Palembang, mediperkebunan.id – Sampai akhir 2024 ini harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) untuk setiap kilogramnya yang diproduksi dari perkebunan kelapa sawit milik petani plasma di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masih terhitung tetap mahal.
Tentu saja hal ini merujuk pada penetapan yang diumumkan oleh pihak Dinas Perkebunan (Disbun) Sumsel, kemarin, untuk periode II atau 15-31 Desember 2024 yang ditandatangani oleh Mukpakanisin SE selaku Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Disbun Sumsel.
Dari data yang diperoleh Media Perkebunan, Kamis (19/12/2024), terungkap bahwa Disbun Sumsel menetapkan kalau harga TBS dari usia tanam 10-20 tahun masih kokoh di posisi Rp 3.720-qn per Kg.
Dan secara umum, seluruh TBS dari usia tanam 3 sampai 25 tahun berada di atas Rp 3.100-an per Kg. Tidak ada lagi harga TBS mitra plasma di Sumsel yang masih berkutat di level Rp 2.900-an, meski pekan lalu hingga saat ini harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) babak belur di pasar domestik dan global.
Disbun Sumsel sendiri menetapkan harga penjualan CPO untuk periode ini sebesar Rp 15.260,04 per Kg, inti sawit atau palm kernel Rp 11.166,55 per Kg, cangkang sawit Rp 15,52 per Kg, dan besaran persentase Indeks K 93,60 persen.
Berikut penetapan harga TBS petani sawit mitra plasma di Provinsi Sumsel untuk periode II 2024:
- Usia 3 tahun Rp 3.158,61
- Usia 4 tahun Rp 2.256,74
- Usia 5 tahun Rp 3.407,24
- Usia 6 tahun Rp 3.451,59
- Usia 7 tahun Rp 3.452,77
- Usia 8 tahun Rp 3.550,95
- Usia 9 tahun Rp 3.623,20
- Usia 10-20 tahun Rp 3.738,42
- Usia 21 tahun Rp 3.724,87
- Usia 22 tahun Rp 3.727,66
- Usia 23 tahun Rp 3.700,90
- Usia 24 tahun Rp 3.592,24
- Usia 25 tahun Rp 3.601,34
Demikian harga TBS Mitra Plasma Sumsel periode akhir 2024 yang terbilang masih cukup mahal.

