Wamentan Alim Setiawan Slamet Dorong Sinergi untuk Percepatan Program Strategis Perkebunan

Wamentan Alim Setiawan Slamet Dorong Sinergi untuk Percepatan Program Strategis Perkebunan

Jakarta, mediaperkebunan.id - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Alim Setiawan Slamet mengunjungi Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian, Selasa (20/10/2026). Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyerap masukan mengenai tantangan pelaksanaan program pembangunan perkebunan.

Kehadiran Wamentan disambut Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Perkebunan Heru Tri Widarto, bersama jajaran direktur, kepala balai, dan pegawai lingkup Ditjenbun.

Dalam pertemuan tersebut, Heru menyampaikan bahwa koordinasi yang kuat antara pimpinan dan pelaksana program menjadi salah satu kunci untuk mempercepat pembangunan perkebunan. Ia menegaskan, Ditjenbun terus berupaya mengidentifikasi kendala di lapangan agar pelaksanaan program berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi pekebun.

“Dukungan dan koordinasi yang kuat menjadi modal penting untuk mempercepat pelaksanaan program strategis perkebunan. Kami berkomitmen meningkatkan kinerja, mengidentifikasi kendala di lapangan, dan memastikan program berjalan efektif serta memberikan manfaat bagi pekebun,” ujar Heru.

Menurutnya, subsektor perkebunan memiliki peran strategis dalam pembangunan pertanian nasional. Peran tersebut diperkuat melalui peningkatan produktivitas, pengembangan komoditas strategis, penyediaan benih bermutu, serta penguatan usaha dan kapasitas pekebun untuk mendukung kemandirian komoditas perkebunan.

Sementara itu, Wamentan Alim Setiawan Slamet mengatakan, komunikasi langsung dengan jajaran menjadi langkah penting untuk memahami persoalan yang dihadapi sekaligus menentukan tindak lanjut yang diperlukan.

“Saya ingin bersilaturahmi sekaligus mendengarkan langsung masukan, kendala, dan tantangan yang dihadapi jajaran di lapangan. Persoalan yang bisa diselesaikan bersama perlu segera dikoordinasikan agar pelaksanaan program pertanian berjalan lebih baik,” kata Alim.

Ia menekankan, seluruh jajaran Kementerian Pertanian perlu bergerak selaras dalam menjalankan program prioritas pemerintah. Kecepatan kerja harus diiringi komunikasi terbuka, kolaborasi, dan komitmen bersama untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

“Kita harus bergerak seirama dengan kecepatan kerja yang tinggi, sebagaimana arahan Bapak Menteri Pertanian. Seluruh jajaran harus memiliki semangat dan tujuan yang sama agar visi dan misi Presiden, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, dapat kita wujudkan bersama,” tegasnya.

Alim juga mendorong jajaran Ditjenbun untuk menyampaikan persoalan yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut. Menurutnya, koordinasi yang baik akan membantu mengidentifikasi solusi dan mempercepat tindak lanjut sesuai kewenangan.

Arahan tersebut sejalan dengan penekanan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengenai pentingnya kerja nyata, kolaborasi, dan pelaksanaan program yang terukur untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Pencapaian target pertanian membutuhkan komitmen seluruh jajaran serta sinergi dengan para pemangku kepentingan.

Menindaklanjuti arah kebijakan tersebut, Ditjenbun terus mendorong peningkatan produktivitas, pengembangan kawasan komoditas strategis, penyediaan benih bermutu, serta penguatan kapasitas pekebun. Langkah ini diarahkan untuk menjaga keberlanjutan produksi, mendukung kemandirian komoditas perkebunan, dan meningkatkan kesejahteraan pekebun.

Melalui koordinasi dan komunikasi yang semakin kuat, Ditjenbun berkomitmen mempercepat pelaksanaan program prioritas agar kontribusi subsektor perkebunan terhadap pembangunan pertanian nasional semakin optimal dan mensejahterakan pekebun Indonesia.