KAKAO

KEMITRAAN PETANI MERUPAKAN STRATEGI BISNIS NESTLE

Nestle adalah perusahaan yang mengolah hasil pertanian. Saat ini sudah berumur 150 tahun dan ingin maju dan berkembang 150 tahun lagi. Perusahaan hanya bisa ada dan berkembang kalau ada petani. Kalau tidak ada petani maka tidak ada yang bisa diolah. “ Bagi Nestle upaya pembinaan petani supaya petani sustainable adalah strategi bisnis. Kita tidak punya

Potensi Ekspor Perkebunan Mencapai Rp 1.000 Triliun

Dari potensi yang ada, jika semua pihak memberi perhatian penuh pada sub sektor perkebunan mestinya mampu menghasilkan sebanyak Rp 1.000 triliun. Dalam kondisi yang belum terurus secara maksimal saja, 15 komoditas perkebunan menghasilkan devisa sekitar Rp 471,3 trilium pada 2017. Dari segi ekspor, perkebunan menjadi pemimpin ekspor. Pada 2017, dari 33,5 miliar USD ekspor pada

DPR : INDONESIA JANGAN IMPOR KAKAO

Indonesia tidak perlu jadi importir biji kakao. Kebun kakao yang ada sekarang lebih baik diberi perlakukan baik intensifikasi, rehabilitasi maupun peremajaan. “Di sini kebun kakao banyak sekali. Malu kita kalau masih impor kakao. Jangan beri kesempatan Kementerian Perdagangan memberi izin impor kakao,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI, Roem Kono pada kunjungan ke Kelompok Tani

Petani Kakao Mendesak Pemerintah Membentuk BPDP-Kakao

Arief Zamroni, Ketua Asosiasi Petani Kakao Indonesia (APKAI) mendesak, pemerintah agar dapat membiayai perbaikan tanaman kakao dari kutipan ekspor kakao. Bahkan pembentukan BPDP-Kakao pun juga sudah sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) No 39 tahun 2014 tentang Perkebunan yang memungkinkan adanya pembiayaan usaha perkebunan dari penghimpunan dana pelaku usaha. Tidak hanya itu, melalui BPDP-Kakao pemerintah dapat

PUSLITKOKA MAMPU HASILKAN 60 JUTA BENIH KOPI DAN KAKAO TIAP TAHUN

Kemampuan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) dalam menyediakan benih, baik dalam bentuk biji dan tanaman muda sudah teruji lewat track record yang sudah ada. Bila direncanakan dengan baik mampu memproduksi 30 juta masing-masing benih kopi dan kakao. “Bahkan dalam satu tahun kita pernah menghasilkan benih kakao 40 juta dan kopi 20 juta. Jadi

Kakao BL50 Mampu Produksi 4 Ton

Permintaan bibit kakao BL50 terus meningkat dari waktu ke waktu. Tak kurang dalam sebulan permintaan benih kakao dari Lima Puluh Kota itu mencapai 10 ribu batang. Bahkan, Edi Syafianto selaku pemilik varietas kakao unggul itu kewalahan memenuhi permintaan dari berbagai daerah baik dari Sumatera Barat maupun dari provinsi lain. Maklum kakao BL50 mampu memproduksi hingga

Kinerja Holding Perkebunan-PTPN III Melesat

Kinerja Holding Perkebunan Nusantara –PT Perkebunan Nusantara (PTPN III Persero) per Oktober 2017 melesat. Perusahaan perkebunan plat merah ini mencatatkan laba bersih konsolidasi per Oktober 2017 sebesar Rp 921 miliar. Laba tersebut tumbuh 214 persen dibanding periode yang sama pada 2016 yang masih merugi Rp 806 miliar. Direktur Utama PTPN III Dasuki Amsir mengatakan, peningkatan

UNTUK TAHUN PERBENIHAN, BALITTRI HASILKAN BENIH DENGAN SENTUHAN TEKNOLOGI

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Fadjry Djufry menyatakan dalam rangka mendukung tahun perbenihan 2017/2018 Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Balitbangtan Kementan RI melalui Balittri mendapat tugas untuk menyiapkan bibit tanaman kopi, kakao dan karet dengan dukungan teknologi pembibitan/pembenihan yang tersedia. Menurut Syafaruddin, Kepala Balittri yang akrab disapa dengan panggilan Deden, total benih siap salur

POLA RUANG PERKEBUNAN KALBAR DIDESAIN ULANG

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan melakukan desain ulang pola ruang perkebunan untuk mengantisipasi konflik di masa mendatang. “Kedepan konflik bukan lagi masalah tenurial tetapi tata niaga, terutama dengan maraknya kebun kelapa sawit swadaya,” kata Florentinus Anum, Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Barat kepada Perkebunannews.com. Kalau tidak diantipasi dari sekarang, 2 tahun ke depan masalah di Sumatera

PENDAPATAN PETANI KAKAO COCOA LIFE NAIK

Laporan Penilaian Hasil Pencapaian Cocoa Life di Indonesia menunjukkan peningkatan jumlah petani yang menerapkan praktik pertanian terbaik, kenaikan penjualan kakao sekitar 10% dan pendapatan tahunan dari kakao sekitar 37%. Pendapatan petani dari sumber non kakao juga meningkat 3 kali lipat. Jumlah rekening bank meningkat 38%, akses terhadap pinjaman meningkat 3% dan kemudahan membeli pangan 6%.

Mones, Citarasa Cokelat Indonesia

Siapa yang tidak suka cokelat? Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa sangat menyukainya, terutama kaum perempuan. Atas dasar itulah industri cokelat dalam dan luar negeri terus tumbuh. Benar, bahwa Bandung termasuk salah satu surganya kuliner Indonesia. Ini karena berbagai olahan makanan terdapat di daerah tersebut. Tapi tidak semua olahan bisa tumbuh dan berkembang di kota

Ironis, Hari Kakao Indonesia Tanpa Mentan?

Memang ironis, kakao sebagai salah satu komoditas strategis Kementerian Pertanian, namun di Hari Kakao Indonesia justru tidak terlihat Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman yang seharusnya hadir sebagai penanggung jawab dibidang hulu yaitu produksi. “Kemana Menteri Pertaniannya? Seharusnya beliau hadir sebagai pernanggung jawab di hulu. Sebab kita tahu industri saat ini sedang berebut pasokan karena