KELAPA

HIPSKI Minta Pera Jalan Hilirisasi Kelapa Dilaksanakan

Jakarta, mediaperkebunan.id – Ketua Umum Himpunan Pengusaha Sabut Kelapa Indonesia (HIPSKI), Cepi Mangkubumi minta supaya peta jalan kelapa yang disusun Bappenas sebagai cetak biru pembangunan industri kelapa termasuk hilirisasi sabut kelapa tahun 2025-2045 bisa segera dieksekusi. Hal ini dinyatakan Cepi pada webinar “Potensi Hilirisasi Kelapa : Menciptakan Nilai Tambah Melalui Produk Turunan Kelapa” sebagai persiapan

IICCE 2026: RoeKI Siap Usung Misi Keadilan dan Keberlanjutan Kelapa

Jakarta, mediaperkebunan.id – Roemah Kelapa Indonesia (RoeKI) bersiap membawa gagasan besar dalam ajang internasional International Coconut Conference & Exhibition atau IICCE 2026 pada 8 – 11 Juli mendatang di Medan, Sumatera Utara. Melalui forum ini, RoeKI berkomitmen mendorong transformasi industri kelapa nasional yang berkelanjutan (sustainable) dan berkeadilan bagi petani. Ketua Umum RoeKI, Galih Batara Muda,

IICCE 2026: BPDP Bahas Program Revitalisasi Industri Kelapa

Jakarta, Mediaperkebunan.id – Peraturan Presiden nomor 132 tahun 2024 tentang Pengelolaan Dana Perkebunan mentransformasi Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menjadi BPDP (Badan Pengelola Dana Perkebunan) karena komoditas yang dikelola bertambah dengan kelapa dan kakao. Menurut Perpres sumber pendanaan BPDP berasal dari pungutan ekspor dan iuran perusahaan perkebunan. Pungutan ekspor menurut Peraturan Menteri Keuangan

Optimalisasi Limbah Kelapa untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Pertanian

Jakarta, mediaperkebunan.id – Pohon kelapa sejak dulu disebut sebagai pohon seribu manfaat. Namun selama ini, kita hanya memetik satu atau dua dari seribu manfaat tersebut. Faktanya Indonesia merupakan salah satu produsen kelapa terbesar di dunia, bersaing ketat dengan Filipina dan India di posisi tiga besar. Data Direktorat Jenderal Perkebunan menunjukkan bahwa Indonesia memiliki luas areal

IICCE 2026, Kupas Strategi Pengembangan Kelapa Berbasis Rakyat

Jakarta, mediaperkebunan.id – Industri kelapa berbasis rakyat di Indonesia bersiap memasuki babak baru transformasi ekonomi. Strategi Pengembangan Kelapa Berbasis Rakyat yang berfokus pada peremajaan kebun-kebun tua, pembenahan kelembagaan kelompok tani, serta percepatan hilirisasi produk turunan kini menjadi prioritas utama. Langkah ini dinilai strategis untuk mendongkrak kesejahteraan petani sekaligus memperkuat fondasi ekonomi di wilayah perdesaan. Pembahasan

IICCE 2026, Mengupas Potensi Besar Pengembangan Industri Nata De Coco di Indonesia

Jakarta, mediaperkebunan.id – Potensi besar pengolahan kelapa melalui pengembangan industri nata de coco nasional bersiap dikupas tuntas dalam perhelatan akbar 1st Indonesian International Coconut Conference & Exposition (IICCE) 2026 di Medan, Sumatera Utara, pada 8 – 11 Juli 2026 mendatang. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Nata De Coco Indonesia, Derri Kusuma, dijadwalkan hadir untuk membedah strategi

IICCE 2026 Kian Dilirik Industri Kelapa Nasional dan Internasional: Momentum Kebangkitan Industri Kelapa Indonesia

Jakarta, mediaperkebunan.id – Minat kalangan industri dalam dan luar negeri terhadap sektor kelapa Indonesia mulai menunjukkan peningkatan, hal ini tergambar dari minat peserta 1st Indonesian International Coconut Conference & Exposition (IICCE) 2026 yang semakin signifikan. Menjelang pelaksanaan IICCE 2026 pada 8–11 Juli 2026 di Medan, sejumlah perusahaan besar telah menyatakan komitmennya untuk berpartisipasi dalam forum

IICCE 2026, Mengubah Limbah Menjadi Energi Hijau dan Potensi Strategis Briket Tempurung Kelapa

Jakarta, mediaperkebunan.id –  Langkah konkret dalam memperkuat rantai nilai kelapa nasional terus digaungkan di tengah pesatnya tren pasar global terhadap komoditas ramah lingkungan. Sebagai bentuk kepedulian nyata untuk mewadahi potensi besar sektor kelapa Indonesia, Media Perkebunan siap mengupas tuntas transformasi limbah pertanian menjadi komoditas bernilai tinggi ekspor dalam perhelatan akbar 1st Indonesian International Coconut Conference

IICCE 2026: Pengusaha Kelapa RI Masih Minim, Investor Asing Justru Antusias Garap Potensi Besar Indonesia

Medan, mediaperkebunan.id – Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri kelapa, baik dari sisi hulu hingga hilir. Namun, perhatian pelaku usaha dalam negeri terhadap komoditas ini dinilai masih perlu terus didorong agar mampu bersaing dengan negara produsen kelapa lainnya. Upaya tersebut menjadi salah satu alasan digelarnya 1st Indonesian International Coconut Conference & Exposition (IICCE) 2026

IICCE 2026, Momentum Kebangkitan Industri Kelapa Indonesia dari Hulu hingga Hilir

Jakarta, mediaperkebunan.id – Industri kelapa Indonesia tengah berada di persimpangan penting. Di satu sisi, permintaan global terhadap produk kelapa dan turunannya terus meningkat. Namun di sisi lain, sektor perkelapaan nasional masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tingginya proporsi tanaman tua dan rusak, rendahnya produktivitas kebun rakyat, hingga keterbatasan bahan baku yang dibutuhkan industri pengolahan. Situasi

Pengembangan Benih Kelapa Untuk Mendukung Hilirisasi Perkebunan 

Jakarta, mediaperkebunan.id –  Produktivitas kelapa nasional terus menunjukkan tren penurunan sejak tahun 2017 hingga 2024. Salah satu pemicu utamanya adalah faktor usia tanaman yang mayoritas sudah tua dan terlalu tinggi (crossing the sky), sehingga mendesak untuk segera diremajakan. Terutama melalui pengembangan benih kelapa untuk mendukung hilirisasi perkebunan. Merespons tantangan tersebut, Dr. Ir. Ismail Maskromo, M.Si.,

Benih Berkualitas Jadi Kunci Sukses Hilirisasi Kelapa Indonesia

Jakarta, mediaperkebunan.id – Industri kelapa Indonesia saat ini berada di persimpangan jalan yang krusial. Di tengah lonjakan permintaan pasar domestik dan ekspor, komoditas yang dijuluki “tanaman kehidupan” ini justru menghadapi ancaman penurunan produktivitas akibat dominasi pohon-pohon tua yang tidak lagi produktif. Menyikapi tantangan ini, Pemimpin Umum Media Perkebunan sekaligus Direktur Jenderal Perkebunan periode 2016–2018, Ir.