Yogyakarta, mediaperkebunan.id – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) yang merupalan anak usaha dari Holding PTPN, menggelar lokakarya sehari tentang kelapa nasional di The Alana Hotel and Convention Yogyakarta, Jumat (18/7/2025).
Dan acara yang sama, kata Dr Iman Yani Harahap selaku Direktur PT RPN saat diwawancarai Mediaperkebunan.id, Kamis (17/7/2025) sore, mengatakan dilakukan juga penandatanganan Nota Kesepemahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan surat perjanjian lerjasama antara PT RPN dengan mitra terkait.
Iman Yani Harahap yang diketahui pernah memimpin Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) ini mengatakan ada niat mulia yang menjadi tujuan di balik pagelaran lokakarya kelapa nasional tersebut.
“Kita semua ingin mengembalikan kekayaan industri kelapa nasional. Karena iti, butuh kerjasama multipihak untuk mewujudkan itu semua,” tutur Iman Yani Harahap lebih lanjut.
Saat ini, ungkap Iman Yani Harahap, Indonesia memiliki lebih dari 3 juta hektar perkebunan kelapa. Namun hal itu perlu dilakukan optimalisasi manfaat yang melibatkan banyak pihak agar kejayaan sawit nasional bisa dikembalikan.
“Yaitu melibatkan pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN), pengusaha swasta, serta masyarakat yang berperan sebagai petani kelapa, termasuk yang tergabung dalam organisasi,” tegas Iman Yani Harahap.
Di acara tersebut, kata dia lagi, digelar diskusi pleno yang dimoderatori oleh Prof (Ris) Ir Didiek Hadjar Goenadi MSc PHd INV selaku Komite Riset dan Pengembangan pada Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Sejumlah narasumber penting akan menjadi pemateri dalam lokakarya itu yakni Muhamad Alfansyah SH MH selaku Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Ebi Rulianti SP MSC sebagai Direktur Perbenihan Perlebunan pada Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan).
Selanjutnya, Ketua Umum Dewan Kelapa Indonesia Osriman Oesman, Direktur Operasional PT RPN Fauzi Omar, Dwianto Arif Wibowo selaku Corporate Manager Sambi Group, Johan Sinalsal Sembiring sebahai Direktur PT Dewa Agri Coco.
Berikutnya, tampil sebagai pembicara adalah Ir Baginda Siagian MSi sebaai Direktur Perlindungan Perkebunan Ditjenbun Kementan, serta Ir Imron Riyadi selaku Ketua Kelompok Penelitian Komoditas Kelapa PPKS.
Iman Yani Harahap mengatakan, M Alfansyah akan berbicara tentang dukungan BPDP dalam implementasi roadmap perkelapaan 2025-2035; Ebi Rulianti menyampaikan tentang potensi pengembangan kebun induk dan kebun benih kelapa di Indonesia.
“Osriman Oesman berbicara tentang perlunya kolaborasi antarlembaga dan asosiasi dalam revitalisasi industri kelapa nasional,’ tutur Iman Yani Harahap lebih lanjut.
Sementara itu disebutkan bahwa Fauzi Omar akan membeberkan rencana strategis PTPN Group dalam pengembangan komoditas kelapa; Dwianto Arif Wibowo berbicara tentang kisah sukses bisnis kelapa di tingkat global.
Di samping itu, ucap Iman Yani Harahap, Johan Sinalsal Sembiring akan membagikan pengalamannya yang berjudul “Peran Perusahaan Swasta dalam hilirisasi kelapa nasional”.
“Dan Bapak Baginda Siahaan akan menjadi pembicara kunci dan akan menyampaikan tentang kebijakan pemerintah dalam revitalisasi perkelapaan nasional,” ucap Iman Yani Harahap.
Kemudian, tegasnya, digelar diskusi pleno yang kesimpulan dan rekomendasinya akan disampaikan oleh Imron Riyadi seusai rapat pleno tentang perkelapaan nasipnal tersebut,” tegas Iman Yani Harahap.

