https://api.whatsapp.com/send?phone=6281361509763
18 November, 2016
Bagikan Berita

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI tengah gencar melakukan pembenahan mesin-mesin tua pabrik yang selama ini tidak dapat lagi memproduksi gula konsumsi secara efisien. Di antaranya pabrik gula (PG) Asembagoes memperbaiki pabrik dengan mengarahkan agar kapasitas pabrik gula dari 4.000 TCD (tones of cane per day/ton tebu per hari) menjadi 6.000 TCD.

Hasil produksi gula PTPN XI khususnya di PG Asembagoes saat ini mencatatkan rendemen terbaik di Indonesia. “Karena itu kami tidak ingin mengalami penurunan untuk setiap produksinya. Kami akan menjaga betul produksi tebu petani,” ujar Direktur Utama PTPN XI Dolly P Pulungan dalam acara launching Kartu Tani di PG Asembagoes, Rabu (16/11).

Dengan cara itu, lanjut Dolly, pihaknya akan menata ulang pabrik-pabrik gula berkapasitas produksi di bawah 2.000 TCD, sehingga terhindar dari rencana penutupan.

Salah satu program nyata yang akan dilakukan PTPN XI di antaranya menyalurkan dana corporate social responsibilty (CSR) senilai Rp 1 miliar untuk petani tebu yang akan digunakan untuk memperbaiki drainase.

Dolly mengakui, tahun ini (giling tebu) rendemen kami sempat mengalami penurunan. Hal itu disebabkan drainase yang tidak lancar. Untuk perbaikan harus dilakukan secara keseluruhan. Ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas penggilingan tebu petani menjadi optimal. (YR)

(Visited 142 times, 1 visits today)
Baca Juga  Sienergi KBRI Seoul dan ITPC Busan Perluas Pasar Kopi