Banda Aceh, mediaperkebunan.id – Semakin lama semakin “hijau” saja harga pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit produksi para pekebun mitra plasma di berbagai kabupaten yang ada di wilayah timur Provinsi Aceh untuk periode 10-23 Oktober 2025.
Merujuk pada keterangan pihak Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Aceh yang diperoleh Mediaperkebunan.id, Jumat (12/9/2025), terlihat jelas kalau harga TBS mulai dari usia tanam 10-20 tahun sampai 25 tahun sudah berada di level Rp 3.000-an per Kg.
Hanya TBS dari usia tanam 3,4, dan 5 tahun yang masih berada di kisaran Rp 2.000-an per Kg. Tetapi itu pun sesungguhnya menunjukan adanya penguatan, seperti yang terlihat pada harga TBS dari usia tanam 5 tahun yang dipatok di harga Rp 2.986 per Kg.
Untuk rendemen buah, yang tertinggi ada pada TBS dari usia tanam 10-20 tahun yang merupakan kategori premium, dengan kadar sebesar 21,83 persen, disusul TBS dari usia tanam 9 tahun 21,28 persen, serta TBS dari usia tanam 7 tahun sebesar 21,14 persen.
Untuk besaran persentase Indeks K, pihak Distanbun Provinsi Aceh menetapkan sebesar 88,95 persen yang berlaku di seluruh wilayah timur bumi Serambi Mekkah tersebut
Untuk penetapan harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan inti sawit atau palm kernel (PK), pihak Distanbun Provinsi Aceh menetapkan harga yang sama untuk wilayah timur dan barat, yaitu masing-masing sebesar Rp 14.581,25 dan Rp 14.633,57 per Kg.
Berikut ini harga pembelian TBS mitra plasma di wilayah timur Aceh Periode 10-23 September 2025 :
- Usia 3 tahun Rp 2.516
- Usia 4 tahun Rp 2.869
- Usia 5 tahun Rp 2.986
- Usia 6 tahun Rp .3.146
- Usia 7 tahun Rp 3.321
- Usia 8 tahun Rp 3.347
- Usia 9 tahun Rp 3.372
- Usia 10-20 tahun Rp 3.460
- Usia 21 tahun Rp 3.325
- Usia 22 tahun Rp 3.342
- Usia 23 tahun Rp 3.176
- Usia 24 tahun Rp 2.890
- Usia 25 tahun Rp 2.184
CATATAN:
- CPO : Rp 14.581,25
- PK : Rp 13.633,57
- Indeks K : 88,95 persen (tetap)

