Berita Terbaru

INDONESIA BANTU KENDALIKAN HAMA CRB DI NEGARA-NEGARA PRODUSEN KELAPA

Indonesia pada awalnya merupakan negara dengan luasan kelapa terbesar di dunia (± 3,6 jt ha), diikuti oleh Filipina (3,5 jt ha), kemudian India (2,1 jt ha). Namun saat ini areal kelapa Indonesia semakin menurun (3,4 jt ha) dengan adanya alih fungsi lahan dan masalah hama dan penyakit serta tanaman yang sudah tua. Indonesia bersama-sama dengan

PUSLITBANGBUN LUNCURKAN STARTER KOPI BISANG

Dalam pembukaan Rakor dan Lauching Inovasi Balitbangtan, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) memamerkan starter kopi Bisang. Kopi Bisang yang diperoleh dari muntahan hewan bisang yang hidup di lereng Gunung Latimojong , Luwu, Sulawesi Selatan. Kopi ini punya citarasa khas seperti halnya kopi Luwak, dan relatif sudah dikenal. Berkaitan dengan hal ini maka Balai Penelitian

Sinar Mas Targetkan Kemampuantelusuran 100 Persen

JAKARTA, Perkebunannews.com – Sinar Mas Agribusiness and Food terus meningkatkan kemamputelusuran hingga ke perkebunan (Traceability to Plantation/TTP) untuk pabrik kelapa sawit (PKS) dapat terus meningkat. Ditargetkan untuk pemasok pihak ketiga tingkat kemampuantelusuran mencapai 100 persen pada 2020. “Pada akhir 2018, sudah 62 persen rantai pasok kelapa sawit perusahaan telah sepenuhnya dapat ditelusuri hingga ke tempat

Diskon Rokok Memukul Pelaku IKM

Jakarta – Diskon produk yang dilakukan oleh industri secara tidak langsung telah memukul Industri Kecil Menengah (IKM). Sebab dengan melakukan diskon secara tidak langsung konsumen akan mengarah kepada barang yang didiskon tersebut. Hal tersebut mengemuka dalam diskusi yang bertema Ironi Diskon Rokok Di Tengah Visi Jokowi Membangun Manusia Indonesia, di Jakarta. Terbukti, seperti pada kebiasaan

APKASI Pacu Program Kualitas SDM Daerah

JAKARTA – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bakal menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) di Bali pada 21-23 Agustus. Sejumlah agenda akan dibahas di antaranya soal program kerja Apkasi yang bakal diselaraskan dengan visi besar pemerintah pusat terkait pembangunan sumberdaya manusia (SDM). ”Banyak yang akan dibahas di Rakernas, salah satu yang utama adalah bagaimana agar

Penyerapan CPO ke B30 Ditargetkan 15 Juta Ton

JAKARTA, Perkebunannews.com – Pemerintah menargetkan pada 2023 penyerapan minyak sawit (CPO) ke biodiesel 30 persen (B30) mencapai 15 juta ton dari total produksi CPO 48 juta ton. Pengembangan B30 dalam bahan bakar minyak jenis Solar menjadi mandatory. “Ditarget 2023 pengembangan B30 menyerap 1/3 atau 15 juta ton dari produksi CPO 48 juta ton yang ada,”

Penggunaan Aspal Karet Berdampak pada Harga

JAKARTA, Perkebunannews.com – Penggunaan aspal karet untuk jalan akan berdampak pada serapan dan harga karet petani. Kementerian Perindustrian pun terus mendorong penggunaan aspal karet seperti di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan sejak setahun lalu. Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan, Direktorat Jenderal Industri Agro, Kementerian Perindustrian Edy Sutopo mengatakan, pihaknya terus mendorong industri berbasis karet, khususnya

DITJENBUN SIAPKAN PRODUK BERMUTU UNTUK EKSPOR

Direktorat Jenderal Perkebunan mendapat amanat untuk mengakselerasi peningkatan daya saing komoditas perkebunan di pasar internasional melalui ekspor dan kegiatan promosi. Berkaitan dengan hal tersebut, komoditas unggulan perkebunan seperti Pala terus didorong untuk berkontribusi terhadap penerimaan negara dari ekspor. Dukungan Ditjebun dimulai dari hulu yaitu Program BUN 500 yaitu pembagian benih gratis sebanyak 100 juta batang

PPKS TEKANKAN PENELITIAN EFISIENSI DIHULU DAN DIVERSIFIKASI PRODUK DIHILIR

PPKS (Pusat Penelitian Kelapa Sawit) dalam waktu dekat ini akan meluncurkan hasil penelitian berupa pupuk yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan mikroba. Penggunaan pupuk mikroba ini akan menekan penggunaan pupuk kimia sampai 30%. “Dalam jangka pendek dan menengah untuk sektor hulu kita menekankan penelitian untuk mencapai efisiensi produksi sehingga harga pokok produksi turun. Jadi meskipun harga

Rokok Linting, Penggerak UMKM dan Melestarikan Budaya

Bandung – Tidak ada yang tidak mungkin jika mau berusaha. Termasuk diantaranya untuk dapat menggerakkan sekto Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan melestarikan budaya melinting tembakau. Hal tersebut diungkapkan Nedi Sopian, pemilik Paperka kepada perkebunannews, di Bandung, Jawa Barat. Nama Paperka itu sendiri, menurut Nedi yaitu diambil dari nama paguyuban perokok kawung. “Jadi, saya

STATUS BARU RPN, BERI KONTRIBUSI LEBIH PADA PTPN TETAP LAYANI PETANI

PT Riset Perkebunan Nusantara saat ini posisinya sudah resmi sebagai anak perusahaan BUMN PTPN 3 holding. Sekarang masalah aset belum tuntas tetapi sudah ada di Sekretariat Presiden untuk dibuat Peraturan Pemerintahnya, yaitu aset sebagai penambahan modal pemerintah di PTPN holding. Teguh Wahyudi, Direktur Utama PT Riset Perkebunan Nusantara menyatakan hal ini kepada Perkebunannews.com. Harapannya adalah