Riau, mediaperkebunan.id – Berdasarkan hasil dari Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kemitraan swadaya di Riau untuk periode 7 – 13 Januari 2026 mengalami penurunan. Terjadi penurunan harga pada kelompok umur 9 tahun yang mencapai 0,92% atau sebesar Rp31,93 per kg.
“Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode tiga minggu kedepan turun menjadi Rp3.447,79/Kg dengan harga cangkang sebesar Rp25,78/Kg,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Dr Defris Hatmaja.
Penurunan harga TBS sawit swadaya di Riau untuk periode 7 – 13 Januari 2026 disebabkan oleh turunnya harga CPO. Ada beberapa PKS tidak melakukan penjualan, sehingga berdasarkan Permentan nomor 01 tahun 2018 pasal 8 maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim. Apabila harga CPO atau kernel terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN.
“Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga cpo. Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau,” jelasnya.
Harga rata-rata CPO pada periode ini tercatat sebesar Rp 14.073,33 per kilogram sedangkan kernel menjadi Rp 11.193,00 per kilogram. Kemudian indeks K yang dipakai untuk 1 bulan kedepan yaitu 93,17%.
Berikut ini penetapan harga TBS petani kelapa sawit petani swadaya di Provinsi Riau untuk periode 7-13 Januari 2026:
Umur 3th (Rp 2.664,53);
Umur 4th (Rp 2.975,13);
Umur 5th (Rp 3.196,44);
Umur 6th (Rp 3.320,68);
Umur 7th (Rp 3.395,11);
Umur 8th (Rp 3.436,61);
Umur 9th (Rp 3.447,79) turun sebesar 0,92%;
Umur 10th-20th (Rp 3.410,19);
Umur 21th (Rp 3.351,15);
Umur 22th (Rp 3.283,60);
Umur 23th (Rp 3.206,81);
Umur 24th (Rp 3.148,74);
Umur 25th (Rp 3.100,99),

