkan jangan mengkonsumsi lemak jenuh (saturated fats) yang terkandung dalam minyak sawit dan minyak kelapa, daging, keju, mentega, krim tetapi konsumsi lemak tidak jenuh (unsaturated fats) yang terkandung dalam alpukat, ikan, kacang-kacangan, kedelai, kanola, bunga matahari dan jagung. Menurut Sri Raharjo, Guru Besar Departemen Teknologi Pangan dan

LEWAT GRASIDA, PRODUKSI DAN EKSPOR KELAPA DITINGKATKATKAN

Program utama Kementan untuk perkebunan adalah Gerakan Peningkatan Produksi, Nilai Tambah dan Daya Saing (Grasida). Ada 7 komoditas utama untuk Grasida ini salah satunya kelapa. Unggul Ametung, Kasubdit Kelapa, Dirat Tanaman Tahunan dan Penyegar,Ditjenbun menyatakan hal ini. Target Grasida produksi tahun 2020 2.862,9 ribu ton, 2021 3.330,1 ribu ton, 20220 3.596,5 riibu ton, 2023 4.135,8

PANDEMI COVID-19 MEMBUAT EKSPOR BRIKET ARANG KELAPA MENURUN

Pasar ekspor briket arang kelapa untuk shisha saat ini mengalami penurunan lebih dari 50%. Beberapa pabrik sudah berhenti berproduksi karena importir di luar negeri masih wait and see dengan kondisi sekarang sehingga tidak melakukan order pembelian. Yogi Abimanyu, Ketua Umum Perkumpulan Perusahaan Arang Kelapa Indonesia (PERPAKI) menyatakan hal ini kepada Media perkebunan.id. Pasar briket arang

Minyak Kelapa Sebagai Minyak Sehat dan Potensial sebagai Antivirus untuk Menekan Covid 19

Saat ini Pandemi Covid 19 sudah melanda dunia dan menimbulkan banyak kematian. Sampai saat ini belum ada pengobatan untuk pathogen tersebut. Ilmuan dari National Academy of Science & Technology-Philippines, Dr. Fabian M. Dayrit, RCh dan dari Spring Hill Neonatology, Inc. Florida, USA, Mary T. Newport, M.D., menyatakan bahwa Asam Laurat (C12) dan monolaurin sebagai derivatifnya

Ekspor Kelapa Ditargetkan 3,8 juta Ton

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Produksi dan ekspor komoditas kelapa ditargetkan meningkat tajam. Dalam empat tahun ke depan atau 2024, produksi kelapa ditargetkan mencapai 4,81 juta ton atau meningkat 161 persen. Pada 2019 produksi kelapa baru sebesar 2,9 juta ton. Sedangkan pada 2020, produksi kelapa ditargetkan mencapai 3,17 juta ton. Kelapa merupakan salah satu komoditas yang masuk

ARANG SHISHA HANYA BISA DIPRODUKSI INDONESIA

Arang terutama arang briket untuk shisha, bagi Asep Jembar Mulyana , Dirut/owner PT Tom Cococha Indonesia, adalah produk turunan kelapa yang paling unggul dibanding yang lain kalau dilihat dari berbagai parameter bisnis. Hal ini disampaikan dalam perbincangan dengan Mediaperkebunan.id. Pertama dari sisi pasar, demand jauh lebih besar dari suply. “Coba mana ada bisnis yang seperti

11.405 Ha Tanaman Kelapa Diremajakan Tahun Ini

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2020 ini akan meremajakan tanaman kelapa seluas 11.405 hektar (Ha) di 10 provinsi. Selain itu, Kementan juga melakukan perluasan kelapa seluas 200 Ha di Kalimantan Timur. Komoditi kelapa merupakan salah satu tanaman perkebunan yang masuk dalam program gerakan peningkatan produksi, nilai tambah dan daya saing (Grasida). Program yang

BALITPALMA KEMBANGKAN POLA TANAM BARU KELAPA

Balai Penelitian Palma, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, membuat pola tanam baru kelapa. Menurut Ismail Maskromo, Kepala Balai, kalau pada pola lama ukuran lubang tanam kecil 40 x 40 cm membuat tanah padat/liat dan kurang bahan organik sehingga pertumbuhan tanaman terganggu. Pada pola tanam baru lubang besar dengan pupuk organik

ICC SIAP KERJASAMA DENGAN SEMUA PIHAK ATASI MASALAH KELAPA

ICC (International Coconut Community) akan bekerjasama dengan semua stakeholder baik pemerintah, swasta, lembaga penelitian dan semua pihak untuk mengatasi permasalahan kelapa di negara-negara anggotanya. Jelfina C Alouw, Direktur Eksekutif ICC menyatakan hal ini dalam acara farewell dan welcome the outgoing and new ICC Executive Director ICC. Setelah 40 tahun berdiri, baru pertama kali Direktur Eksekutif