Bandung, mediaperkebunan.id – Sulung Research Station (SRS), unit riset unggulan dari PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), bagian dari Citra Borneo Group, meraih penghargaan prestisius dalam ajang Medbun Awards 2025. SRS dianugerahi kategori Initiator Innovative Smart Farming Solution for Palm Oil Resilience atas kontribusinya dalam mendorong inovasi teknologi cerdas dalam sektor kelapa sawit, khususnya pada aspek efisiensi penyerbukan dan ketahanan produksi.
Sebagai inisiator, Sulung Research Station telah melakukan kajian mendalam terhadap serangga penyerbuk kelapa sawit dan pengaruhnya terhadap nilai fruit set, mencakup berbagai jenis tanah dan varietas sawit. Salah satu terobosan penting dari tim peneliti SRS adalah pengembangan formulasi senyawa aromatik yang menyerupai bunga betina kelapa sawit. Senyawa ini terbukti efektif dalam menarik serangga penyerbuk dan kini telah didaftarkan sebagai hak paten.
Untuk menunjang efektivitas penelitian, SRS memperkenalkan penggunaan Handheld VOC Gas Detector, sebuah alat yang sebelumnya belum lazim diaplikasikan di industri kelapa sawit. Penggunaan teknologi ini memungkinkan deteksi senyawa volatil organik secara presisi, memperkuat akurasi hasil penelitian dalam memancing serangga penyerbuk. Tidak berhenti di situ, SRS juga menciptakan alat olfactometer khusus untuk menguji respons hayati serangga terhadap formula atraktan. Alat inovatif ini pun telah resmi terdaftar dalam perlindungan paten.
Dalam sambutannya, Fizrul Indra Lubis, selaku Head of Research PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk, menyampaikan apresiasi mendalam atas penghargaan ini.
“Terima kasih kepada Media Perkebunan yang telah memberikan penghargaan kepada kami dan secara umum memberikan penghargaan kepada insan perkebunan. Ini luar biasa dan kami persembahkan untuk tim dari Sulung Research Station yang telah bekerja keras, serta kepada tim manajemen yang telah memberikan dukungan penuh kepada kami,” ujar Fizrul.
Ia juga menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi pemacu semangat untuk terus menciptakan inovasi baru demi kemajuan industri kelapa sawit Indonesia.
“Penghargaan ini memberikan tantangan kepada kami untuk lebih maju lagi, untuk terus menghadirkan inovasi-inovasi terbaru. Semoga Media Perkebunan setiap tahun terus memberikan apresiasi seperti ini agar insan perkebunan merasa bangga dengan hasil yang dicapainya,” tutupnya.
Penghargaan terhadap SRS ini sekaligus menegaskan pentingnya peran unit riset di tengah dinamika global yang menuntut efisiensi, keberlanjutan, dan inovasi di setiap lini industri. Di tangan para peneliti yang berdedikasi seperti tim di Sulung Research Station, masa depan industri sawit Indonesia akan lebih adaptif, produktif, dan tangguh.

