Rembang, mediaperkebunan.id – Beberapa waktu belakangan ini para petani kelapa di Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), sedang kerepotan menghadapi serangan masih dari kumbang tanduk atau Oryctes Rhinoceros, sehingga membuat pertumbuhan tanaman kelapa menjadi terganggu.
Selain itu, seperti keterangan resmi yang dikutip Mediaperkebunan.id, Selasa (22/7/2025), menurut informasi dari Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto, serangan Oryctes Rhinoceros juga mengurangi produksi, bahkan mampu merubuhkan pohon kelapa itu sendiri.
“Sebagian petani bahkan telah menebang pohon kelapa yang sudah tidak produktif atau tanaman tua akibat serangan kumbang tanduk itu dengan harga Rp 100.000 per pohon,” ungkap Agus Iwan Haswanto menambahkan.
Karena itu, Agus Iwan Haswanto bilang Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang berupaya agar para petani kelapa mampu mengatasi serangan Oryctes Rhinoceros tersebut melalui sebuah pelatihan atau bimbingan teknis (bimtek) yang telah diselenggarakan beberapa waktu yang lalu.
Kata dia, bimtek itu dikerjasamakan dengan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan) dengan tajuk “Kesiapsiagaan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) : Peningkatan Kapabilitas Pekebun”.
“Kegiatan bimtek ini dilakukan di Balai Desa Bamban, Kecamatan Pamotan, dengan harapan
agar para pekebun yang berpartisipasi selepas kegiatan ini hendaknya berkomitmen mempraktikkan di kebunnya masing-masing,” harap Agus.
Dia menjelaskan, dalam bimtek yang telah digelar beberapa waktu lalu tersebut, Ditjenbun menggandeng para pakar dan praktisi di bidang pengendalian OPT Wilayah Kerja Kabupaten Rembang.
Dalam bimtek itu para pekebun dibekali materi tentang Implementasi praktek budidaya yang baik atau good agricultural practices (GAP) budidaya tanaman kelapa.
Petani kelapa juga dilatih untuk menggunakan teknologi pengamatan dan perhitungan kehilangan hasil, serta praktik pemasangan perangkap feromon dan pembuatan agens pengendali hayati (APH) OPT kelapa.
Sebagai informasi, perkembangan komoditas kelapa di Kabupaten Rembang tercatat total areal komoditas kelapa seluas 6.472 hektar (Ha) dengan produksi mencapai 3.771,56 ton.
Dari perkembangan tersebut diputuskan kalau kalau rata-rata produktivitas perkebunan kelapa di kabupaten Rembang masih harus dioptimalkan agar terus meningkat.

