Palembang, mediaperkebunan.id – Kecamatan Sungai Lilin yang terletak di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dipilih menjadi lokasi pembangunan pabrik pengolahan biomassa tandan kosong (tankos) menjadi black pellet.
Niat tersebut, seperti keterangan resmi yang diperoleh Mediaperkebunan.id, Rabu (9/7/2025), terungkap dalam pertemuan antara pemerintah kabupaten (Pemkab) Muba dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Sumsel di kota Palembang, belum lama ini.
Dalam pertemuan itu Pemkab Muba diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Apriyadi MSi, dan didampingi oleh sejumlah kepala dinas (Kadis) yang terkait dengan investasi dan penanaman modal.
Seperti Riki Junaidi selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Herryandi Sinulingga AP.
Lalu ada pula Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Perumahan dan Permukiman M Ridho DT, Kadis Perkebunan Akhmad Toyibir SSTP MSi, Kadis Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Azizah SSos MT, serta perwakilan dari Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Pertemuan kedua belah pihak digelar di Kantor Perwakilan Muba yang ada di Palembang, ibukota Provinsi Sumsel, belum lama ini.
Ketua Umum KADIN Sumsel, Affandi Udji SE, menjelaskan bahwa lokasi Sungai Lilin sangat strategis untuk mendirikan pabrik pembuatan black pellet.
Dirinya menambahkan, pembangunan pabrik black pellet itu juga sekaligus dilakukan sebagai bentuk dukungan kalangan industri terhadap penggunaan energi baru terbarukan (EBT) yang dicanangkan pemerintah pusat.
“Proses pengolahan tankos kelapa sawit menjadi black pellet akan menghasilkan produk bioenergi yang mirip batubara,” kata Affandi Udji SE.
“Pabrik ini menargetkan kapasitas produksi awal mencapai 24 ribu ton black pellet per tahun, dengan harapan bisa mulai beroperasi pada awal tahun 2026,” tegas Affandi Udji SE lagi.
Sekda Muba, Dr. Apriyadi MSi, menyambut baik rencana investasi ini. Ia menegaskan bahwa Muba memiliki potensi bahan baku yang melimpah, sehingga dapat mendukung keberlanjutan operasional pabrik.
“Melihat potensi bahan baku black pellet saat ini sangat besar, di Kabupaten Muba, tentu ini sangat positif untuk menopang perekonomian di Muba dari sektor biomassa,” ujar Sekda Apriyadi.
Kata dia, Pemkab Muba siap bersinergi dengan KADIN Sumsel dalam mendirikan pabrik biomassa ini dan siap memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.

