Jakarta, mediaperkebunan.id – Seperti pada periode Mei 2025 yang lalu, harga indeks pasar (HIP) bahan bakar nabati (BBN) jenis biodiesel yang berbahan kelapa sawit untuk periode Juni 2025 ini kembali mengalami penurunan.
Bahkan, merujuk keterangan resmi dari pihak Direktorat Jenderal (Ditjen) Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang diperoleh mediaperkebuan.id, Rabu (4/6/2025), penurunan HIP BBN biodiesel kali ini malah lebih parah.
Jika pada periode Mei anjlok sebanyak Rp 548 per liter, maka pada Juni 2025 kali ini harga biodiesel anjlok sebanyak Rp 852 atau memiliki selisih yang lebih banyak sebesar Rp 304 per liter.
Harga biodiesel itu pun kemudian akan ditambahkan dengan ongkos angkut atau biaya pengiriman yang mulai efektif berlaku 1 Juni 2025 yang diatur berdasarkan ketentuan yang ada pada lampiran I Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 153.K/EK.05/DJE/2024.
Adapun biaya pengolahan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) menjadi biodiesel ditetapkan sebesar USD 85 per metrik ton (MT), atau sama persis dengan biaya konversi pada bulan. mei sebelumnya.
Eniya Listiani Dewi selaku Direktur Jenderal (Dirjen) EBTKE Kementerian ESDM dalam keterangan resminya tersebut menyatakan bahwa penetapan HIP BBN biodiesel dilakukan dalam rangka implementasi program mandatori sesuai ketentuan yang berlaku.
“Khususnya sesuai dengan pasal 18 ayat (3) Peraturan Presiden (Perpres) nomor 132 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Dana Perkebunan,” ungkap Eniya Listiani Dewi menambahkan.
Adapun penetapan besaran HIP BBN jenis biodiesel dimaksud, tutur Eniya Listiani Dewi melanjutkan, dihitung berdasarkan ketentuan yang ada pada regulasi yang dikeluarkan oleh pihak Kementerian ESDM.
Tepatnya ada pada Diktum ke Satu Kepmen ESDM nomor 3.K/EK.05/DJE/2024 tentang HIP BBN Jenis Biodiesel yang Dicampurkan ke Dalam Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Minyak Solar.
Berikut HIP BBN jenis biodiesel per liter periode Mei 2025:
Biodiesel : Rp 12.890 (sebelumnya Rp 13.742 per liter, turun Rp 852)
Rata-rata CPO KPBN : Rp 13.408 (sebelumnya Rp 14.371, turun Rp 963)
Biaya konversi CPO ke Biodiesel : USD 85 per metrik ton (tetap)
Konversi nilai kurs USD BI: Rp 16.561 per USD (sebelumnya Rp 16.769 per USD, turun Rp 208)

