KALARA BORNEO, BERUSAHA JADIKAN KALIMANTAN PRODUSEN KAKAO
Yohana Tamara Yunisa pemilik Kalara Borneo
Yohana Tamara Yunisa pemilik Kalara Borneo
Jenis kakao unggul identik dengan citarasanya yang istimewa. Jenis kakao unggulan ini biasa disebut dengan fine cocoa. Tidak semua jenis kakao di dunia termasuk ke dalam kategori kakao unggul. Di Indonesia, terdapat dua macam kakao yang termasuk ke dalam kategori unggul. Kira – kira kakao apa saja ya yang termasuk unggul? Mari simak artikel ini
Jakarta, Mediaperkebunan.idJakarta, Mediaperkebunan.id Kabar baik bagi pekebun dan pelaku usaha kakao di tahun 2024, pasalnya diperkirakan harga dan bisnis kakao masih akan sangat menarik. Menurut Ketua Dewan Kakao Indonesia, Soetanto Abdoellah pada perhelatan Perkebunan 2024 yang diselenggarakan Gamal Institute secara daring (30/1), harga biji kakao di tahun ini akan bertahan di angka US $ 4000/ton
Jakarta, mediaperkebunan.id – Indonesia memiliki peluang yang besar dalam pengembangan industri pengolahan kakao. Hal ini didukung potensi Indonesia menjadi produsen kakao terbesar ketiga di dunia, dengan total produksi sekitar 700 ribu ton per tahun. Oleh karenanya, Kementerian Perindustrian (Kmenenperin) bertekad untuk terus mendorong pengembangan industri pengolahan kakao agar bisa lebih berdaya saing global. Direktur Industri
Jakarta, mediaperkebunan.id – Harga Referensi biji kakao periode November 2023 ditetapkan sebesar USD 3.524,56/MT, menurun sebesar USD 98,32 atau 2,71 persen dari bulan sebelumnya. “Hal ini berdampak pada penurunan Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao pada November 2023 menjadi USD 3.211/MT, turun USD 96 atau 2,89 persen dari periode sebelumnya,” ungkap Direktur Jenderal Perdagangan Luar
JAKARTA, mediaperkebunan.id – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta jajaran lingkup Kementerian Pertanian, agar terus mendorong digitalisasi pertanian sebagai bagian dari perbaikan tata kelola perkebunan nasional yang harus segera dicapai. Sejalan dengan arahan Mentan, Direktorat Jenderal Perkebunan mengakselerasi pendataan pekebun beserta komoditas ekspor unggulan perkebunan melalui Surat Tanda Daftar Budidaya (E-STDB). Untuk pendataan E-STDB
Jember, mediaperkebunan.id – Kakao, salah satu komoditas ekspor perkebunan Indonesia yang selalu berhasil menarik perhatian pasar global. Guna memperkuat kakao Indonesia, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan terus menggenjot produksi maupun produktivitas hingga turunannya agar semakin bernilai tambah dan mampu bersaing dengan para kompetitor dari negara lain. Tuntutan pasar yang kian hari kian rigid membuat
Tantanganya adalah teknologi pengolahan CPO tidak banyak berubah, sehingga perlu direvitalisasi.
Merespon dinamika ini, Asosiasi Kakao Indonesia (ASKINDO) menyelenggarakan the 8th Indonesian International Cocoa Conference & Dinner pada tgl 14-15 September 2023 di Bali dengan tema yang sesuai dengan kondisi geopolitik saat ini yaitu “Paradigm Shifting: Global Cocoa & Chocolate Supply Chain through Innovation, Growth and Sustainability”.
JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Diperlukan kemandirian petani dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas komoditi kakao. Penerapan prinsip keberlanjutan produk dan peningkatan produktivitas juga perlu diwujudkan. Kementerian Pertanian (Kementan) pada 2023 mengalokasikan pengembangan kakao seluas 8.050 hektare (Ha). “Perlu untuk mewujudkan kemandirian petani dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas dengan prinsip berkelanjutan produksi serta peningkatan kualitas produks...
JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Kementerian Pertanian (Kementan) merespon positif diberlakukannya EU Regulation untuk sustainability dan tracebility. Hal ini penting karena Uni Eropa merupakan salah satu target pasar regional. Demikian dikatakan Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementan, Heru Tri Widarto, beberapa waktu lalu. Heru menjadi Ketua Delegasi Indonesia hadir dan berpartisipasi aktif pada rangkaian kegiatan pada pertemuan ASEAN
Misnawi, SEVP Operation II PT Riset Perkebunan Nusantara menyatakan tantangan yang dihadapi kakao adalah perubahan perilaku baik petani dan konsumen juga peta komoditas global. Indonesia 10 tahun lalu merupakan produsen kakao utama sekarang sudah berada dalam posisi nomor 5 atau 6.