Jambi, mediaperkebunan.id – Petani kelapa sawit mitra plasma yang ada di seluruh Provinsi Jambi bisa jadi full senyum meninggalkan bulan Agustus 2025 ini, termasuk mulai 29 Agustus hingga memasuki bulan September, tepatnya 4 September 2025.
Sebab, mereka memastikan kalau sepanjang Agustus 2025 ini harga pembelian tandan buah segar (TBS) tidak sekali pun mengalami penurunan, selalu ditetapkan naik, termasuk pada periode 29 Agustus sampai 4 September 2025.
Penetapan itu dilakukan oleh Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Bermitra pada Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi.
Kalau merujuk data yang diperoleh Mediaperkebunan.id, Kamis (28/8/2025), harga TBS untuk usia tanam 10-20 tahun yang merupakan kategori premium ditetapkan naik sebanyak Rp 23,68 per kilogram (Kg), dari sebelumnya sebesar Rp 3.615,74 pada periode pekan lalu menjadi Rp 3.639,42 untuk sepekan ke depan
Kabar baik ini ternyata disebabkan oleh naiknya harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) inti sawit atau palm kernel (PK) dalam sepekan terakhir sehingga mampu mendongkrak harga pembelian TBS mitra plasma.
Harga penjualan CPO ditetapkan naik sebanyak Rp 17,82 oleh pihak Tim Penetapan Harga, dari sebelumnya sebesar Rp 14.306,51 pada pekan yang lalu menjadi sebesar Rp 14.324,33 per Kg untuk sepekan ke depan.
Sementara harga penjualan PK bukan sekadar naik, melainkan juga melambung jauh, terbang tinggi. Bayangkan, diketahui kalau harga penjualan PK ditetapkan naik sebanyak Rp 397,74 menjadi sebesar Rp 13.453,33 dari sebelumnya sebesar Rp 13.055,59 per Kg.
Berikut ini penetapan harga TBS petani kelapa sawit mitra plasma di Provinsi Jambi untuk periode 29 Agustus – 4 September:
3 tahun Rp 2.827,28
4 tahun Rp 3.023,85
5 tahun Rp 3.171,30
6 tahun Rp 3.302,96
7 tahun Rp 3.386,13
8 tahun Rp 3.459,40
9 tahun Rp 3.526,71
10-20 tahun Rp 3.639,42 (sebelumnya Rp 3.615,74. Naik Rp 23,68)
21-24 tahun Rp 3.532, 70
25 tahun Rp 3.375,72
CATATAN:
CPO : Rp 14.324,33 (sebelumnya Rp 14.306,51. Naik Rp 17,82)
PK : Rp 13.453,33 (sebelumnya Rp 13.055,59. Naik Rp 397,74)
Indeks K: 94,67 persen (tetap)

