Berita Terbaru

Santri Tani Milenial Perkuat Sektor Perkebunan

TASIKMALAYA, Perkebunannews.com – Kementerian Pertanian terus memperkuat sub sektor perkebunan melalui program “Santri Tani Milenial’. Karena santri sebagai SDM pertanian yang potensial untuk menggerakan sektor pertanian khususnya perkebunan. Potensi perkebunan sendiri sangat luas dan santri adalah SDM yang tepat untuk mengembangkan potensi perkebunan. Sejumlah bantuan pun diserahkan kepada santri, khususnya Jawa Barat antara lain bibit

Mentan Luncurkan Santri Tani Milenial

TASIKMALAYA, Perkebunannews.com – Santri merupakan energi baru dalam ketahanan pangah. Untuk itu pemerintah memberi sejumlah bantuan bibit ternak, padi, buah, kopi dan alat pertanian kepada santri seluruh Indonesia. Hal tersebut dikatakan Menteri Pertanian Amran Sulaiman pada peluncuran program “Santri Tani Milenial” di Manonjaya, Tasikmalaya, Jumat (25/1). Turut hadir dalam acara ini Wakil Gubernur Jawa Barat

Demi Mendongkrak Pasar Dalam Negeri, PPKS Uji Coba B50

Demi memperbesar pasar dalam negeri maka penggunaan biodiesel kelapa sawit didalam negeri terus diperbesar. Atas dasar itulah Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) melakukan uji coba biodiesel sawit 50% (B50) yang dimulai Jumat, 25 Januari 2019 dari Medan ke Jakarta dan kembali ke Medan. “Kegiatan road test biodiesel B50 ini didukung oleh Badan Penelitian dan Pengembangan

2019, Teh Harus Diperbaiki dan Terobosan Kebijakan

Perkebunannews, Bandung – Dengan mengusung tema Mencari Model Dekonstruksi Agroindustri Teh Nasional, Asosiasi Teh Indonesia (ATI) kembali menggelar hajatan akbar di Hotel Holiday Inn, Bandung, Jawa Barat, (24/1). Ketua Umum ATI, Dede Kusdiman dalam sambutannya mengatakan, tujuan dari di gelarnya workshop ini adalah untuk menyamakan persepsi dalam memberikan penilaian atas status perkembangan industri teh Indonesia

PERMASALAHAN PENGEMBANGAN KENAF

Permintaan dunia akan serat alam dari tanaman serat, seperti kenaf, sangat tinggi, saat ini supply serat kenaf baru memenuhi kebutuhan 60% saja. Permasalahan dalam pengembangan kenaf di Indonesia untuk mendukung industri yang menggunakan serat kenaf adalah sistem pemasaran yang ada. Saat ini sistem pemasaran serat kenaf yang ada adalah monopoli supply serat kenaf dari suatu

2019, Impor Raw Sugar Diturunkan

Sedikit demi sedikit ketergantungan impor terus dikurangi termasuk impor raw sugar (gula mentah) di tahun 2019. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Darmin Nasution memastikan kuota impor raw sugar (gula mentah) dan untuk kebutuhan industri di tahun 2019 ini akan lebih rendah dibandingkan tahun 2018 kemarin.Ini karena stok yang masih tersedia. Rencananya, pemerintah akan mengeluarkan impor raw

Indonesia-Pakistan Perkuat Kerjasama Perdagangan Sawit

JAKARTA, Perkebunannews.com – Indonesia dan Pakistan memperkuat kerjasama perdagangan sawit melalui Pakistan Edible Oil Conference (PEOC) di Karachi (19/1). Dubes RI Islamabad Iwan Suyudhie Amri, bersama Konsulat Jenderal RI Karachi Totok Prianamto dan Ketua Umum GAPKI Joko Supriyono menyelenggarakan working Lunch dengan jajaran pengurus Pakistan Vanaspati Manufacture Association (PVMA) dan Pakistan Edible Oil Refiners Association

PTPN 8 AKAN MEMPERBANYAK BISNIS DILUAR TEH, KARET, SAWIT

PTPN 8 dengan komoditas utama teh, karet dan sawit yang kondisi harganya tidak terlalu menguntungkan, saat ini yang dilakukan direksi adalah penyelamatan perusahaan. Wahyu, Direktur Utama PTPN 8 menyatakan hal ini pada Perkebunannews.com. “Caranya dengan mengembangkan komoditi yang cepat menghasilkan yaitu tanaman semusim baik pangan maupun hortikultura . Program kami adalah menggunakan lahan eks karet

KADISBUN SUMSEL : MASIH BANYAK KENDALA PSR YANG HARUS DIATASI

Sumatera Selatan merupakan daerah pertama yang melaksanakan PSR (Peremajaan Sawit Rakyat) di Kabupaten Musi Banyuasin seluas 4.446 ha. Potensi peremajaan di Sumsel sendiri mencapai 60.000 ha yang semuanya ada di petani plasma. Meskipun di Muba relatif sukses tetapi di kabupaten masih banyak hambatan. Fachrurrozi, Kepala Dinas Perkebunan Sumatera Selatan menyatakan hal ini pada Perkebunannews.com. Kalau

DANA BPDPKS HARUS LEBIH BANYAK DIALOKASIKAN UNTUK PERBAIKAN SAWIT RAKYAT

Dana perkebunan sawit harus lebih banyak dialokasikan untuk mengatasi ketimpangan lewat perbaikan tata kelola perkebunan rakyat terutama untuk mengatasi masalah data dan legalitas sawit rakyat. Wiko Saputra, Peneliti Auriga Nusantara, menyatakan hal ini. Langkah perbaikan tata kelola sawit rakyat meliputi pendataan dan pemetaan dengan citra satelit resolusi tinggi dan drone; Penerbitan Surat Tanda Daftar Budidaya

UPAYA KEMENTAN TINGKATKAN PRODUKSI GULA

Untuk meningkatkan produksi dan produktivitas gula, Kementerian Pertanian melakukan berbagai upaya. Di antaranya peremajaan kebun dengan bongkar ratoon, penelitian oleh Balitbangtan yang menghasilkan varietas baru dengan produktivitas tebu 140 ton/ha, revitalisasi Pabrik Gula (PG) lama dan membuka kebun dan PG baru di luar Jawa. Kuntoro Boga Andri,Kepala Biro Humas Kementerian Pertanian menyatakan hal ini. “Melalui

Tahun 2065 Perkebunan Teh Hanya Tinggal Sejarah

JAKARTA, Perkebunannew.com – Jika tidak ada upaya yang significant untuk membendung penurunan areal perkebunan teh di Indonesia, diperkirakan perkebunan teh di Indonesia pada tahun 2065 hanya tinggal sejarah. Akibatnya, kerusakan lingkungan di areal high grown tea seperti banjir, dan longsor akan semakin parah. Demikian dikatakan pakar teh dari PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) Rohayati Suprihatini.