2022, 25 Maret
Share berita:

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Operasional produksi minyak goreng (Migor) Sinar Mas Agribusiness and Food (Sinar Mas) saat ini berjalan lancar dengan kapasitas maksimal. Distribusikan minyak goreng curah sebanyak 500 ton telah disalurkan ke toko-toko dan pasar yang ada di Jawa Timur dan Jawa Barat.

Demikian dikatakan GM Marunda Refinery Sinar Mas Agus Widjaja saat mendampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ke salah satu pabrik refinery Sinar Mas di Marunda, Bekasi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

“Kami akan terus memproduksi dan berkoordinasi lebih lanjut untuk dapat mendistribusikan minyak goreng curah ini ke berbagai area lainnya,” ujar Agus dalam siaran persnya yang diterima Mediaperkebunan.id beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungannya, Menperin menyampaikan apresiasinya kepada Sinar Mas yang telah ikut berpartisipasi. Menurutnya, hingga saat ini sudah ada 47 perusahaan yang berkomitmen untuk ikut berpartisipasi dalam program ini, diantaranya adalah PT SMART Tbk.

Menperin menambahkan, sejak Sabtu, 19 Maret 2022 program pemerintah minyak goreng curah bagi masyarakat dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp. 14.000 telah dijalankan. Dia juga akan terus mendorong semakin banyak produsen minyak goreng berpartisipasi dengan menargetkan ketersedian minyak goreng curah sebesar 20.000 ton per harinya.

Sesuai dengan Permenperin No.8 Tahun 2022, penyaluran minyak goreng curah merupakan kebijakan pemerintah setelah adanya kebijakan baru terkait minyak goreng kemasan yang dijual mengikuti harga pasar. Minyak goreng curah diperuntukan bagi masyarakat, usaha mikro, dan usaha kecil. (*YR)