Berita Terbaru

Harga Kakao Juni 2018

Kakao Un-Fermented Pidie, NAD : 28.500 Asahan, Sumut : 26.450 Limapuluh Kota, Sumbar : 24.300 Lampung Timur, Lampung : 27.500 Tasikmalaya, Jabar : 27.000 Wonogiri, Jateng : 25.100 Malang, Jatim : 26.500 Jembrana, Bali : 29.000 Lombok Timur, NTB : 25.000 Ende, NTT : 28.000 Bulukumba, Sulsel : 35.950 Mamuju, Sulbar : 31.000 Kakao Fermented:

Harga Karet Lump Juni 2018

Karet Lump Aceh Utara, NAD : 7.000 Asahan, Sumut : 5.500 Kampar, Riau : 7.000 Tebo, Jambi : 8.650 Banyuasin, Sumsel : 6.250 Bangka Barat, Babel : 5.500 Lampung Utara, Lampung : 7.350 Lebak, Banten : 6.500 Cianjur, Jabar : 6.000 Kapuas, Kalteng : 7.825 Tapin, Kalsel : 7.335 Kukar, Kaltim : 6.400 Sinjai, Sulsel

Panasnya AS dan Tiongkok Memukul Minyak Nabati

Hubungan dagang Amerika Serikat (AS) dan China semakin panas, Amerika telah mulai menerapkan tarif pajak tinggi kepada barang dari China dan Negeri Tirai Bambu tidak tinggal diam. Retaliasi pun dibalas secara proporsional dengan mengurangi pembelian kedelai dari AS. Eskalasi perselisihan dagang kedua negara Adi Kuasa ini mulai berpengaruh pada minyak nabati lainnya yang merupakan salah

Program T200 PTPN X Hasilkan Hablur Lebih 16 ton/Ha

Program T200 PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X mampu menghasilkan hablur lebih dari 16 ton per hektar (Ha). Dari hasil panen di Kebun Susubango, Kediri, Jawa Timur, akhir Juni lalu, produksi tebu dapat mencapai 2017 ton dari rata-rata luasa 3,5 Ha, rendemen 8,12 persen. Tim Pendamping Program T200 dari Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat Prof

Usulan ISO 14080 Disetuji

Setelah melalui proses dan diskusi panjang yang sarat akan kepentingan, Indonesia akhirnya bisa berbangga ketika ISO, organisasi pengembang standar terbesar dunia, menetapkan dan mempublikasikan standar internasional ISO 14080 Greenhouse gas management and related activities. “Kurang lebih 3,5 tahun Indonesia berjuang agar standar rumah kaca ini jadi standar internasional. Apalagi efek emisi gas rumah kaca sudah

Awas, Indonesia Rentan Ketahanan Pangan

Merunjuk data Food and Agriculture Organization of the United Nations bahwa Indonesia rentan terhadap ketahanan pangan. Hal ini diungkapkan oleh Dr. Ratno Soetjiptadie, Senior Expatriate Tech Cooperation ASPAC –FAO dalam Diskusi Terbatas yang dilakukan oleh Forum Wartawan Pertanian (FORWATAN) dengan tema, “Produktivitas VS Importasi, Ada Apa?” Memang, menurut catatan Ratno, FAO juga melakukan riset bahwa

PPKS : LAKUKAN PENGENDALIAN HAYATI SEDINI MUNGKIN

Belajar dari perkebunan kelapa sawit generasi tanam lebih dari dua khususnya di pulau Sumatera yang saat ini mengalami permasalahan OPT cukup serius, prospek pengendalian hayati di perkebunan kelapa sawit sangat besar. Agus Eko Prasetyo, Peneliti Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) menyatakan hal ini pada Perkebunannews.com. Beberapa kesalahan teknis dalam pengendalian OPT di perkebunan kelapa sawit

REPLANTING SAWIT SUDAH MENDESAK

Ali Adin dari KUD Sawit Jaya Kabupaten Paser Kalimantan Timur menyatakan di kabupaten ini potensi petani anggota eks PIR adalah 17.0000 ha. Sebenarnya sejak 2009 sudah perlu ada yang diremajakan tetapi baru bisa realisasi tahun 2011 dengan kredit revitalisasi perkebunan. Saat ini sudah TM3 tetapi belum bisa mengangsur kredit karena kondisi avalis yaitu PTPN 13

PETANI PIR TRANS MELAWI SIAP LAKUKAN PEREMAJAAN

YS Marjitan, Ketua KUD Baleotri, Desa Belayang, Kecamatan Belimbing Hulu Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat adalah putra daerah yang sejahtera karena kebun kelapa sawit. “Meskipun saya asli dari Melawi saya sempat merantau ke Jakarta. Tahun 1995 ketika Lyman Group membuka PIR Trans saya kembali ke daerah dan mendaftar sebagai transmigrasi lokal. Waktu itu setiap pembukaan PIR

ASPEK PIR DIHARAPKAN BISA REALISASIKAN PEREMAJAAN 150.000 HA

Dari target peremajaan sawit rakyat 185.000 tahun 2018 ini petani yang tergabung dalam ASPEK PIR (Asosiasi Petani Kelapa Sawit Rakyat) diharapkan bisa 150.000 ha sedang sisanya petani kelapa sawit lain. Petani PIR punya potensi sebab PIR, PIR Bun, PIR Trans, PIR KKPA ada 617.000 ha dan sebagian besar sudah waktunya diremajakan. Dirjen Perkebunan, Bambang, menyatakan

TARGET PEREMAJAAN SAWIT RAKYAT 185.000 HA MUDAH DICAPAI

Potensi peremajaan kelapa sawit rakyat ada di petani eks PIR. Total luas lahan eks PIR yaitu PIR-Bun, Pir-Trans dan PIR-KKPA ada 617.000 ha. “Saat ini rata-rata umurnya sudah 25 tahun jadi target peremajaan tahun ini 185.000 ha akan mudah sekali tercapai kalau petani eks PIR dilibatkan,” kata Setiono, Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR

650 Lebih Tanaman Obat Organik Ada di Kampoeng Djamoe

Di atas lahan seluas 10 hektar setidaknya terdapat 650 lebih jenis tanaman obat, aromatik, dan kosmetik di Kampoeng Djamoe, Cikarang, Jawa Barat. “Ini semua (tanaman) organik dan alami. Tidak ada chemical,” ujar Penanggungjawab Kampoeng Djamoe Heru Wardana kepada Perkebunannews.com. Namun jangan salah. Semua tanaman obat yang ditanam di Kampoeng Djamoe milik Martina Berto itu bukan