Jakarta, mediaperkebunan.id – Upaya mendorong transformasi digital di sektor perkebunan kembali diperkuat melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri. Politeknik Sawit Citra Widya Edukasi, melalui Jurusan IT Perkebunan – Teknik Rekayasa Perangkat Lunak, resmi bergabung dalam program Akademik Regenerasi tim Developer mySAP365 Copilot AI Batch-2.
Sebanyak 35 mahasiswa penerima Beasiswa BPDPKS angkatan ke-2 dari berbagai daerah di Indonesia turut ambil bagian dalam program ini. Kehadiran mereka dinilai sebagai langkah strategis dalam menyiapkan talenta digital muda yang siap berkontribusi pada pengembangan teknologi di sektor perkebunan.
Program ini tidak hanya membuka peluang pembelajaran, tetapi juga memberikan akses langsung bagi mahasiswa untuk terlibat dalam pengembangan sistem berbasis ERP melalui platform DevAgro Foundry AI mySAP365. “Mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam pemrograman dan pengembangan system ERP Perkebunan yang relevan dengan kebutuhan industry Perkebunan Nasional,” sebagaimana disampaikan dalam keterangan resmi.
Kolaborasi ini juga menitikberatkan pada pemberdayaan generasi muda, khususnya Gen Z, agar mampu menguasai teknologi yang semakin dibutuhkan di era digital. Selain itu, langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompetitif di sektor agribisnis.
Dalam implementasinya, PT LAT Trisakti akan memfasilitasi program magang bagi para mahasiswa di sejumlah perusahaan perkebunan yang menjadi klien mySAP365. Melalui skema ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam pengembangan sistem ERP di lapangan. “Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga akan berkontribusi langsung dilapangan dalam pengembangan sistem ERP yang digunakan perusahaan perkebunan di Indonesia,” tulis keterangan tersebut.
Langkah regenerasi ini dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam membangun ekosistem digital di sektor perkebunan. Program ini tidak sekadar menjadi bagian dari kegiatan akademik, tetapi juga dirancang untuk mencetak developer yang mampu menjadi tulang punggung transformasi digital di industri.
“Regenerasi tim Developer mySAP365 Devagro Foundry AI bukan sekadar program akademik, melainkan investasi strategis untuk mencetak developer yang akan menjadi tulang punggung transformasi digital perkebunan Indonesia,” demikian disebutkan dalam rilis tersebut.
Ke depan, kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan inovasi berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing industri perkebunan Indonesia di tingkat global.

