Jakarta, mediaperkebunan.id – Pada tanggal 27 Mei 2025 yang lalu, harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) naik sebanyak Rp 54 per kilogram (Kg) berdasarkan hasil tender yang diselenggarakan oleh PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) periode Rp 3 Juni 2025.
Selain itu, persamaan antara tender dari dua periode tersebut adalah bahwa kenaikan harga CPO itu hanya terjadi di dua pelabuhan ekspor utama yang terletak di Pulau Sumatera.
Yaitu, seperti data yang dimiliki oleh Mediaperkebunan.id, ada di Pelabuhan Belawan di kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), serta Pelabuhan Dumai di Kotamadya Dumai, Provinsi Riau.
Pada tender kali ini, kenaikan sebesar Rp 55 itu membuat harga CPO menguat dan mendekati level Rp 13.90 per Kg, walau di saat yang sama harga CPO hasil tender di pelabuhan lainnya justru menunjukan situasi yang beragam.
Grafik positif ini tampaknya selaras dengan harga CPO di pasar global pada Selasa sore yang menunjukan kenaikan sebesar 2,55 persen atau naik sebanyak RM 99 per ton menjadi RM 3.977 per ton, seperti yang diamati Mediaperkebunan.id dari laman tradingeconomis.com.
Dan karena selama beberapa hari terakhir hasil tender PT KPBN menunjukan kalau harga CPO terus mengalami kenaikan, terlepas naik dalam jumlah banyak atau sedikit, hal ini mau enggak mau bakal memengaruhi harga pembelian tandan buah segar (TBS).
Termasuk TBS yang diproduksi oleh para petani kelapa sawit saat ditransaksikan di tingkat paling rendah sampai tinggi, baik dari mulai pengepul, toke, gudang besar, loading RAM, atau pun saat ditransaksikan di tingkat pabrik kelapa sawit (PKS).
Berikut ini hasil tender harga CPO per Kg di luar atau tidak termasuk PPN di PT KPBN periode Selasa (3/6/2025):
Belawan : Rp 13.386 – Smart (sebelumnya Rp 13.331 – WD. Harga penawaran tertinggi Rp 13.225 – Smart, naik Rp 55 dari harga WD & Rp 161 dari harga penawaran tertinggi)
Dumai : Rp 13.386 – PAA (sebelumnya Rp 13.331 – KJA, naik Rp 55)
Kualatanjung: Tiada kabar (sebelumnya Rp 13.331 – WD. Harga penawaran tertinggi Rp 13.225 – Smart)
Pelaihari (Loco): Tiada kabar (sebelumnya Rp 12.777 – WD. Harga penawaran tertinggi Rp 12.050 – WNI)
Teluk Bayur: Rp 13.154 – WNI (sebelumnya Rp 13.201 – WD. Harga penawaran tertinggi Rp 12.915 – Wira, turun Rp 47 dari harga WD, naik Rp 239 dari harga penawaran tertinggi)
Talang Duku : Rp 13.097 – PAA (sebelumnya Rp 13.131 – WD. Harga penawaran tertinggi Rp 13.088 – AGM, turun Rp 34 dari harga WD, naik Rp 9 dari harga penawaran tertinggi)
Kaltim (FOB) : Rp 12.289 – WNI – WD.
Trisakti Banjarmasin Kalsel (FOB) : Rp 12.289 – WNI – WD (sebelumnya Rp 12.931 – WD. Harga penawaran tertinggi Rp 12.050 – WNI, turun Rp 642 dari harga WD, naik Rp 239 dari harga penawaran tertinggi)

