KAKAO

Perlu Otoritas Tunggal Tangani Tata Ruang

JAKARTA, Perkebunannews.com – Polemik tata ruang yang tak berkesudahan harus diselesaikan dengan ditunjuknya satu otoritas tunggal yang punya kewenangan penuh menangani persoalan tersebut. Otoritas itu juga harus mampu melakukan koordinasi antar lembaga pemerintah sehingga tidak terjadi lagi tumpang tindih kewenangan terkait tata kelola lahan. Hal tersebut mengemuka dalam Forum Group Discussion (FGD) bertema “Aspek Tenurial

Pemerintah Dorong Pengembangan Riset Komoditas Perkebunan Nasional

JAKARTA, Perkebunannews.com – Untuk terus mendorong kualitas komoditas agar mampu memenuhi permintaan pasar, pemerintah mendorong penuh pengembangan riset dari sisi hulu dan hilir untuk menghasilkan kualitas komoditas berkualitas tinggi dan dapat bersaing di pasar global. Hal tersebut dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat memberikan sambutan pada acara Cho-choc Tea Night and Fun yang

Kementan Optimis Mengembalikan Kejayaan Rempah dan Kakao

Luwu – Kementerian Pertanian (Kementan) optimis mengembalikan kejayaan rempah dan kakao melalui program peremajaan termasuk membagikan bantuan bibit unggul kakao dengan produktivitas 3,5 ton per ha per tahun sebanyak 1 juta batang di Kabupaten Luwu. Tidak hanya bantuan 1 juta batang kakao, Kementan juga memberikan 500 ribu batang bibit perkebunan untuk Sulawsi Selatan. Adapun di

ICCO Siap Mengembalikan Kejayaan Kakao Indonesia

Kakao merupakan komoditi perkebunan strategis yang total ekspornya mencapai US$ 1,2 miliar. Atas dasar itulah International Cocoa Organization (ICCO) siap mengembalikan kejayaan kakao Indonesia. “Komoditas kakao merupakan salah satu komoditas perkebunan strategis yang berperan penting terhadap sumber devisa negara, menyediakan lapangan kerja, dan sumber bahan baku industri kakao. Bahkan Indonesia bukan hanya sebagai eksportir tapi

FORUM DEWAN KOMODITAS PERKEBUNAN MENUNGGU REALISASI PENURUNAN PPN

Putusan MA No. 70P/2013 tanggal 25 Februari 2014 yang ditindak lanjuti dengan Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor SE-24/PJ/2014 tanggal 25 Juli 2014 telah menyebabkan penyerahan barang hasil pertanian, perkebunan, dan kehutanan dikenakan PPN 10%. Hingga hari ini keputusan tersebut telah berjalan lebih dari empat tahun. Menurt Azis Pane, Ketua Umum Forum Dewan Komoditas Perkebunan pungutan

Mentan Mencanangkan Revitalisasi Kakao

Kolaka Utara – Jelang pergantian tahun, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan gerakan revitalisasi kakao di Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian Pertanian untuk mengembalikan kejayaan komoditas perkebunan Indonesia dengan membagikan bibit unggul gratis kepada petani. Amran secara langsung memberikan bantuan benih unggul tanaman kakao sebanyak 1,5

PERBANYAK SUMBER BENIH KAKAO

Salah satu strategi untuk meningkatkan produksi kakao adalah dengan memperbanyak sumber benih. “Perlu dibangun sumber-sumber benih di setiap sentra produksi. Dengan cara ini tidak perlu lagi mengangkut benih dari Jawa sampai ke Sulawesi. Bangun sumber benih di setiap sentra produksi,” kata Rubiyo, Profesor Riset Bidang Pemulian dan Genetika Tanaman, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian

Perbaikan Kebun Kakao Harus “Dikeroyok”

Saat ini Indonesia tercatat sebagai produsen kakao terbesar ketiga di dunia. Namun tanpa adanya perhatian khusus dari pemerintah maka produksi kakao nasional akan terus mengalami kecenderungan, sehingga penyelamatan kakao saat ini sudah sangat mendesak. Gamal Nasir, pengamat perkebunan, mengakui bahwa saat ini tren produksi kakao nasional meski meningkat tapi tidak signifikan. Hal ini ditenggari dengan

GERNAS KAKAO PENYELAMAT PRODUKSI KAKAO INDONESIA

Gernas kakao yang diselenggarakan selama 3 tahun yaitu 2009-2011 telah menjadi penyelemat kakao Indonesia. “Produksi kakao sekarang yang dikeluhkan kurang justru karena adanya gernas kakao. Kalau gernas kakao tidak ada maka bisa saja kakao Indonesia sekarang tinggal nama,” kata kata Dirjen Perkebunan Bambang, pada peringatan Hari Kakao Indonesia. Sebenarnya kalau dikelola dengan baik, produktivitas kakao

Polowijo Bangun Pabrik Magnesium Terbesar

Komitmen PT Polowijo Gosari menjadi perusahaan pupuk terbesar dan terdepan tidaklah main-main. Hal ini dibuktikan dengan dimulainya pembangunan pabrik magnesium berkapasitas 1 juta ton per tahun di Gresik, Jawa Timur. Deddy Harnoko Sucahyo, Direktur Utama PT Polowijo Gosari mengatakan total investasi pembangunan pabrik magnesium berkapasitas 1 juta ton per tahun ini mencapai lebih dari Rp.1

Akurasi Data Kunci Penguatan Perkebunan

Suka tidak suka harus diakui bahwa investasi yang besar pada sektor pertanian seperti pada komoditas perkebunan tidak hanya dapat mendorong pendapatan negara, tapi juga dapat meningkatkan pendapatan petani dan berdampak kepada sektor lainnya seperti transportasi, konsumsi hingga infrastruktur. Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, Bambang mengakui untuk mengembangkan suatu komoditas membutuhkan data yang tidaklah kecil. Salah

KETUA UMUM ASKINDO BERLATAR BELAKANG INDUSTRI PENGOLAHAN

Masalah utama yang dihadapi kakao Indonesia saat ini rendahnya produksi. Hal ini mengakibatkan industri pengolahan kakao sulit mendapatkan bahan baku. Karena itu dalam Munas Asosiasi Kakao Indonesia (ASKINDO) yang ke 18 berkembang wacana supaya Ketua Umum yang berlatar belakang eksportir bisa digantikan dengan industri pengolahan. Akhirnya yang terpilih adalah Arie Nauvel Iskandar dari PT Mars