Berita Terbaru

SAWIT DITAWAN BURUH MELAWAN

Koalisi Bipartit Sumsel yaitu APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Sumsel dengan Ketua Sumarjono Saragih, Abdulah Anang Koordinator/Ketua K-SPSI Sumsel, Ali Hanafiah Koodinator/Ketua K-SBSI Sumsel, Cerah Buana Koordinator/Ketua KASBI Sumsel, mengirim surat terbuka kepada Presiden Jokowi tentang situasi terkini perkelapa sawitan yang sudah mulai mengancam kehidupan buruh. Dalam suratnya yang berjudul Sawit di Tawan Buruh Melawan mereka

SAWIT DIGANGGU LINGKUNGAN SEMAKIN RUSAK

Menanggapi serangan terhadap kelapa sawit Indonesia, terutama dari negara-negara Eropa, Agus Pakpahan, Ketua Badan Eksekutif Gapperindo (Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia) mengajak melihat dari pandangan lain yaitu belajar dari sejarah perang dunia 2. Setelah menang perang Amerika Serikat punya ide menghancurkan Jerman supaya tidak bangkit lagi. Maka pusat industri Jerman dihancurkan. Tetapi pengaruhnya Inggris, Perancis

INDUSTRI SAWIT TIDAK SENSITIF PADA PREDIKSI PENURUNAN HARGA

Penurunan harga CPO yang terjadi saat ini sudah diprediksi oleh Bank Dunia. “Mereka secara serius memantau data harga komoditas sejak tahun 1970 , bukan baru sekarang dan diproyeksikan sekian puluh tahun ke depan. Proyeksinya ternyata benar sekarang terjadi,” kata Agus Pakpahan, Ketua Badan Eksekutif Gapperindo (Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia). Masalahnya di Indonesia baik pelaku

Kaum Muda Sepatutnya Manfaatkan Potensi Perkebunan Secara Optimal

Jakarta, Perkebunannews.com – Sudah sepatutnya kaum muda memanfaatkan potensi perkebunan ini secara optimal sebagai lapangan usaha dan pekerjaannya. Karena nilai komoditas perkebunan sangat tinggi. Bahkan sumbangan devisa terhadap negara mengungguli PDB minyak dan gas. “Baru dengan kelapa sawit saja sebagai salah satu penghasil bahan pangan, bahan industri dan penghasil energi, banyak bangsa lain di dunia

PEMERINTAH CARI JALAN ATASI TURUNNYA HARGA KOMODITAS PERKEBUNAN

Menghadapi turunnya beberapa komoditas perkebunan, terutama CPO juga kelapa dan komoditas lain, pemerintah tidak tinggal diam. “Kami sedang memikirkan berbagai cara untuk mengatasi masalah ini. Petani diminta kompak dan cerdas, jangan sampai terpancing untuk melakukan demonstrasi yang pada akhirnya pemerintah sibuk mengatasi demo dan bukan pada permasalahan pokoknya,” kata Dirjen Perkebunan, Bambang. Turunnya harga CPO

Pemerintah Segera Audit Greenpeace

Pemerintah berencana mengaudit Greenpeace Indonesia terkait dengan sepak terjang lembaga pemerhati lingkungan tersebut. Pasalnya, aksi-aksi Greenpeace dinilai merugikan nama baik industri sawit sehingga menggaggu kepentingan nasional. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, Aksi Greenpeace memasuki kapal pembawa minyak sawit tidak seharusnya karena bukan wilayahnya. Untuk itu, pihaknya perlu melakukan klarifikasi kepada Greenpeace Indonesia

IPS Usulkan Bentuk Kementerian Khusus

Jakarta, Perkebunannews.com – Ketua Umum Indonesian Planters Society (IPS), Zulham S Koto mengungkapkan, salah satu kendala atau penghambat majunya industri pertanian dan perkebunan di tanah air adalah adanya kepentingan antar instansi terkait. Kepentingan-kepentingan inilah yang terkadang justru membuat koordinasi tidak berjalan dengan baik. Untuk itu, agar Industri Agro dapat berkembang dengan baik, tentunya harus dilakukan

Lahan Eks PIR di Rohul Seluas 857 Ha Diremajakan

Jakarta, Perkebunannews.com – Lahan Eks PIR seluas 857 hektar (Ha) di Desa Boncah Kusuma, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, akhirnya diremajakan, Rabu (14/10). Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dibiayai Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) sebesar Rp 21,425 miliar dilakukan melalui swakelola. Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Bangkit Usaja Makmur Khoirum

Mengintip Perkebunan Minyak Emas di Carey Island

Kuala Lumpur – Ternyata bukan hanya Indonesia yang konsen terhadap pengembangan komoditas minyak emas atau kelapa sawit. Carey Island sebuah pulau yang permukaan daratannya lebih rendah dari permukaan lautannya juga tengah lama mengembangkan komodtas minyak emas. “Jadi perkebunan kelapa sawit yang ada disini usianya telah mencapai 60 tahun atau generasi ke tiga,” kata Manager Special

Kampanye Hitam LSM Turut Memukul Ekonomi Nasional

Tindakan Greenpeace yang mengatakan minyak kelapa sawit kotor berdampak buruk kepada imej dan ekspor kelapa sawit Indonesia dan ini berdampak kepada ekonomi nasional. Atas dasar itulah maka pemerintah diharapkan bisa segera untuk mengambil sikap. “Negara harus berpihak kepada minyak sawit yang berada dalam ancaman Greenpeace. Karena selama ini, negara merasakan keuntungan dari penerimaan devisa negara,”

Ekspor Kelapa Indonesia Terus Menggelora

Selain kelapa sawit, kelapa dalam pun masih sangat diminati oleh negara luar, diantaranya Filipina, China, USA, Belanda, Vietnam, Singapura, Korsel, Jepang, Jerman, Afrika Selatan, Rusia, Turki, Polandia, Kuwait, Uruguay, Malaysia dan Slovakia dan Papua Nugini. “Jadi selain kelapa sawit, kelapa dalam pun hingga saat ini masih sangat diminati oleh negara luar. Hal ini dapat terlihat

Harga Karet Lump Sedikit Melar

Jakarta, Perkebunannews.com – Harga karet Lump pada Oktober sedikti melar di beberapa daerah sentra penghasil karet. Di Kebupaten Tebo, Jambi, penjualan di tingkat petani naik dari Rp 9.150/Kg pada September menjadi Rp 9.265/Kg. Di Bangka Barat harga penjualan karet Lump sedikit lebih baik dari Rp 5.950/Kg pada September naik menjadi Rp 6.200/Kg pada Oktober. Demikian